Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Saputri, Corri Juni Tari; Muchtar, Henni; Bakhtiar, Yusnanik; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.121

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual terhadap anak khususnya yang terjadi di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual, kendala serta upaya yang dilakakukan oleh Unit PPA Polresta Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif analisis. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban kekerasan seksual di Unit PPA Polresta Padang antara lain (a) Didampingi oleh orang tua/wali, (b) Kerahasiaan identitas korban, (c) Pemisahan dari orang dewasa, (d) Pendampingan psikologi dan memperoleh rehabilitas sosial, (e) Proses penyidikan tidak memakai pakaian dinas. Adapun kendala yang di hadapi oleh Unit PPA Polresta Padang yaitu (a) Hasil visum yang tidak terlihat, (b) Kesulitan dalam menemukan saksi, (c) Korban yang kesulitan dalam memberikan keterangan, (d) Kurangnya sarana dan prasarana. Upaya yang dilakukan Unit PPA yaitu (a) Pemeriksaan lanjut terhadap hasil visum, (b) Meminta bantuan kepada psikolog/saksi ahli, (c) Bekerja sama dengan lembaga sosial
PENEGAKAN HUKUM DALAM UPAYA BANDING PADA PERKARA PENCEMARAN NAMA BAIK No. 82/PID.SUS/2015/PT.PDG Fadilah, Ifnur; Putra, Ideal; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 3 No 2 (2023): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v3i2.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan unsur penting dalam penegakan hukum banding di Pengadilan Tinggi Sumatera Barat, faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan dan kekuatan putusan banding pada perkara No.82/PID.SUS/2015/PT.PDG. Dalam proses penegakan hukum pelanggaran mengenai pencemaran nama baik ini, terdapat aturan hukum yang mendasarinyayaitu UU ITE. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan metodologi kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Instrumen penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi kemudian analisis data dengan reduksi data, penyajian data dengan tes naratif menggunakan teori dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan penegakan hukum banding yang dilihat dari segi unsur kemanfaatan hukum, kepastian hukum dan keadilan hukum yang dilihat dari sisi terdakwa dan jaksa penuntut umum. Adapun faktor yang menjadi penentu bagi Hakim dalam membuat putusan adalah dengan adanya bukti yang kuat, hukum dan putusan sebelumnya, adanya faktor yang memberi keadilan, dan adanya bukti baru
UPAYA MEMBANGUN BUDAYA ANTI KORUPSI DI PEMERINTAH KECAMATAN Sykin, Azura; Montessori, Maria; Muchtar, Henni; Ersya, Muhammad Prima
Jurnal Ideologi dan Konstitusi PKP UNP Vol 4 No 1 (2024): Jikons
Publisher : Pusat Kajian Pancasila Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jikons.v4i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya membangun budaya anti korupsi, mengidentifikasikan faktor-faktor penghambat dan mengidentifikasi upaya yang di tempuh untuk mengatasi hambatan dalam membangun budaya anti korusi di Kecamatan Koto Tangah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melaui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari unsur aparatur kecamatan dan masyarakat. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dalam membangun budaya anti korupsi di Pemerintah Kecamatan Koto Tangah dilakukan melalui kampanye anti korupsi, sosialisasi anti korupsi, tranparansi dan akses informasi, penyediaan saluran laporan yang aman, serta penggunaan sistem pengawasan dengan CCTV. Faktor-Faktor penghambat dalam membangun budaya anti korupsi di Kecamatan Koto Tangah yaitu Sosialisasi anti korupsi belum dapat dilakukan secara maksimal, kebiasaan basa-basi atau segan dari masyarakat, masih banyaknya praktik calo, serta kurangnya integritas. Upaya aparatur kecamatan dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam membangun budaya anti korupsi berupa himbauan untuk selalu berkomitmen menolak korupsi dijadikan suatu rutinitas, memberikan pembinaan, memberikan sanksi yang tegas, serta untuk mengurangi praktik calo.