Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERBANDINGAN KUALITAS TIDUR SISWA/SISWI KELAS XI SMA NEGERI DENGAN KUALITAS TIDUR SISWA/SISWI KELAS XI SMA SWASTA Luis Pinalosa; Maria Silvana Dhawo; Sapariah Anggraini
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v3i2.110

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur. Pelajar atau remaja sangat rentan mengalami kualitas tidur yang buruk karena jam normal yang seharusnya digunakan untuk tidur dialih fungsikan oleh remaja untuk mengerjakan tugas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan kualitas tidur siswa/siswi kelas XI di SMA Negeri 11 Banjarmasin yang menerapkan full day school dengan kualitas tidur siswa/siswi kelas XI di SMA Frater Don Bosco Banjarmasin yang tidak menerapkan full day school. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan jenis simple random sampling dengan jumlah sampel berjumlah 208 siswa/siswi. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Uji statistik menggunakan mann whitney/U-test. Hasil: Siswa/siswi kelas XI SMA Negeri 11 Banjarmasin mayoritas berada pada kategori kualitas tidur cukup berjumlah 45 responden (21,6%). Sedangkan untuk siswa/siswi kelas XI SMA Frater Don Bosco Banjarmasin mayoritas berada pada kategori kualitas tidur baik berjumlah 78 responden (37,5%). Hasil uji komparasi mann whitney/U-test, diperoleh nilai signfikansi <0,05 p value sebesar 0,001 menunjukkan terdapat perbedaan antara kualitas tidur siswa/siswi yang menjalani sistem pembelajaran full day school dengan kualitas tidur siswa/siswi yang tidak menjalani sistem pembelajaran full day school. Kesimpulan: Ada perbedaan kualitas tidur siswa/siswi kelas XI di SMA Negeri 11 Banjarmasin yang menerapkan full day school dengan kualitas tidur siswa/siswi kelas XI di SMA Frater Don Bosco Banjarmasin yang tidak menerapkan full day school tahun 2018.
EVALUASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE JIGSAW DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN Nomi Nomi; Septi Machelia Champaca Nursery; Maria Silvana Dhawo
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v3i2.121

Abstract

Latar Belakang: Metode Jigsaw adalah model pembelajaran yang mengutamakan kerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran metode jigsaw dapat menurunkan pretasi belajar mahasiswa dan melalui pembelajaran ini dapat mendorong mahasiswa lebih aktif saat proses belajar. metode jigsaw memang mampu mendorong mahasiswa lebih aktif namun kurang dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam menerima materi pembelajaran. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi evaluasi pelaksanaan pembelajaran kooperatif metode jigsaw di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin tahun 2018. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Populasi adalah mahasiswa semester IV di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin berjumlah 40 orang, sampel seluruh populasi mahasiswa semester IV berjumlah 40 orang dengan teknik total sampling. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan secara univariat dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukan penyampaian kontrak kepada mahasiswa mayoritas (67,2%) terdapat pada kategori cukup, penyajian informasi kepada mahasiswa mayoritas (65%) terdapat pada kategori cukup, pengorganisasi mahasiswa dalam kelompok mayoritas (60%) terdapat pada kategori cukup, pengelolaan dan membantu mahasiswa dalam kelompok mayoritas (72,5%) terdapat pada kategori cukup, penugasan kelompok mayoritas (50%) terdapat pada kategori cukup dan evaluasi pelaksanaan mayoritas (57,5%) terdapat pada kategori cukup. Kesimpulan: Evaluasi pelaksanaan pembelajaran kooperatif metode jigsaw kategori cukup di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin. Diharapkan peneliti selanjutnya melakukan penelitian terkait pelaksanaan pembelajaran kooperatif metode jigsaw anatara lain, faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan metode jigsaw, hubungan antara motivasi mahasiswa terhadap pelaksanaan metode jigsaw, dan pengalaman mahasiswa terhadap pelaksanaan metode jigsaw.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG SADARI TAHUN 2017 Maria Silvana Dhawo
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v4i1.164

Abstract

Development of the Android-Based “NADA” (Napas Diafragma) Application Strategy for People of Productive Age Towards Mentally Healthy Indonesia Bernadus Sadu; Maria Silvana Dhawo; Utomo Wicaksono
Science Midwifery Vol 10 No 5 (2022): December: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i5.886

