Sahputra, Dika
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Motivasi Intrinsik Mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam UIN Sumatera Utara dalam Mendalami Karakteristik Konselor Nabila, Nabila; Adela, Nurul; Arbiyana, Tata; Sahputra, Dika; Saragi, Muhammad Putra Dinata
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.039 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i2.1635

Abstract

Motivasi adalah suatu dorongan yang timbul dalam diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Sedangkan secara intrinsik dapat dikatakan bahwa motif aktif yang fungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, karena di dalam diri setiap individu terdapat dorongan untuk melakukan sesuatu. Untuk itu, berikut ini kami bahas tentang motivasi yang mendorong mahasiswa bimbingan dan konseling Islam untuk mendalami karakteristik konselor. Sebab, pelaksanaan konseling akan efektif jika dipengaruhi oleh bagaimana karakteristik konseli dan konselor sehingga proses konseling berjalan dengan baik.
Keefektifan Konseling Kelompok untuk Rehabilitasi Narkoba Daulay, Annisa Arummaisyah; Rahman, Surya; Alfarabi, Muhammad; Koto, Taufiq Ismail; Saragih, Muhammad Putra Dinata; Sahputra, Dika
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.024 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i2.1644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektifnya konseling kelompok untuk penyalahgunaan narkoba. Peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat studi pustaka (library research). Yang menjadi subjek pada penelitian ini adalah para korban penyalahgunaan narkoba, metode pengumpulan data penelitian ini dengan menggunkan buku-buku dan literatur-literatur lainnya, dengan membaca beberapa sumber yang berkaitan dengan narkoba yang konseling kelompok penulis melihat seberapa efektifnya konseling kelompok untuk rehabilitasi narkoba, setelah dilakukanya analisis hasil yang didapatkan ternyata konseling kelompok dirasa sangat efektif untuk rehabilitasi narkoba.
Analisis Pemberian Edukasi di Media Sosial pada Masa Pandemi untuk Menghadapi Krisis Global Kedepannya Yvonne, Irma Nadiera; Saragih, Yuli Erwina; Nurhaliza, Nurhaliza; Sahputra, Dika
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.216 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1837

Abstract

Selama pandemi khususnya di Indonesia terdapat informasi yang tidak akurat atau berlebihan dari media, kecemasan berlebihan sehingga bisa mengganggu kondisi mental masyarakat. Akibatnya edukasi pada masyarakat dimasa pandemi menggunakan media sosial mengalami ketidakpercayaan, tidak mudah menerima kebijakan baru yang disarankan oleh tenaga medis, apatis dan lebih waspada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses edukasi masyarakat dimasa krisis kedepannya. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sebagian besar subjek penelitian adalah remaja berusia antara 15 sampai 25 tahun. Data disajikan secara deskriptif dan analitis membahas tentang edukasi kepada masyarakat melalui media sosial selama masa pandemi. Menggunakan jenis sampel random sampling. masyarakat beranggapan memberikan dampak negatif sebesar 42,5% dan 17% lainnya mengungkapkan tidak memberikan dampak. Oleh sebab itu, evaluasi pada edukasi masyarakat perlu diberikan perhatian lebih. Misalnya edukasi masyarakat dalam upaya menghadapi situasi krisis seperti pandemi COVID-19 yang berakibat dunia mengadapi krisis ekonomi yang akan terjadi pada tahun 2023. Penting pula untuk mengenali dampak Internet pada masyarakat dan budaya Peranan media sosial dalam edukasi masyarakat untuk sebagian besar dapat difungsikan dengan munculnya teknologi yang memungkinkan individu untuk menghambat dan mencegah penyebaran informasi terkait COVID-19.