Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Penggunaan Stimulus Response Theory dalam Sosialisasi Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perusahaan Rizky Rahadian Wicaksono; Gading Wilda Aniriani; Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.574 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.65

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektifitas  penggunaan  stimulus  response  theory  untuk  meningkatkan  budaya  kesehatan  dan  keselamatan  kerja.  Stimulus  response  theory  adalah  proses  belajar  merupakan suatu tanggapan dari seseorang terhadap suatu rangsangan yang dihadapinya. Rangsangan tersebut  diulang-ulang sampai mendapatkan tanggapan yang sama dan benar secara terus-menerus. Akhirnya akan muncul  suatu kebiasaan dan perilaku tertentu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan  desain one group pre-test/posttest dan alat pengumpul data berupa observasi. Ada 3elemen utama teori ini yaitu:  1.Pesan (Stimulus), 2.Penerima/komunikan/receiver, 3.Efek (respon) Dari  hasil penelitian didapatkan bahwa  adanya  reaksi  akibat  dari  adanya  stimulus  Mulai  dari  memilih,menafsirkan  bahkan  sampai  dalam  hal  mengingatnya.  Respon  dalam  hal  ini  dapat  diasumsikan  merupakan  perubahan  sikap  yang  terjadi  pada  komunikan    berdasarkan    stimulus atau rangsangan yang diterimanya. Proses perubahan sikap ini dapat terjadi  atau dapat berubah  hanya  jika stimulus  yang diberikan benar-benar baik.Hasil penelitian  ini Sosialisasi  secara  terus-menerus paling tidak mempunyai dua keuntungan yaitu: (a) mencegah kemungkinan orang lupa, yaitu suatu  kecenderungan melemahnya tanggapan yang ditimbulkan kombinasi petunjuk (learned response), karena tidak  digunakan; (b) memperkuat tanggapan, karena setelah menerima respon menjadi lebih peka terhadap manfaat dari  Kesehatan dan keselamatan kerja.
Ekstraksi Xilan dan Delignifikasi Bagas (Limbah Pabrik Gula) Gading Wilda Aniriani
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.628 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.52

Abstract

Limbah ampas tebu (bagas) pabrik gula biasanya digunakan sebagai bahan bakar (ketel) dalam  proses pemanasan,  sisanya  sengaja  ditiimbun  dan  membusuk  sehingga  mengeluarkan  air  lindi  (seperti  molase)  yang  berbau tidak sedap. Pemanfaatan untuk pakan ternak maupun pupuk kompos memang masih dinilai memiliki nilai  ekonomi  yang  kecil.  Oleh  karena  itu  dibutuhkan  pengolahan  yang  memiliki  nilai  produk  jual  yang tinggi  dan  teknologi yang tepat guna. Teknologi yang dapat mengurangi volume limbah untuk dimanfaatkan sebagai bahan  dasar  industri  lain  merupakan  sebuah  sistem  ekoindustri.  Bagas  tergolong  jenis  limbah  lignuselulosa,  dimana  kandungan selulosa secara alami diikat oleh hemiselulosa (xilan) dan dilindungi oleh lignin, oleh karena itu disebut  dengan lignoselulosa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pretreatmen bagas dengan menghilangkan lignin dan  mengekstraksi  xilan.  Produk  yang  dihasilkan  merupakan  jenis  polisakarida,  dimana  dapat  dimanfaatkan  sebagai  substrat  enzim  untuk  proses  pembuatan  bioetanol,  prebiotik,  probiotik  dan  lain  sebagainya.  Proses  pretreatmen  bagas  meliputi  delignifikasi  menggunakan  sodium  hipoklorit  (NaOCl)  1%  dan  ekstraksi  xilan  menggunakan metode alkalin (NaOH 15%) sebagai pelarut. Hasil ekstraksi xilan dari bagas diperoleh 9,9% xilan  dari  bagas  dan  setelah  pemurnian  diperoleh  3,4  %  xilan  larut.  Setiap  melalui  tahapan  pretreatment  terjadi  pengurangan berat bagas dari 1000 g menjadi 34 g pada akhir pemurnian xilan. Rendemen bagas hasil delignifikasi  sebanyak 704,74 g (29,74 %), dengan rendemen ekstraksi sebanyak 98,80 g xilan (9,9 %) dan setelah purifikasi  didapatkan 3,4 % xilan murni.Keywords: bagas, delignifikasi, ekstraksi, xilan, ekoindustri
Evaluasi Kuantitas Limbah Medis Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 Sebagai Pengendalian Pencemaran Di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Sukir Sukir; Rizky Rahadian Wicaksono; Gading Wilda Aniriani
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/7ijev.v7iss1.409

