Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Hubungan Kebersihan Gigi Dan Mulut Dengan Status Gingiva Pada Siswa Umur 15 Tahun Di Sman 1 Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan Eriyati, Eriyati; Sriani, Yustina; Yenti, Aflinda; Aljufri, Aljufri; Putri, Aliya Nafiah
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.7118

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut harus dijaga agar terhindar dari berbagai macam penyakit gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut yang tidak baik dapat menyebabkan terjadinya inflamasi gingiva. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebersihan gigi dan mulut dengan status gingiva pada siswa umur 15 tahun SMAN 1 Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh siswa umur 15 tahun SMAN 1 Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan berjumlah 169 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Cara Pengumpulan data dengan pemeriksaan indeks PHP dan indeks gingiva. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan angka kebersihan gigi dan mulut pada kriteria sedang 43,8%, baik 40,1%, buruk 13,6% dan sangat baik 2,5%. Status Gingiva berkriteria Peradangan ringan 53,1%, sedang 40,1%, sehat 4,3% dan pada peradangan berat 2,5%. Hasil uji chi-square didapatkan nilai sig 0.0000.05. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara kebersihan gigi dan mulut dengan status gingiva pada siswa umur 15 tahun SMAN 1 Pancung Soal. Disarankan kepada siswa untuk menyikat gigi 2x sehari pada waktu pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, mengurangi mengkonsumsi makanan manis dan melekat, serta siswa yang mengalami peradangan berat datang ke fasilitas pelayanan kesehatan gigi dan mulut untuk melakukan pembersihan karang gigi. Kata kunci: Kebersihan Gigi dan Mulut, Status Gingiva, Indeks PHP, Gingiva Indeks, Remaja
Indeks Karies DMFT Pada Murid Mts Nurul Ikhlas Tabing Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau Zulfikri, Zulfikri; Mawarni, Elga; Aljufri, Aljufri; Sriani, Yustina
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.4738

Abstract

 ABSTRAK: Karies gigi adalah penyakit gigi dan mulut yang menjadi urutan tertinggi dalam kesehatan gigi dan mulut. Penyakit karies gigi banyak diderita anak usia sekolah. Angka kejadian karies gigi dipengaruhi oleh jenis kelamin dan umur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran indeks karies (DMF-T) pada murid MTs Nurul Ikhlas Tabing Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Disain penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2022 yang melibatkan seluruh murid di MTs Nurul Ikhlas Tabing berjumlah 133 orang. Sampel yang digunakan pada penelitian yaitu “total populasi”. Teknik pengumpulan data dengan melakukan pemeriksaan indeks DMF-T. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata indeks DMF-T pada murid MTs Nurul Ikhlas Tabing Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau adalah 5,4 berada pada kategori tinggi, rata-rata indeks DMF-T berdasarkan jenis kelamin pada murid perempuan dan laki-laki sama sama berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata pada murid perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki yaitu 5,9 dan 5,0. Rata-rata indeks DMF-T berdasarkan umur diperoleh rata-rata indeks DMF-T umur 12-16 tahun sama-sama berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata umur 15 dan 16 tahun yang tertinggi yaitu 6,5. Kesimpulan dari penelitian adalah rata-rata indeks DMF-T pada murid MTs Nurul Ikhlas Tabing Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : Karies, Indeks DMF-T dan Murid MTs
Gambaran Kondisi Gingiva Pada Siswa Smpn 1 Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Lisnayetti, Lisnayetti; Aljufri, Aljufri; Sriani, Yustina; Herawati, Nova; Yuzar, Yessi; Alhamda, Syukra; Zahra, Raudhatul
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5266

Abstract

Peradangan gingiva bisa terjadi pada semua kelompok umur, namun prevalensi kasus tertinggi 40-60%  terjadi pada kelompok usia remaja. Peradangan gingiva pada remaja dapat disebabkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang kurang baik, sehingga menyebabkan penumpukan plak pada permukaan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kondisi gingiva pada siswa SMPN 1 Lubuk Alung Kecamatan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian seluruh siswa SMPN 1 Lubuk Alung yang berjumlah 775 dengan sampel 288 siswa. Teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling. Cara pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan kondisi gingiva dan analisis data yang digunakan adalah univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi gingiva siswa SMPN 1 Lubuk Alung menunjukkan bahwa frekuensi kondisi gingiva tertinggi yaitu dengan peradangan ringan sebanyak 64% (183 orang), sedangkan kondisi gingiva normal sebanyak 29% (85 orang), kondisi peradangan sedang  sebanyak 6% (17 orang) dan kondisi peradangan berat 1% (3 orang). Kesimpulan dari penelitian adalah sebagian besar kondisi gingiva pada siswa SMPN 1 Lubuk Alung mengalami peradangan ringan. Disarankan sebaiknya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi 2 kali sehari pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, banyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan yang berserat, memperbanyak minum air mineral, memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke pelayanan kesehatan gigi dan mulut/klinik gigi minimal 1 x 6 bulan. Kata kunci: Gingiva, Kondisi Gingiva, Remaja