Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Design of Artificial Immune System - Models and Algorithms: Design of Artificial Immune System - Models and Algorithms Sujana, Teguh; Nas, Chairun
Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE) Vol. 5 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Informatic Research and Software Engineering (IJIRSE)
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/ijirse.v5i2.2246

Abstract

Artificial Immune Systems (AIS) belong to a group of computational intelligence methods inspired by the working mechanisms of biological immune systems to solve various computational problems. Artificial Neural Networks (ANNs) themselves are often used in various fields such as anomaly detection, pattern recognition, cyber and network security, task scheduling, process optimization, and data analysis, with the application of various ANN algorithms. In the AIS approach, there are four basic algorithms that serve as the main foundation, namely the Negative Selection Algorithm (NSA), Artificial Immune Networks (aiNet), Clonal Selection Algorithm (CLONALG), and Dendritic Cell Algorithm (DCA). The problem that occurs at this time is that there is still a lack of papers that discuss the main basic algorithms in AIS, resulting in difficulties in developing new models of basic algorithms. Apart from that, many other aspects of the natural immune system have not been touched due to not yet understanding the basic algorithm of AIS. This paper aims to explain the main models and algorithms in AIS above so that in future research, new algorithms can be developed based on the basic algorithm as a reference. The results of this paper are a review of the main basic models and algorithms in AIS.
PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL PELATIHAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK-ANAK DISABILITAS DALAM DAILY LIVING (AKU BUKAN SAMPAH) BERSAMA SRC HOLLAND Lukita, Chandra; Nas, Chairun; Nurkomala Dewi, Wiwiek; Ayu Lestari, Endang; Ali Reza, Muhammad; Ivarest, Aura
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2023): Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat internasional ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak-anak dengan disabilitas melalui pelatihan teknologi informasi (TI) yang dirancang khusus. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara tim pengabdi dari Universitas Catur Insan Cendekia (UCIC) Cirebon dan SRC Holland. Program yang diberi nama "Aku Bukan Sampah" ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak dengan disabilitas agar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjalani aktivitas sehari-hari (daily living) menggunakan teknologi informasi. Program ini mencakup kegiatan pemberian materi, pelatihan, dan tanya jawab seputar pemanfaatan teknologi. Pendekatan yang diambil sangat holistik, mencakup aspek fisik, emosional, dan sosial kesehatan mental anak-anak. Melalui pendampingan dan pelatihan yang dilakukan, tim UCIC dan SRC Holland bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung kemandirian anak-anak penyandang disabilitas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan anak-anak dalam menggunakan teknologi untuk berkomunikasi dan mengelola aktivitas harian mereka secara mandiri.
RANCANG BANGUN ANIMASI SOSIALISASI CIREBON LAWAN HOAX PADA MASYARAKAT KOTA CIREBON MEMBANGUN CRITICAL THINKING DI ERA DIGITALISASI Ardiansyah, Eikel; Dewi, Wiwiek Nurkomala; Nas, Chairun
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v13i2.353

Abstract

Seiring perkembangannya, kemajuan teknologi ini tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberikan dampak negatif. Dalam mengakses informasi saat ini, penyampaian akan informasi sangat mudah dan cepat. Sangat disayangkan apabila media sosial digunakan untuk memperoleh dan memberikan informasi yang tidak akurat apalagi sampai menjadikan media sosial sebagai alat penyebaran berita bohong (hoax) dengan menggunakan judul yang sangat memprovokasi untuk mengarahkan para pembaca kepada opini publik yang negative. Maka dari itu Kementrian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo fungsi utama Kementerian Komunikasi dan Informatika adalah merumuskan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan, dan kebijakan teknis di bidang komunikasi dan informatika, seperti layanan info isu hoax. Penelitian ini mengacu pada teori Hoax sebagai kabar, informasi, berita palsu atau bohong. Sedangkan dalam KBBI disebut dengan hoaks yang artinya berita bohong. Hoax merupakan ekses negatif kebebasan berbicara dan berpendapat di internet. Khususnya media sosial dan pesan genggam. Sedangkan menurut wikipedia, hoax adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Hoax bertujuan membuat opini publik, menggiring opini, membentuk persepsi, juga untuk bersenang-senang yang menguji kecerdasan dan kecermatan pengguna internet dan media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video animasi sosialisasi “Cirebon Lawan Hoax” yang di buat dapat dimanfaatkan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik maupun Kementrian Komunikasi Informatika dalam edukasi bahaya hoax kepada masyarakat.Kata Kunci: Hoax, Animasi, Kominfo, Media Sosial, Informasi.