Abstract

AbstractBased on Presidential Decree Number 12 of 2020 concerning the Determination of Non-Natural Disasters in the spread of Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) as a National Disaster, of course there will be an increase in liquid waste from the use of personal protective equipment which can be a source of disease transmission so that if it is not managed properly will have a major impact on environmental sustainability in every country, including Indonesia. By understanding the increase in waste, control in hospitals is very necessary. The purpose of this study was to find out how the quantity of infectious medical waste at the Hospital 'Aisyiyah Bojonegoro before and during the Covid-19 pandemic. This study uses a non-experimental method with a descriptive evaluation design. Data collection techniques in this study using observation (observation), interviews, documentation or data collection The results showed that the quantity of infectious medical waste before the Covid-19 pandemic could be accumulated at 21,995 kg. Meanwhile, after the Covid-19 pandemic, 80,607 kg were accumulated. The conclusion that can be drawn is that there is an increase in the quantity of infectious medical waste by 72.71%.Keywords: Quantity, Infectious, Waste AbstrakBerdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam pada penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional, tentu akan meningkatkanan limbah infeksius dari bekas penggunaan alat pelindung diri yang dapat menjadi sumber penularan penyakit sehingga apabila tidak dilakukan pengelolaan dengan baik akan berdampak besar bagi kelestarian lingkungan masyarakat di setiap negara termasuk Indonesia. Dengan memahami adanya dampak peningkatan limbah, pengendalian pencemaran di Rumah Sakit sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kuantitas limbah medis yang bersifat infeksius di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimen dengan rancangan deskriptif evaluasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, dokumentasi atau pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan kuantitaslimbahmedis infeksius sebelum pandemi Covid-19 dapat diakumulasikan sebesar 21.995 kg. Sedangkan sesudah pandemi Covid-19 diakumulasikan sebesar 80.607 kg. Kesimpulan yang dapat diambil ialah adanya kenaikan jumlah kuantitas limbah medis infeksius sebesar 72,71 %.Kata kunci: Kuantitas; Infeksi; Limbah
Rancangan dan Tanggap Darurat terhadap Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya Wicaksono, Rizky Rahadian; Aniriani, Gading Wilda; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.631 KB) | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.47

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu tempat yang tidak terlepas dari bahaya kebakaran, untuk mengurangi dan mencegah  kerugian  materil  dan  korban  jiwa  maka  diperlukan  suatu  rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap bahaya  kebakaran.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  informasi  gambaran  pelaksanaan rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap  bahaya  kebakaran  di  Rumah  Sakit  Bhakti  Dharma  Husada  Surabaya. Penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Metode  penelitian  dengan  wawancara mendalam, FGD, dan observasi. Sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang ditambah dengan dua orang informan ahli. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan dan tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma husada  masih  memerlukan banyak perbaikan. Belum dibentuknya regu khusus penanggulangan  kebakaran,  sarana  penanggulangan  kebakaran  yang  tersedia  hanya  APAR,  dan  jumlah  serta pemasangan  APAR  yang  ada  juga  tidak  sesuai  standar  yang  berlaku,  frekuensi  pelatihan  dan  simulasi penanggulangan  kebakaran  jarang  dilakukan.  Saran  penelitian  adalah  segera  dibentuk  regu  khusus penanggulangan  kebakaran.  dilakukan  juga  sosialisasi  mengenai  prosedur  penanggulangan  kebakaran  kepada seluruh  karyawan  dan  pengunjung  rumah  sakit.  Untuk  sarana  dan  prasarana  yang  ada,  terutama  APAR  perlu diperbaiki  dalam  pemasangan  agar  disesuaikan  dengan  peraturan  yang  ada.  Pelatihan  dan  simulasi penanggulangan kebakaran juga harus lebih sering dilakukan, terutama kepada karyawan baru
Status Mutu Kualitas Air Sungai Kaliotik Saat Musim Kemarau dengan Metode Storet Akhmad Syaifuddin Haqi; Aniriani, Gading Wilda; Muhammad Hanif; Nur Lathifah Syakbanah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 8 No. 2 (2024): Challenges and Opportunities Digital Health: Addresssing Climate Change, Public
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v8i2.761

