Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN STANDAR CARE OF PATIENT SESUAI AKREDITASI JCI DI RUMAH SAKIT AWAL BROS TANGERANG Ginting, Bertharia; Komariah, Siti; Bandur, Agustinus
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus utama penelitian ialah mengenai peran kepemimpinan transformasional dalam mempertahankan standar Care Of Patient sesuai akreditasi JCI. Tujuan penelitian adalah mengeksplorasi persepsi kepemimpinan transformasional dalam mempertahankan standar Care of Patient sesuai akreditasi JCI di rumah sakit Awal Bros Tangerang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini kualitatifetnografi dengan partisipasi 11 informan kunci koordinator keperawatan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara mendalam direkam dengan audio-digital recorder dan hasil wawancara kemudian ditranskip verbatim sebelum dimasukkan ke dalam software Nvivo 11 Plus untuk tujuan analisis data. Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah tehnik analisis eksploratif. Dalam tehnik tersebut,peneliti melakukan tehnik koding dan analisis isi untuk mendapatkan tema utama. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan tema utama dalam kepemimpinan transformasional adalah: stimulasi intelektual, pertimbangan individual, inspirasional motivasi, pengaruh yang ideal, dan hambatan yang dihadapi koordinator dalam menjalankan kepemimpinan. Kepemimpinan transformasional dengan pendekatan teorikeperawatan Human Caring Jean Watson dapat membantu koordinator dalam memberikan perhatian terhadap stafnya dan menghadirkan nilai caring pada staf di dalam memberikan pelayanan terhadap pasien. Untuk dapat terus mengembangkan kepemimpinan transformasional dalam keperawatan disarankan perlunya evaluasi pelaksanaan kepemimpinan transformasional, meningkatkan dan mengembangkan pendidikan formal maupun informal terhadap seluruh koordinator, dan evaluasi terhadap implementasi standar akreditasi rumah sakit.
PENGARUH SELF-HYPNOSIS PADA MANAJEMEN STRES TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN KERJA PERAWAT POST PANDEMI COVID-19 DI RS X [THE EFFECT OF SELF-HYPNOSIS ON STRESS MANAGEMENT ON THE QUALITY OF NURSING WORK LIFE OF NURSES POST COVID-19 PANDEMIC AT HOSPITAL X] Setiyawan, Yoel Wahyu; Wijayanti, Catharina Dwiana; Bandur, Agustinus
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol 11, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v11i2.7054

Abstract

The COVID-19 pandemic is an emerging global disease that has an impact on health, psychological and physiological aspects and requires nurses to adapt during the post-pandemic period. One of the adaptation techniques so that nurses can improve the quality of family life and post-pandemic work can be done by means of self-hypnosis using motivational audio. Previous studies have shown that self-hypnosis using motivational audio is an effective method that is economical, fast, safe, and can be carried out independently to relieve anxiety and stress-related disorders, but there has been no report whether it has an impact on the quality of nursing work life. This study aims to analyze the effect of stress management with self-hypnosis on the quality of nursing work life of nurses after the COVID-19 pandemic at X Hospital. Quantitative research methods using quasi-experimental nonequivalent control group pre-posttest design. The research sample of 118 nurses was divided into an intervention group and a control group. Respondents were given a self-hypnosis intervention using motivational audio. The measuring instrument is a quality of nursing work life questionnaire. The results showed that there were differences in the effect of self-hypnosis on quality of nursing work life during pre and post intervention in the intervention group (p-value 0.000) and the control group (p-value 1.000). There was no partial effect on the characteristics of nurses during the pre and post intervention in the intervention and controlgroups with a p value > 0.05. There is a simultaneous effect of the age variable on the quality of nursing work life with a p value of 0.001 (p <0.05). Self-hypnosis uses motivational audiobeing a way for nurses of all ages to manage anxiety and stress-related disorders so that they are able to adapt to post-pandemic conditions of COVID-19 so as to improve the quality of nurses' work lives.BAHASA INDONESIA Pandemi COVID-19 merupakan penyakit global emerging yang berdampak pada aspek kesehatan, psikologis, dan fisiologis serta membutuhkan proses adaptasi perawat pada masa post pandemic. Salah satu teknik adaptasi sehingga perawat dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan pekerjaannya post pandemic dapat dilakukan dengan cara self-hypnosis menggunakan audio motivasi. Studi terdahulu menunjukkan self-hypnosis menggunakan audio motivasi merupakan suatu metode efektif yang hemat, cepat, aman, dan dapat dilaksanakan secara mandiri untuk menghilangkan kecemasan dan gangguan terkait stress, namun belum ada laporan apakah berdampak terhadap quality of nursing work life. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen stress dengan self-hypnosis terhadap quality of nursing work life perawat post pandemi COVID-19 di RS X. Metode penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy experiment nonequivalent control group preposttest design. Sampel penelitian 118 perawat terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Responden diberi intervensi self-hypnosis menggunakan audio motivasi. Alat ukur berupa kuesioner quality of nursing work life. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh self-hypnosis terhadap quality of nursing work life saat pre dan post intervensi untuk kelompok intervensi (p-value < 0,001), kelompok kontrol (p-value 1,000). Tidak ada pengaruh secara parsial karakteristik perawat saat pre dan post intervensi pada subjek dengan nilai p value >0.05. Ada pengaruh secara simultan variabel umur terhadap quality of nursing work life dengan p value 0,001 (p<0,05). Self-hypnosis menggunakan audio motivasi menjadi salah satu cara bagi perawat diberbagai entang usia dalam mengelola kecemasan dan gangguan terkait stress sehingga mampu beradaptasi pada kondisi post pandemic COVID-19 agar dapat meningkatkan kualitas kehidupan kerja perawat.
MENUMBUHKEMBANGKAN BUDAYA LITERASI ANAK DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) PENJARINGAN INDAH MELALUI GERAKAN LITERASI MASYARAKAT (GELIAT) Murdiana, Ramdani; Pradipto, Yosef Dedy; Bandur, Agustinus
PENA DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2024): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/penadimas.v2i2.22979

