Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Strategi Pembelajaran Spontaneous Group Discussion (SGD) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Simamora, Lambok; Hernaeny, Ulfah
Jurnal Gemaedu Vol 4 No 2 (2019): Daftar Isi
Publisher : Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to find out whether there was an influence of students' critical thinking skills using the Spontaneous Group Discussion learning strategy. The research method used in this study is quasi-experimental with a total sample of 30 groups, taken using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. Test requirements for data analysis used are normality test, homogeneity test, hypothesis test.. From the hypothesis test the t test shows that at a significant level of 5%, it means that H0 is rejected and H1 is accepted because of tcount> t table. Which means that students 'mathematical critical thinking skills taught with Spontaneous Group Discussion learning strategies are not the same as students' critical thinking skills taught by using the Group Investigation learning strategy
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Hernaeny, Ulfah; Simamora, Lambok; Listiowati, Lina
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.448 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining, pada siswa kelas X di Sekolah Menengah Kejuruan Karya Bangsa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian Static group comparison design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling yang dilakukan secara acak. Instrument untuk mengumpulkan data pada penelitian ini berupa tes tertulis dalam bentuk soal essay yang terdiri dari 10 soal. Pengujian persyaratan analisis data terdiri dari uji normalitas dengan uji liliefors dan uji homogenitas dengan uji Fisher. Hasil pengujian kedua data tersebut menunjukkan data normal dan homogen. Untuk pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dan berdasarkan perhitungan uji-t pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) dan derajat kebebasan (dk) = 38 yang berarti thitung > ttabel (2,596 > 2,03), maka dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model pembelajaran Student Facilitator and Explaining.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN WORKING BACKWARD DISERTAI PARTISIPASI MUSIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA Werdiningsih, Condro Endang; Yunita, Astri Irma; Hernaeny, Ulfah
Jurnal Math-UMB.EDU Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/math-umb.edu.v8i2.1428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan strategi pembelajaran working backward yang disertai dengan partisipasi musik. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen semu dengan desain penelitian Non equivalent Control Group Design. Kelas eksperimen menggunakan strategi pembelajaran working backward, Sedangkan, pada kelas kontrol menggunakan strategi pembelajaran resitasi terstruktur. Partisipasi musik artinya siswa diberikan perlakuan dengan cara mendengarkan alunan musik dengan volume nada yang telah diatur selama proses penugasan berlangsung. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan strategi pembelajaran working backward lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran resitasi terstruktur. (2) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan strategi pembelajaran working backward disertai partisipasi musik lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran working backward non musik (3) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan strategi pembelajaran resitasi terstruktur disertai partisipasi musik lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran resitasi terstruktur non musik. (4) Kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang diajar menggunakan strategi pembelajaran working backward disertai partisipasi musik lebih tinggi dibandingkan dengan strategi pembelajaran resitasi terstruktur disertai partisipasi musik.Kata kunci: Kemampuan pemahaman konsep matematika, Strategi pembelajaran working backward, Partisipasi musik
Pelatihan Motivasi dan Inspirasi kepada Siswa dan Guru dalam Menghadapi Tantangan Akademis dan Masa Depan Agustina, Lasia; Hernaeny, Ulfah; Nurhayati, Nurhayati; Nurrahmah, Arfatin; Alfin, Edward
Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Biologi dan Sains
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jpmbio-sains.v3i1.2887