Abstract

Tingginya aktivitas pemukiman dan kegiatan pasar disekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Kaliotik akan menimbulkan permasalahan pencemaran lingkungan. Metode storet digunakan karena dapat membantu menganalisis sumber pencemaran air sungai dari 3 lokasi pengambilan sampel air (stasiun 1 mewakili pemukiman, stasiun 2 mewakili kawasan industri (pasar ikan) dan stasiun 3 mewakili sektor pertanian), dimana lokasi-lokasi tersebut mewakili kegiatan masyarakat disekitar DAS. Status mutu air dibagi menjadi empat kriteria, yaitu memenuhi baku mutu, tercemar ringan, tercemar sedang, dan tercemar berat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas air Sungai Kaliotik menggunakan metode storet. Metode penelitian ini menggunakan metode storet yang mengacu pada KepmenLHK No. 115 Tahun 2003. Penghitungan merode storet menggunakan data komposit dari stasiun 1, 2, dan 3. Analisis penelitian ini menggunakan deskritif kuantitatif, dengan observasi lapangan dan analisis hasil laboratorium. Parameter yang diuji meliputi suhu, TSS, TDS, kekeruhan, pH, DO, COD, BOD, nitrat, amoniak, fosfat. Pengambilan sampel pada musim kemarau memiliki akurasi yang lebih baik dari pada musim hujan, karena polutan tidak terdipersi oleh air hujan. Penentuan status mutu air Sungai Kaliotik menggunakan metode storet pada semua parameter, dengan jumlah semua skor adalah -144. Artinya Sungai Kaliotik mempunyai status mutu yang buruk untuk peruntukkan golongan C (PP20/1990).  
Pengaruh Analisis Total Coliform Air WSLIC (Water and Sanitation for Low Income Communities) terhadap Kesehatan Masyarakat di Kecamatan Karangbinangun Najah, Sayyidatun Najah; Aniriani, Gading Wilda; Nasihah, Mimatun
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i2.208

Abstract

Analisis total coliform menggunakan metode uji MPN (Most Probable Number). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis total coliform pada air WSLIC dan pengaruhnya terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Karangbinangun. Jenis penelitian yang dilakukan deskriptif analisis semi kuantitatif dan pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling. Hasil analisis total coliform pada air WSLIC dari 8 sampel air yang digunakan seluruhnya teridentifikasi sebagai E.coli dan tidak berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat di Kecamatan Karangbinangun, hal tersebut dibuktikan dengan adanya perbandingan data Puskesmas Karangbinangun dengan data total coliform.Kata Kunci: Total coliform, E.coli, kesehatan masyarakat.
Biodegradasi Plastik LDPE (Low Density Polyethlene) menggunakan Kolom Winogradsky anah, Isti; Aniriani, Gading Wilda; Sulistiono, Eko
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 4 No. 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v4i2.210