Abstract

Penjaringan RPTRA (Child Friendly Integrated Public Space) experiences limited book stock and lack of ability of RPTRA managers which has an impact on reducing the literacy level of the surrounding community. The Adhiyasa Wirashakti community consisting of Masters and Doctoral students of the LPDP Scholarship (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) PK-212 came and collaborated with the Penjaringan Village of North Jakarta to realize a sustainable Community Literacy Movement (GELIAT). This collaboration involves the community, literacy activists and the government to build a library management system, find problems and support the community to face literacy challenges. This service aims to foster a culture of literacy in the education ecosystem starting from schools, families and communities in the context of learning as an effort to improve the quality of life. The implementation of this program uses the stages of socialization, implementation, and evaluation process through pre-test and post-test. This program was attended by 60 people consisting of the surrounding community and RPTRA administrators. The pre-test results showed a value of 63% and the post-test results showed a value of 84% significantly, this shows that GELIAT activities foster a culture of literacy in the RPTRA community education ecosystem.
PENGARUH SELF-HYPNOSIS PADA MANAJEMEN STRES TERHADAP KUALITAS KEHIDUPAN KERJA PERAWAT POST PANDEMI COVID-19 DI RS X [THE EFFECT OF SELF-HYPNOSIS ON STRESS MANAGEMENT ON THE QUALITY OF NURSING WORK LIFE OF NURSES POST COVID-19 PANDEMIC AT HOSPITAL X] Setiyawan, Yoel Wahyu; Wijayanti, Catharina Dwiana; Bandur, Agustinus
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v11i2.7054