Abstract

Kegiatan penting dari pembelajaran adalah peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa dan guru sebagai Upaya dalam menghadapi tantangan akademis dan masa depan. Metode kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan tim melakukan survei awal untuk mengetahui kondisi yang diinginkan untuk kegiatan. Pelaksanaan dilakukan di SMA Pelita Depok, diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Terdapat tiga indikator keberhasilan dari pelatihan ini, antara lain: (1) keterlibatan peserta dalam pelatihan, yang ditunjukkan oleh banyaknya pertanyaan dan tanggapan peserta terhadap materi yang diberikan oleh tim; (2) kesungguhan peserta dalam mengikuti rangkaian acara yang dirancang oleh tim dari awal hingga akhir acara; dan (3) keinginan peserta untuk menilai diri mereka sendiri dan mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang memiliki motivasi dan inspirasi baik pada siswa dan guru dalam menghadapi tantangan akademis di masa depan. An important activity of learning is the role of teachers in increasing students' motivation to learn. This training aims to provide motivation and inspiration to students and teachers as an effort to face academic and future challenges. The method of this activity consists of three stages, namely planning, implementation, and evaluation. At the planning stage, the team conducted an initial survey to find out the desired conditions for the activity. The implementation was carried out at SMA Pelita Depok, attended by all students and teachers. There are three indicators of the success of this training, including: (1) participant involvement in the training, which is shown by the number of questions and responses of participants to the material provided by the team; (2) the seriousness of the participants in participating in the series of events designed by the team from the beginning to the end of the event; and (3) the desire of participants to assess themselves and prepare themselves to become individuals who have motivation and inspiration in both students and teachers in facing future academic challenges.
Peran Aplikasi Photomath terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Imaniyah, Mut; Natasya, Aulia; Putri, Ahsya Qhyla Ditya; Hernaeny, Ulfah
Nusantara Journal of Education and Social Science Vol 2 No 2 (2025): Terbitan Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69959/nujess.v2i2.103

Abstract

The application of technology in education is growing rapidly, especially in learning mathematics. One of the widely used applications is Photomath, which assists students in solving math problems by providing solution steps. This study aims to analyze the role of Photomath application on mathematical problem-solving ability. The research method uses library research to analyze the role of Photomath application on mathematical problem-solving ability. The results showed that the use of Photomath can significantly improve mathematical problem-solving skills. However, this application also has disadvantages, such as potential student dependence on technology and reduced analytical thinking skills. This study concludes that Photomath is effective as a learning tool, but needs to be balanced with other teaching approaches to ensure deep understanding. The development of additional features that can help solve graphing problems and the improvement of the app's offline functionality are expected to support its use in learning mathematics more comprehensively.
ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS IV DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SOAL CERITA MATERI POLA BILANGAN DI SD Hernaeny, Ulfah; Simanjuntak, Parulian; Nadirah, Nadirah; Aprillia, Sabila; Pramasti, Aliza; Bada, Sitti Sastriana
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9365

Abstract

This study aims to analyze the difficulties experienced by fourth-grade students of SD Islam Al-Falaah in solving word problems on number patterns, the factors causing these difficulties, and strategies to reduce them based on Newman’s five stages, namely reading, comprehension, transformation, process skills, and writing the final answer. The research employed a qualitative descriptive approach with fourth-grade students as the subjects, who were given five mathematics word problems. Data were collected through written tests, interviews, and observations. The results indicate that the lowest level of difficulty occurred at the reading stage (8.7%), followed by difficulties in understanding the problem (13.4%), transformation (18.1%), and process skills (22.8%). The highest level of difficulty was found at the stage of writing the final answer (36.9%). These difficulties were influenced by weak mastery of basic arithmetic operations, low understanding of number patterns, difficulties in comprehending the language used in the problems, as well as a lack of accuracy, independence, and self-confidence. Efforts to overcome these difficulties included providing varied and contextual exercises, implementing enjoyable learning through educational games, applying scaffolding strategies, and using guiding questions and constructive feedback to enhance students’ motivation and independence. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas IV SD Islam Al-Falaah dalam menyelesaikan soal cerita materi pola bilangan, faktor penyebab kesulitan, serta strategi untuk mengurangi kesulitan berdasarkan lima tahap Newman, yaitu kesulitan membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas IV yang diberikan lima soal cerita matematika. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan paling rendah terjadi pada tahap membaca sebesar 8,7%, diikuti kesulitan memahami soal sebesar 13,4%, kesulitan transformasi sebesar 18,1%, dan kesulitan keterampilan proses sebesar 22,8%. Kesulitan tertinggi terdapat pada tahap penulisan jawaban akhir sebesar 36,9%. Kesulitan siswa dipengaruhi oleh lemahnya penguasaan operasi hitung dasar, rendahnya pemahaman pola bilangan, kesulitan memahami bahasa soal, serta kurangnya ketelitian, kemandirian, dan kepercayaan diri. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut meliputi pemberian latihan yang bervariasi dan kontekstual, pembelajaran yang menyenangkan melalui permainan edukatif, penerapan strategi scaffolding, serta pemberian pertanyaan pemantik dan umpan balik konstruktif guna meningkatkan motivasi dan kemandirian siswa.