Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KOMUNIKASI SOSIAL DI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK KOTA CIREBON (STUDI PADA KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT DI KELURAHAN KEJAKSAN KOTA CIREBON) Siraj, Nurudin; Maulidina, Nur Aulia
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.439 KB)

Abstract

Fokus utama dalam penelitian ini adalah implementasi kebijakan pengembangandan pemberdayaan lembaga komunikasi sosial kelompok informasi masyarakat diKelurahan Kejaksan Kota Cirebon. Masalah diidentifikasikan sebagai berikut: (1)Bagaimana implementasi kebijakan kelompok informasi masyarakat di KelurahanKejaksan, (2) Faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambatimplementasi kebijakan pemerintah dalam pengembangan dan pemberdayaanlembaga komunikasi sosial kelompok informasi masyarakat di Kelurahan KejaksanKota Cirebon, (3) Upaya-upaya apa yang dilaksanakan dalam pengembangan danpemberdayaan lembaga komunikasi sosial kelompok informasi masyarakat diKelurahan Kejaksan Kota Cirebon. Dengan menggunakan metode penelitiandeskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi danwawancara. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kelompok informasimasyarakat itu sebagai fasilitator bagi masyarakat, sebagai mitra dari pemerintahdaerah, sebagai penyerap dan penyalur aspirasi masyarakat, sebagai arusinformasi, dan sebagai terminal informasi bagi masyarakat. Dalam pelaksanaankebijakan pemerintah mengenai pengembangan dan pemberdayaan lembagakomunikasi sosial kelompok informasi masyarakat di Kelurahan Kejaksanditemukan dimensi lain, yaitu pentingnya anggaran dana dan monitoring selainfaktor-faktor implementasi kebijakan yang dijadikan sebagai pendekatan di dalampenelitian ini.Kata Kunci : Implementasi, Kebijakan Publik, Pemberdayaan, KIM.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS JALAN FATAHILLAH) Siraj, Nurudin; Rizki, Ulfani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.914 KB)

Abstract

Masalah yang sering dihadapi oleh pemerintah kota salah satunya adalah penertiban ruang publik, atau secara khusus masalah pedagang kaki lima. Pedagang kaki lima secara umum memang cukup rumit untuk ditertibkan jika dibadingkan dengan masalah penyandang masalah kesejahteraan Sosial (PMKS). Karena bukan saja masalah pembubaran lalu kemudian melakukan pembinaan, namun bagaimana cara merelokasi para pedagang agar tetap berjualan dan tidak mengurangi omzet penjualan. Karena itu, hal ini merupakan tugas pokok dari pemerintah Kabupaten Cirebon khususnya kantor bagi petugas Satpol PP dalam menangani masalah pedagang kaki lima. Kebutuhan ekonomi yang mendesak yang membuat para pedagang berjualan di flayover atau bawah jembatan dan trotoar jalan yang dilarang oleh pemerintah daerah. Persoalan yang timbul apakah Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima oleh Satpol PP (Studi Kasus Jalan Fatahillah) bisa berjalan optimal. Hal tersebut sesuai dengan amanah Perda No 7 tahun 2015 mengenai ketertiban umum. Adanya kebijakan mengenai ketertiban umum yang dilakukan pemerintah daerah bertujuan supaya para pedagang berjualan di tempat yang seharusnya tidak melanggar sehingga dapat tercipta kebersihan, keindahan dan ketertiban. Adapaun metode yang gunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode analisis kualitatif. Metode analisis kualitatif merupakan metode dengan menganalisis informasi dan data yang didapatkan peneliti dalam penelitian. Dengan demikian informasi yang didapatkan dalam penelitian ini adalah pada bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, kepala seksi ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dan pedagang kaki lima. Kemudian metode pengumpulan datanya adalah dengan menggunakan metode wawancara,observasi ,analisis data dan keabsahan data. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kaki Lima oleh Satpol PP Kabupaten Cirebon (Studi Kasus Jalan Fatahillah) belum optimal hal ini masih banyak permasalahan diantaranya belum adanya kebijakan Peraturan Daerah mengenai penertiban pedagang kaki lima. Teori yang diambil menggunakan teori Van Meter dan Van Horn meliputi dengan mengkaji kefektifan dan manfaat dari kebijakan, Sumberdaya, pelaksana kebijakan, penanganan dalam Pelaksana,Kondisi Lingkungan , Sosial, dan Politik. Penunjang ketertiban belum optimal. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Pedagang Kaki Lima, SATPOL PP