Abstract

The COVID-19 pandemic is an emerging global disease that has an impact on health, psychological and physiological aspects and requires nurses to adapt during the post-pandemic period. One of the adaptation techniques so that nurses can improve the quality of family life and post-pandemic work can be done by means of self-hypnosis using motivational audio. Previous studies have shown that self-hypnosis using motivational audio is an effective method that is economical, fast, safe, and can be carried out independently to relieve anxiety and stress-related disorders, but there has been no report whether it has an impact on the quality of nursing work life. This study aims to analyze the effect of stress management with self-hypnosis on the quality of nursing work life of nurses after the COVID-19 pandemic at X Hospital. Quantitative research methods using quasi-experimental nonequivalent control group pre-posttest design. The research sample of 118 nurses was divided into an intervention group and a control group. Respondents were given a self-hypnosis intervention using motivational audio. The measuring instrument is a quality of nursing work life questionnaire. The results showed that there were differences in the effect of self-hypnosis on quality of nursing work life during pre and post intervention in the intervention group (p-value 0.000) and the control group (p-value 1.000). There was no partial effect on the characteristics of nurses during the pre and post intervention in the intervention and controlgroups with a p value > 0.05. There is a simultaneous effect of the age variable on the quality of nursing work life with a p value of 0.001 (p <0.05). Self-hypnosis uses motivational audiobeing a way for nurses of all ages to manage anxiety and stress-related disorders so that they are able to adapt to post-pandemic conditions of COVID-19 so as to improve the quality of nurses' work lives.BAHASA INDONESIA Pandemi COVID-19 merupakan penyakit global emerging yang berdampak pada aspek kesehatan, psikologis, dan fisiologis serta membutuhkan proses adaptasi perawat pada masa post pandemic. Salah satu teknik adaptasi sehingga perawat dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan pekerjaannya post pandemic dapat dilakukan dengan cara self-hypnosis menggunakan audio motivasi. Studi terdahulu menunjukkan self-hypnosis menggunakan audio motivasi merupakan suatu metode efektif yang hemat, cepat, aman, dan dapat dilaksanakan secara mandiri untuk menghilangkan kecemasan dan gangguan terkait stress, namun belum ada laporan apakah berdampak terhadap quality of nursing work life. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen stress dengan self-hypnosis terhadap quality of nursing work life perawat post pandemi COVID-19 di RS X. Metode penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy experiment nonequivalent control group preposttest design. Sampel penelitian 118 perawat terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Responden diberi intervensi self-hypnosis menggunakan audio motivasi. Alat ukur berupa kuesioner quality of nursing work life. Hasil penelitian terdapat perbedaan pengaruh self-hypnosis terhadap quality of nursing work life saat pre dan post intervensi untuk kelompok intervensi (p-value < 0,001), kelompok kontrol (p-value 1,000). Tidak ada pengaruh secara parsial karakteristik perawat saat pre dan post intervensi pada subjek dengan nilai p value >0.05. Ada pengaruh secara simultan variabel umur terhadap quality of nursing work life dengan p value 0,001 (p<0,05). Self-hypnosis menggunakan audio motivasi menjadi salah satu cara bagi perawat diberbagai entang usia dalam mengelola kecemasan dan gangguan terkait stress sehingga mampu beradaptasi pada kondisi post pandemic COVID-19 agar dapat meningkatkan kualitas kehidupan kerja perawat.
Implications Of The Implementation Of Clinical Authority On Improving The Quality Of Nursing Services Pujianti, Rosalia; Bandur, Agustinus; Dedi, Blacius
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 7 (2024): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i7.167

Abstract

Literature studies indicate that implementing clinical authority can enhance the quality of nursing care. However, many hospitals still have not fully applied clinical authority aligned with nurses' career paths. This research explores the impact of clinical authority on nurses' performance, both directly and indirectly, through situational leadership in Hospital X. Using a mixed-method approach with a parallel concurrent triangulation model, the study collected quantitative data via questionnaires from 300 nurses using total sampling. Descriptive crosstab analysis revealed no significant differences in perceptions of clinical authority, performance, and situational leadership based on individual characteristics. Structural Equation Modeling showed that clinical authority positively and significantly affects nurse performance. Qualitative data were gathered through focus group discussions with 13 nurses and semi-structured interviews with senior nursing managers. Thematic analysis identified six key themes: positive impacts on performance, the role of situational leadership styles, strategies to optimize nursing services, encountered obstacles, competitive challenges, and motivation to enhance care. The qualitative findings indicated that clinical authority fosters nurses' responsibility, adherence to standards, mutual trust, teamwork, and improved communication and caring attitudes. The corroboration of quantitative and qualitative analyses demonstrated alignment, confirming that clinical authority significantly influences nurse performance. To improve nursing care quality, hospitals are encouraged to implement structured career paths for nurses, ensuring that clinical authority is supported at every level
Pengaruh Supervisi dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Perawat dalam Kepatuhan Hand Hygiene dan Pencegahan Resiko Jatuh di RSU GMIBM Monompia Kotamobagu Rahayu Ningsih, Suci; VT. Novita, Regina; Bandur, Agustinus
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.725 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1231