Abstract

The pandemic that hit caused the stress level of the productive age group to increase, which would hamper the President's vision in 2024 in the health sector to create a productive Indonesian society. One inexpensive, easy, and convenient exercise to facilitate relaxation in the midst of stress is breathing exercises. However, it is necessary to explore the level of community needs and how to get breathing exercises easily. Technology is one of the means to facilitate the community in improving health. Starting from this, this study will develop an android-based diaphragmatic breathing application for people of productive age as an effort to apply technology in the health sector.
Culture Shock dan Proses Adaptasi Mahasiswa/i Tahun Pertama di Asrama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gita Permata Hatika; Annastasia Maratning; Maria Frani Ayu Andari Dias; Lucia Andi Chrismilasari; Maria Silvana Dhawo; Getrudis Tutpai
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 3, No 3 (2022): J-P3K DESEMBER
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v3i3.177

Abstract

Mahasiswa baru mengalami kecenderungan untuk mengalami culture shock. Proses adaptasi yang dijalani selama masa penyesuaikan diri di tempat yang baru, seperti asrama, dapat menambah atau bahkan mengurangi kejadian culture shock. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kejadian culture shock dan proses adaptasi mahasiswa/i tahun pertama di Asrama Putera dan Puteri sebuah Sekolah tinggi ilmu kesehatan di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan-Indonesia. Penelitian dengan jenis deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara cross-sectional dilakukan terhadap mahasiswa/i yang tidak di asrama putera dan puteri. Sebanyak 42 responden menyetujui untuk ikut serta dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 38 responden (90%) berada pada derajat culture shock yang rendah. Sedangkan tingkat adaptasi untuk tinggal di asrama tinggi pada 38 responden (90%). Kegiatan atau aktivitas yang dapat meningkatkan upaya bersosialisasi saat orientasi kehidupan asrama sangat disarankan dapat mempercepat proses adaptasi dan mengurangi efek culture shock pada mahasiswa/i tahun pertama yang tinggal di asrama. 
Pengaruh Strategi Hipnotek (Hipnoterapi Buteyko) pada Wanita Dewasa Muda yang Mengalami Overweight dan Obesitas dalam Menurunkan IMT Dhawo, Maria Silvana; Trifianingsih, Dyah; Sitompul, Dania Relina
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.74 KB) | DOI: 10.20527/jdk.v10i3.181

Abstract

Hipnotek (hipnoterapi dan buteyko) adalah satu metode yang dapat membantu menurunkan berat badan pada wanita dewasa muda. Penelitian terkait hipnotek di Indonesia masih belum ada dengan referensi yang terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh dari hipnotek terhadap IMT wanita dewasa muda. Desain randomized pretest-posttest control group design diaplikasikan untuk menjawab tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan pengkajian berat badan dan IMT dari para responden yang dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan intervensi. Sampel penelitian ini sejumlah 35 orang yang dibagi menjadi 18 kelompok kontrol dan 17 kelompok intervensi yang terjaring dalam kriteria inklusi berupa IMT ≥ 23 dan memiliki smartphone. Analisa data yang digunakan adalah independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok intervensi yang menjalani terapi sebelum dan sesudah perlakuan dengan p value <0,05. Hipnotek dapat menjadi pilihan dalam memfasilitasi penurunan berat badan wanita dewasa muda dalam waktu singkat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR DI BANJARMASIN MELALUI PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PERTAMA TENGGELAM Trifianingsih, Dyah; Dhawo, Maria Silvana; Sitompul, Dania Relina
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v5i3.4623

Abstract

Drowning is a serious threat to human life; it has been widely reported that drowning cases result in the deaths of children, followed by teenagers, and then young adults, in all countries. The World Health Organization (WHO) has stated that it is important to create serious policies to address deaths caused by drowning, one of which is to raise awareness regarding the prevention and treatment of drowning victims. This community service aims to increase students' knowledge and skills regarding the prevention cycle and chain of survival for drowning victims. The service was held on May 26, 2023, at SDN 1 Telaga Biru Banjarmasin. The participants comprised 59 students from classes 5A and 5B at SDN 1 Telaga Biru. The method used for health education included talk sessions, discussions, and demonstrations. The media used PPT materials, leaflets, videos, and teaching aids (CPR mannequins). The activity began with providing health education through talk sessions and videos about the concept of drowning, followed by a demonstration of drowning treatment techniques. The activity was evaluated through questionnaires administered at the program's beginning and end, followed by allowing participants to demonstrate drowning management techniques. The results of the community service showed an increase in the average knowledge scores before community service (7.79) and after community service (9.11). Additionally, the observation results indicated that 93.6% of participants could demonstrate first-aid techniques for drowning. This demonstrates a significant change in knowledge and skills related to first aid for drowning victims at SDN 1 Telaga Biru. It is expected that health education will improve elementary school students' ability to prevent, recognizing and providing first aid to drowning victims according to the needs and actions that can be carried out by lay people.
The Effect of Diaphragmatic Breathing on Reducing Stress Levels in Nurses Dhawo, Maria Silvana; Sadu, Bernadus; Wicaksono, Utomo
Babali Nursing Research Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2024.51309

