Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PRINGGASELA SELATAN Nisfian, Ilham; Karismawan, Putu; Sriningsih, Siti
Journal of Economics and Business Vol 10 No 1 (2024): Ekonobis, Maret 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v10i1.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengelolaan Dana Desa terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pringgasela Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif.Populasi dalam penelitian ini seluruh Kepala Keluarga yang ada di Desa Pringgasela Selatan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 95 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan menyebarkan kusioner yang berisi pertanyaan tentang Pengelolaan Dana Desa dan Kesejahteraan Masyarakat. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Regresi Sederhana. Hasil analisis data menunjukan bahwa; 1) Pengolaan Dana Desa berpengaruh terhadap tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pringgasela Selatan. Artinya apabila Pengelolaan Dana Desa baik maka tingkat Kesejahteraan Masyarakat juga ikut meningkat.
Identifikasi Interaksi Ekonomi Sektoral Antara Kota Mataram Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi dengan Kabupaten yang Ada di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat Alwi, Muhammad; Karismawan, Putu; Paranata, Ade
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 2 No. 1 (2020): Elastisitas, Maret 2020
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor: Unggulan, prospektif, andalan dan sektor tertinggal pada setiap Kabupaten dan kota di Pulau Lombok. Tujuan lainnya adalah Kabupaten yang mana mempunyai interaksi yang kuat dengan Kota Mataram sebagai pusat pertumbuhan. Metode analisis yang digunakan adalah metode sintesis analisis SLQ dan DLQ dan meode Gravitasi. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data PDRB, Jumlah Penduduk setiap Kabupaten dan Kota di Pulau Lombok serta jarak setiap Kabuputen dengan Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukan bahwa; Kota Mataram unggul hampir di semua sektor sekunder dan tersier, yaitu ada sebanyak 12 sektor unggulan, satu sector andalan dan dua sektor prospektif.Kabupaten Lombok Utara (KLU) sebagai Kabupaten termuda menunjukkan progresifitas yang menonjol, dengan delapan sektor unggulan, satu sektor andalan dan delapan sektor prospektif.Ada beberapa sektor unggulan di setiap Kabupaten/Kota yang sama, seperti sektor 6 (sektor Konstruksi) terklasifikasi sebagai sektor unggulan di empat kabupaten, kecuali Lombok Tengah. Ini dapat dijadikan indikasi adanya keterkaitan antar sektor dan antar wilayah yang saling memperkuat pengembangan sektor tersebut di setiap wilayah. Kota Mataram sebagai pusat pertumbuhan, dalam pengembangan sektor konstruksi disangga oleh Kabupaten lain, dalam hal penyediaan bahan galian, sementara untuk keperluan bahan-bahan konstruksi hasil industri, seperti semen, besi, dll, disediakan oleh Kota Mataram Selanjutnya interaksi yang kuat dengan kota Mataram sebagai pusat pertumbuhan ekonomi adalah selama tahun 2013 – 2014 adalah Kabupaten Lombok Barat dimana Kabupaten mempunyai jarak yang terdekat dengan kota mataram yang ditunjang oleh jumlah penduduk yang dan tingkat pendapatan perkapita yang yang tinggi . Pada tahun 2016-2017 posisi interaksi ekonomi yang terkuat beralih ke Kabupaten Lombok Tengah yang ditunjang oleh lancarnya tramsportasi dari Mataram ke Bandara Internasional Lombok (BIL), di samping itu PDRP/Kapita telah meningkat tajam sampai lebih 3 x lipat dari tahun 2013. Sedangkan interaksi ekonomi yang terendah adalah sejak tahun 2013 – 2017 adalah Kabupaten Lombok Utara (KLU). Hal ini sebabkan karena Kabupaten ini merupakan Kabupaten yang termudah di Pulau Lombok dengan tingkat pendapatan perkapita dan jumlah penduduk yang rendah.