Sabrida M. Ilyas
Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam IAIN Langsa

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penyuluhan dan Edukasi Kesejahteraan Emosional Melalui Terapi SEFT Bagi Komunitas Wirit M. Ilyas, Sabrida; Mua’zirin, Mua’zirin; Nate, Finte; Aulia Rahim, Reynaldi; Lutfina, Lutfina; Mayani Lubis, Nazly
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i1.9494

Abstract

Kesejahteraan emosional ibu-ibu di Desa Rimbang Sawang menjadi perhatian utama dalam program pengabdian masyarakat ini, mengingat tantangan emosional yang mereka hadapi akibat kondisi sosial dan ekonomi yang sulit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan emosional melalui penerapan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, praktik teknik SEFT, serta diskusi dan refleksi dengan 35 peserta ibu-ibu komunitas wirid berusia 28 hingga 60 tahun. Temuan penting dari hasil pengabdian menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat stres dan kecemasan peserta, dengan skor stres berkurang dari 7.2 menjadi 4.5 dan kecemasan dari 6.8 menjadi 4.3. Peningkatan juga terlihat dalam pemahaman dan keterampilan praktik SEFT, yang menunjukkan bahwa peserta memperoleh manfaat praktis dari pelatihan. Kesimpulannya, program ini berhasil mencapai tujuannya dengan memberikan dampak positif pada kesejahteraan emosional ibu-ibu wirid dan meningkatkan keterampilan mereka dalam menerapkan teknik SEFT. Hasil ini menegaskan efektivitas SEFT sebagai alat untuk mengelola stres dan memperbaiki kesejahteraan emosional dalam komunitas tersebut. Selanjutnya, disarankan untuk melanjutkan program ini dengan sesi lanjutan dan pembentukan kelompok dukungan untuk memastikan keberlanjutan manfaat yang diperoleh.
Pelatihan Konselor Teman Sebaya di SMA se-Kota Langsa Chalidaziah, Wan; M. Ilyas, Sabrida; Nanda, Septia
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v4i2.9860

Abstract

Kebutuhan guru BK disekolah SMA se- Kota Langsa masih belum mencukupi secara rasio yang ideal berdasarkan Permendikbud No 111 tahun 2014 yakni 1: 150 siswa. Kondisi lainya adalah remaja belum mampu terbuka dengan guru BK sehingga remaja lebih suka memecahkan masalahnya dengan teman sebaya. Tujuan pengabdian ini adalah mengetahui gambaran pemahaman siswa SMA se- Kota Langsa tentang konselor sebaya di sekolah. Kemudian mengetahui kesiapan siswa SMA se- Kota Langsa menjadi konselor sebaya. Selanjutnya mengetahui efektivitas kegiatan pelatihan mencetak konselor sebaya di SMA se- Kota Langsa. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pada tahap persiapan membuat skala kebutuhan akan konseling sebaya dan merumuskan rancangan modul. Tahap pelaksanaan pelatihan menggunakan metode off the job training yakni metode pelatihan yang digunakan ceramah, dan FGD. Tahap Monitoring dan Evaluasi menggunakan sistem UCA (Understanding, Comfort and Action) yaitu membuat kelompok konseling teman sebaya di sekolah . Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa pada setiap peserta kegiatan mendapatkan peningkatkan pemahaman pada saat sebelum diberikan pelatihan dan sesudah diberikan pelatihan. Ditinjau dari jurnal harian yang berikan oleh peserta sudah mampu menerapkan keterampilan dasar konselor teman sebaya. Keunggulan dari pengabdian ini adalah terbentuknya konselor sebaya yang dapat membantu guru BK dalam menyelesaikn masalah remaja di sekolah dan membantu program prioritas BKKBN Kota Langsa agar para remaja produktif dalam bidang sosial
The role of anxiety in shaping bystander behavior: A study of students in bullying situations in Indonesian high schools Nengsih, Nengsih; Ilyas, Sabrida M.; Nasution, Silviarisa Br.
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 7 No 2 (2024): July-December
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v7i2.8547

Abstract

The bystander effect is a social phenomenon in which an individual's likelihood of helping others in an emergency decreases. Barriers preventing bystanders from intervening include anxiety about taking inappropriate actions and fear of becoming the next victim. This study aims to describe the level of anxiety among students in bullying situations and to examine the relationship between anxiety and the bystander effect in such contexts. A quantitative correlational research design was employed to explore the relationship between the independent and dependent variables. The study involved 154 high school students aged 16 to 18 years. Data were collected using researcher-developed anxiety and bystander effect scales, and analyzed using Pearson correlation. The findings indicate a significant positive relationship between anxiety and the bystander effect among students in bullying situations, meaning that higher anxiety levels are associated with a stronger bystander effect. These results suggest that school counseling services should prioritize interventions that address student anxiety and promote proactive bystander behaviors. Implementing programs focused on anxiety management and safe intervention strategies can play a vital role in reducing the incidence of passive bystander behavior in bullying cases.