Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Efektifitas Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi Pagoda (Brassica Narinosa L.) Rahmawati, Rahmawati; Desriana, Desriana; Akbar, Yustitia; Sabri, Yunita; Riski, Fitria
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.5972

Abstract

ABSTRAK:Tanaman sawi pagoda memiliki peluang pasar yang baik untuk dibudidayakan.  Untuk meningkatkan hasil dan produktifitas tanaman sawi pagoda salah satunya yaitu dengan cara melakukan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Penggunaan pupuk organik cair bonggol pisang  dinilai lebih efisien dikarenakan lebih mudah untuk terserap oleh tanaman.  Penelitian dengan judul “Efektifitas Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi  Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L)”.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair (POC) bonggol pisang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pagoda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga semua berjumlah 20 petak. Dalam 1 petak terdapat 16 tanaman dan 3 diantaranya merupakan tanaman sampel yang dipilih secara acak.  Perlakuannya adalah pemberian POC bonggol pisang 0 ml / liter air, 20 ml / liter air, 40 ml / liter air, 60 ml / liter air dan  80 ml / liter air. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 % bila F hitung besar dari F tabel maka dilanjutkan dengan uji Duncan`s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5 %.  Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwasanya pemberian POC bonggol pisang dengan konsentrasi 80 ml/ liter air memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda Kata kunci : Sawi Pagoda, Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang, Pertumbuhan, Produksi 
Optimasi Ukuran Panjang Batang Bawah (Rootstock) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Sambung Pucuk Alpukat (Persea Americana Mill) Akbar, Yustitia; Rahmawati, Rahmawati; Sabri, Yunita; Desriana, Desriana; Surya, Adi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 APRIL 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6628

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan yang berjudul “Optimasi Ukuran  panjang batang bawah (Rootstock) untuk meningkatkan Pertumbuhan Sambung Pucuk Alpukat (Persea americana Mill) ” telah dilaksanakan di Lahan Penangkar Pembibitan Usaha Keluarga Jorong Balai Labah Bawah Nagari Lima Kaum Kecamatan V Kaum Kabupaten Tanah Datar dengan jenis tanah Andesit dan liat, dan memiliki ketinggian tempat ± 500 mdpl. Pelaksanaan percobaan ini dilaksanakan pada  bulan Juni  2024 sampai Agustus  2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan ukuran panjang batang bawah (rootstock) yang terbaik untuk pertumbuhan sambung pucuk  alpukat (Persea Americana Mill). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga berjumlah 20 petak  dalam setiap petak terdapat 4 tanaman  dan 2 tanaman dijadikan sebagai tanaman sampel. Data hasil pengamatan dirata- ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji DNMRT  pada taraf nyata 5%. Perlakuannya adalah Perlakuannya adalah beberapa ukuran batang bawah (rootstok) adalah sebagai berikut : Panjang batang bawah  10 cm,   Panjang batang bawah 15 cm,  Panjang batang bawah 20 cm, Panjang batang bawah 25 cm dan Panjang batang bawah  30 cm. Adapun parameter pengamatan  adalah saat muncul tunas, jumlah tunas, Panjang tunas, jumlah daun, lebar daun dan  persentase tumbuh sambung pucuk.  Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan ukuran  panjang batang bawah (rootstock)  10 cm memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan  sambung pucuk alpukat (Persea americana Mill).
Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (Mol) Rebung Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca Sativa L.) Akbar, Yustitia; Rahmawati, Rahmawati; sabri, Yunita; Desriana, Desriana; Julia, Stella Rahma
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5329

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung  yang terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuca sativa L.).Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat pada jenis tanah Inceptisol dengan ketinggian tempat  514 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Rancangan dalam penelitian  ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak percobaan dan dalam setiap petak diambil 3 tanaman sampel yang dipilih secara acak. Data hasil pengamatan dirata-ratakan dan dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5%. Parameter pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang daun terpanjang  (cm), lebar daun terlebar (cm), berat  per tanaman (g), berat tanaman per petak (g), dan berat tanaman per hektar (ton). Dari hasil penelitian yang telah di lakukan dapat diambil kesimpulan bahwa bahwa  ada kecendrungan peningkatan konsentrasi mikroorganisme lokal (MOL)  rebung sampai 125 ml/L   dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah umur 28 hari setelah tanam. Kata kunci : Tanaman Selada Merah, Pertumbuhan dan hasil,  kosentrasi MOL rebung. 
Aplikasi Kompos Kotoran Kerbau Dengan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica Oleraceae Var.Capitata) Akbar, Yustitia; Rahmawati, Rahmawati; sabri, Yunita; Sevindrajuta, Sevindrajuta; Martini, Martini
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7521

Abstract

Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul  “Aplikasi  Kompos Kotoran Kerbau dengan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae var.capitata)” telah dilaksanakan di Kenagarian Koto Rantang, Parupuak jorong Batang Palupuh Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam dengan ketinggian tempat ± 756 mdpl. Pelaksanaan percobaan lapangan ini dimulai dari bulan September 2024 sampai dengan November 2024.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan takaran kompos kotoran kerbau terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak, dalam setiap petak terdapat 4 tanaman dengan luas 1m x 1m yang  diambil 2 tanaman sebagai tanaman sampel. Perlakuannya adalah pemberian kompos kotoran kerbau 0 ton/ ha, pemberian kompos kotoran kerbau 5 ton/ha , pemberian kompos kotoran kerbau 10 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 15 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 20 ton/ha. Data pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan Uji F pada taraf nyata 5%, dan dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf nyata 5% Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kompos kotoran kerbau dengan bioaktivator MOL bonggol pisang dengan takaran 20 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan  tanaman kubis  tetapi belum dapat  meningkatkan hasil tanaman kubis secara signifikan. Kata kunci : kompos kotoran kerbau, MOL bonggol pisang, pertumbuhan, hasil, tanaman kubis