Tallulembang, Abdi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Terapi Musik untuk Menurunkan Kecemasan pada Pasien yang Akan Dilakukan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Tallulembang, Abdi; Jumaiyah, Wati; Yunitri, Ninik; Arsianti, Lyana
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i1.9710

Abstract

This his study aims to overcome anxiety in CHD patients who will undergo percutaneous coronary intervention (PCI). The method used was random sampling with a sample of 12 CHD patients who were going to undergo PCI. This sample size was obtained from calculations using G-Power version 3.1.9.4. The research results showed that the characteristics of the participants in the EBNP were an average age of 48.4 years (12.3%), male 9 (75.0%), Muslim 7 (58.4%), high school education 5 (41.7%), married status 11 (91.7%), BPJS health insurance for retired military personnel 5 (41.7). The results of the T-Test analysis or comparison test of state anxiety inventory and trait anxiety inventory before and after being given music therapy showed a P value of 0.000. In conclusion, music therapy has a significant effect on reducing anxiety in patients with coronary heart disease who will undergo PCI or percutaneous coronary intervention. Keywords: Anxiety, CHD, Music therapy
Pengalaman Perawat Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Tallulembang, Abdi; Widani, Ni Luh; Bandur, Agustinus
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.294 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1392

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang menular sehingga diperlukan perawat khusus untuk memberikan asuhan keperawatan. Tujuan: mengeksplorasi pengalaman perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien COVID-19. Metode: kualitatif fenomenologi dengan pemilihan sampel secara purposive sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 10 partisipan. Hasil penelitian: Pengalaman pengkajian ditemukan partisipan mengalami perasaan cemas, takut, was-was dan bertanya-tanya, melakukan pengkajian dengan menjaga jarak dan menggunakan APD lengkap, melakukan pengkajian dengan terfokus dan riwayat secara detail. Pengalaman peneggakkan diagnosis yaitu dengan cara terfokus pada data pengkajian dan sesuai prioritas, ditemukan adanya diagnosis prioritas pada COVID-19 yaitu bersihan jalan nafas, hipertermi dan kecemasan. Pengalaman melakukan intervensi yaitu adanya intervensi yang berbeda dari non-covid-19 yaitu pendekatan psikologis. Pada pengalaman melakukan implementasi ditemukan pasien kurang kooperatif. Pada pengalaman melakukan evaluasi: ditemukan pengalaman partisipan melakukan evaluasi yaitu dengan cara evaluasi secara langsung dan mengacu pada asuhan yang sudah diberikan, adanya indikator dalam malakukan evaluasi yaitu pemeriksaan swab, target yang diberikan tercapai, dan hemodinamik stabil. Hambatan pengkajian yaitu hambatan pemeriksaan fisik dan komunikasi kurang efektif, hambatan penegakan diagnosa yaitu data tidak valid dan adanya data yang kurang, hambatan intervensi partisipan yaitu hambatan berkolaborasi dengan keluarga. Hambatan melakukan implementasi yaitu penggunaan APD, peralatan atau fasilitas masih kurang, Hambatan melakukan evaluasi yaitu proses keperawatan kurang maksimal, swab pasien masih positif. Adaptasi partisipan dalam pengkajian yaitu berkoordinasi dan critical thingking, Adaptasi partisipan saat intervensi yaitu diskusi dengan team dan kerjasama dengan keluarga, Adaptasi partisipan mengatasi hambatan implementasi yaitu saling mensupport dan saling berkoordinasi. Adaptasi partisipan dalam melakukan evaluasi yaitu dengan re-evaluasi dan berkolaborasi dengan team. Kesimpulan: Penelitian ini memberikan gambaran pengalaman, hambatan yang dialami, cara beradaptasi partisipan dalam melakukan asuhan keperawatan pasien COVID-19. Saran: peneliti menyarankan penelitian selanjutnya dengan pengembangan penelitian kuantitatif atau mixed method, terkait dengan asuhan keperawatan COVID-19 dalam jumlah partisipan yang lebih banyak.