Abstract

Introduction: Stress is a common psychological problem faced by nurses in Indonesia during the pandemic, especially ER and ICU. This study aims to analyse the effect of diaphragmatic breathing exercises on reducing stress levels in nurses by using the NaDa Android Application. Methods: This study employed a quasi-experimental pre-test and post-test with a control group design. A total of 33 nurses in the Emergency room (17) and the Intensive Care Unit (16) were recruited by using purposive sampling. The control group was given health education and diaphragmatic breathing while the intervention group practiced diaphragmatic breathing using the NaDa Android application for 12 weeks. The data were collected by Perceived Stress Scale-10 and then analysed using a t-test. Result: The average stress level among nurses in the intervention group was 17.53 which reduced to 12,94. The average stress level among nurses in the control group was 21.06 which reduced to 19.88. There was no significant effect on the control group who practiced diaphragmatic breathing (p=0.061). In contrast with the intervention group who have a significant effect regarding stress reduction (p=0.000). The diaphragmatic breathing exercises by Nada Application had an effect on decreasing the stress levels among nurses compared to the respondents in the control group (p=0.000). Conclusion: Diaphragmatic breathing exercises can be recommended to nurses to help them cope with psychological stress and to provide relaxation responses. It also can be an alternative prevention of psychological disorders such as high stress, reducing the use of pharmacological therapy in preventing stress and anxiety.
PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) MELALUI PEMERIKSAAN GULA DARAH DAN KOLESTEROL PADA KARYAWAN STIKES SUAKA INSAN BANJARMASIN Dhawo, Maria Silvana
Jurnal Pengabdiaan Masyarakat Kasih (JPMK) Vol 5 No 2 (2024): April
Publisher : JPMK : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kasih Published by Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (UPPM) STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jpmk.v5i2.434

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) mengakibatkan kematian pada 41 juta penduduk dunia setiap tahunnya dimana 77% dari total kematian tersebut berasal dari negara dengan pemasukan menengah ke bawah termasuk Indonesia. Situasi ini membuat Pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan perlu membuat strategi dalam mengatasi PTM satu diantaranya adalah Program Deteksi Dini Faktor Resiko PTM. Kegiatan deteksi dini ini, dilakukan juga oleh dosen di STIKES Suaka Insan Banjarmasin kepada para Karyawannya dalam bentuk pengabdian masyarakat. Pemeriksaan Kesehatan dalam bentuk cek gula darah sewaktu dan kolesterol total belum pernah dilakukan sebelumnya di lingkungan STIKES Suaka Insan. Mengingat pentingnya menjaga produktivitas karyawan, maka deteksi dini perlu dilakukan untuk mewujudkan kesadaran terhadap status kesehatan dan peningkatan pengetahuan terhadap PTM pada karyawan yang bukan merupakan Tenaga Kesehatan. Terdapat 25 Karyawan yang tergabung dalam kegiatan pemeriksaan Kesehatan ini. Metode menggunakan pemeriksaan kesehatan gula darah sewaktu dan kolesterol total menggunakan lancet, swab alcohol, stick, dan GCU-meter. Terdapat 1 karyawan yang memiliki kadar gula darah sewaktu diatas normal (4%), Mayoritas 12 karyawan (48%) berada dalam kategori waspada untuk nilai kolesterol total sehingga perlu mendapatkan perhatian agar kondisi-kondisi tersebut tidak berkembang menjadi PTM di masa depan. Diharapkan semua karyawan STIKES Suaka Insan dapat berpartisipasi rutin dalam kegiatan ini dan Institusi turut berkontribusi dalam menyediakan fasilitas agar screening PTM ini dapat berlangsung terjadwal setiap semester.
NURSE EDUCATOR COMPETENCIES IN DEVELOPING MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) POLICY Dhawo, Maria Silvana; Dias, Maria Frani Ayu Andari
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v9i1.609

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) has been integrated into the Indonesian higher education system since 2020. While nursing study programs are not mandated to participate in MBKM activities, they are still required to meet the key performance indicators outlined by the Ministry of Education and Culture through the MBKM program. To ensure that students receive valuable learning experiences in line with outcome-based curricula, nurse educators must possess additional competencies in designing learning experiences and coordinating collaborations with various stakeholders. This will equip nursing graduates to meet the demands of the modern era and compete globally, while also addressing the needs of society. Currently, the required competencies for nurse educators and the specific roles and responsibilities necessary to fulfill the MBKM policy have not been clearly defined. This article aims to elucidate the core competencies of nursing lecturers and the implementation of the expected roles and responsibilities essential for the successful execution of the MBKM program.