Abstract

ABSTRAK Sampah anorganik yang banyak ditemukan salah satunya adalah plastik. Sampah plastik tersebut secara alami dapat terdegradasi di lingkungan oleh mikroorganisme seperti bakteri. Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui hasil penapisan bakteri pendegradasi plastik LDPE pada tanah TPA Tambakrigadung dan persentasi massa plastik yang terdegradasi oleh bakteri. Proses penapisan bakteri dilakukan dengan metode streak plate pada media NA, sedangakan proses biodegradasi menggunakan campuran tanah TPA dengan tambahan media MSM yang dimodifikasi. Hasil penapisan bakteri didapatkan tiga koloni. Persentase penurunan massa plastik pada uji A sebesar 7,86%, sedangkan pada uji B sebesar 13,16%. Hal tersebut dikarenakan komposisi pada suspensi media lebih banyak sehingga akan memberikan kesempatan pada bakteri dalam memanfaatkan komponen plastik. Kata kunci: Penapisan, Plastik LDPE, TPA Tambakrigadung, Biodegradasi
Analisis Perbandingan Hasil Metode Filtrasi Pasir dengan Penambahan Poly Alumunium Chloride (PAC) terhadap Kualitas Air Telaga Dusun Tanah, Katemas, Lamongan Pangestuty, Putri Dwi; Aniriani, Gading Wilda; Putri, Marsha Savira Agatha
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i2.278

Abstract

Air sebagai senyawa yang penting bagi kehidupan, salah satu sumber air yang banyak dikelola oleh masyarakat adalah sumber air telaga. Salah satu cara yang digunakan untuk mengolah air telaga tersebut adalah dibuatnya program yang disebut Pengolahan Air Minum (PAM) yang menggunakan metode filtrasi pasir. Pengolahan alternatif lainnya yakni secara kimiawi yang menggunakan koagulan Poly Aluminium Chloride (PAC). Pencampuran sampel air dengan koagulan PAC dilakukan menggunakan metode jar test. Penelitian ini bertujuan untuk membedakan sampel KE dengan AT+PAC. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil analisis dibandingkan dengan standart baku mutu air bersih Permenkes No. 32 Tahun 2017 dan Permenkes No. 492 Tahun 2010. Hasil penelitian dari dua perlakuan (KE, AT+PAC) seluruhnya memenuhi standart baku mutu hal tersebut didukung dengan penurunan hasil pengujian kualitas air meliputi kekeruhan sebesar 5.68 NTU, TSS 16.5 mg/L, Fe 0.55 mg/L, dan kesadahan 20 mg/L.Kata kunci: Air telaga, Air hasil olahan existing, PAC, Jar test.
Hygiene Analysis Of Sanitation Of Food Management In The Nutrition Installation Of The Muhammadiyah Sumberrejo Islamic Hospital, Bojonegoro Regency Using The Weighting Method Mujib, M Fathul; Aniriani, Gading Wilda; Sulistiono, Eko
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i1.410

Abstract

Instalasi gizi rumah sakit perlu melakukan upaya higiene sanitasi makanan yang dimulai dari pengamanan bahan makanan sampai dengan penyajian bahan makanan, agar makanan yang dikonsumsi oleh pasien selalu dalam kondisi baik. Selain itu perlu adanya pengawasan terhadap air bersih, tenaga penjamah makanan dan peralatan bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan  mengevaluasi higiene sanitasi pengelolaan makanan, yang mencakup lokasi bangunan, pencahayaan, penghawaan/ventilasi, ruang pengolahan makanan, tempat cuci tangan/toilet, air bersih, karyawan, peralatan masak dan makan berdasarkan syarat higiene sanitasi makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu data yang besarnya semua variabel digambarkan dalam bentuk kategorik yang akan diperoleh korelasi yaitu data variabel bebas dan variabel terikat dibandingkan pada waktu yang sama dengan menggunakan lembar checklist. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi melalui lembar checklist dan wawancara mendalam. Hasil penelitian berdasarkan distribusi frekuensi higiene sanitasi makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo ini adalah dari total bobot 74 mendapatkan nilai 68 dengan persentase 91,9% sudah memenuhi syarat karena tingkat pencapaian minimal >70%-74% berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No.1096/Menkes/Per/VI/2011 tentang Kualitas Higiene Sanitasi Jasaboga. Dengan demikian diharapkan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas higiene sanitasi pengelolaan makanan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo.Kata kunci : higiene sanitasi, pengelolaan makanan, instalasi gizi, metode pembobotan.