Abstract

Penilaian kinerja perawat yang tidak optimal dapat mempengaruhi efektifitas kinerja  dan penurunan optimalisasi pelayanan keperawatan. Tim audit mutu di RSU GMIBM Monompia Kotamobagu didapatkan data dari tahun 2019 hasil ketepatan identifikasi pasien 75,40%, peningkatan komunikasi yang efektif 75,7%, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai 77,15%, kepastian tepat-lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi 75,50%, pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan hand hygine sebanyak 55,67 % dan pengurangan risiko pasien jatuh 60,65%. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh supervisi dan gaya kepemimpinan trasformasional terhadap kinerja perawat  dalam kepatuhan hand hygiene dan pencegahan resiko jatuh di RSU GMIBM Monompia. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimenal dengan Pre Test – Post esperimental group design. Populasi seluruh perawat pelaksana ruang rawat inap dan kepala ruang rawat inap di RSU GMIBM Monompia dengan jumlah sebanyak 112 perawat pelaksana dan kepala ruangan sebanyak 2 orang dan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Hasil penelitian supervisi (p value =0,000) dan gaya kepemimpinan transformasional (p value=0,043) membuktikan bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan kinerja perawat sebelum dan sesudah pelatihan. Selain itu usia, supervisi dan gaya kepemimpinan (p value> 0,05) menjadi variabel moderasi yang memperkuat pengaruh terhadap kinerja perawat. Pelaksanaan pelatihan supervisi dan gaya kepemimpinan transformasional dapat dilakuakan pada semua kepala ruang, kepala instalasi dan kepala bagian yang bekerja di RS GMIBM Monompia Kotamobagu. Pelaksanaan sosialisasi atau update terkini penerapan Hand hygiene dan resiko jatuh dapat diberikan pada semua perawat pelaksana yang bekerja di RS GMIBM Monompia Kotamobagu.
Pengalaman Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Tallulembang, Abdi; Widani, Ni Luh; Bandur, Agustinus
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.294 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1392

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang menular sehingga diperlukan perawat khusus untuk memberikan asuhan keperawatan. Tujuan: mengeksplorasi pengalaman perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien COVID-19. Metode: kualitatif fenomenologi dengan pemilihan sampel secara purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 partisipan. Hasil penelitian: Pengalaman pengkajian ditemukan partisipan mengalami perasaan cemas, takut, was-was dan bertanya-tanya, melakukan pengkajian dengan menjaga jarak dan menggunakan APD lengkap, melakukan pengkajian dengan terfokus dan riwayat secara detail. Pengalaman peneggakkan diagnosis yaitu dengan cara terfokus pada data pengkajian dan sesuai prioritas, ditemukan adanya diagnosis prioritas pada COVID-19 yaitu bersihan jalan nafas, hipertermi dan kecemasan. Pengalaman melakukan intervensi yaitu adanya intervensi yang berbeda dari non-covid-19 yaitu pendekatan psikologis. Pada pengalaman melakukan implementasi ditemukan pasien kurang kooperatif. Pada pengalaman melakukan evaluasi: ditemukan pengalaman partisipan melakukan evaluasi yaitu dengan cara evaluasi secara langsung dan mengacu pada asuhan yang sudah diberikan, adanya indikator dalam malakukan evaluasi yaitu pemeriksaan swab, target yang diberikan tercapai, dan hemodinamik stabil. Hambatan pengkajian yaitu hambatan pemeriksaan fisik dan komunikasi kurang efektif, hambatan penegakan diagnosa yaitu data tidak valid dan adanya data yang kurang, hambatan intervensi partisipan yaitu hambatan berkolaborasi dengan keluarga. Hambatan melakukan implementasi yaitu penggunaan APD, peralatan atau fasilitas masih kurang, Hambatan melakukan evaluasi yaitu proses keperawatan kurang maksimal, swab pasien masih positif. Adaptasi partisipan dalam pengkajian yaitu berkoordinasi dan critical thingking, Adaptasi partisipan saat intervensi yaitu diskusi dengan team dan kerjasama dengan keluarga, Adaptasi partisipan mengatasi hambatan implementasi yaitu saling mensupport dan saling berkoordinasi. Adaptasi partisipan dalam melakukan evaluasi yaitu dengan re-evaluasi dan berkolaborasi dengan team. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran pengalaman, hambatan yang dialami, cara beradaptasi partisipan dalam melakukan asuhan keperawatan pasien COVID-19. Saran: peneliti menyarankan penelitian selanjutnya dengan pengembangan penelitian kuantitatif atau mixed method, terkait dengan asuhan keperawatan COVID-19 dalam jumlah partisipan yang lebih banyak.