Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan SEMERU (Balsem Serai Sarewu) dengan Metode Distilasi Uap Sederhana Irawan, Ade; Ulfah, Mariam; Rahmatika, Siti Difta; Putra, Teguh Adiyas
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16300

Abstract

Pendahuluan: Desa Sarewu memiliki potensi alam melimpah, salah satunya serai dapur. Balsem berbahan minyak atsiri serai bermanfaat meredakan nyeri otot, sendi, dan mual sekaligus memanfaatkan khasiat serai. Studi ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan manfaat kesehatan serai, pelatihan isolasi minyak atsiri serai, dan pelatihan pembuatan balsem serai. Metode: Sosialisasi, penyuluhan manfaat kesehatan serai, pelatihan isolasi minyak atsiri, dan pembuatan balsem yang diikuti oleh 19 ibu PKK Desa Sarewu. Hasil: hasilnya, meningkatnya pengetahuan warga tentang manfaat serai serta keterampilan dalam isolasi minyak atsiri dan pembuatan balsem. Produk balsem yang dihasilkan dinamakan SEMERU (Balsem Serai Sarewu). Kesimpulan: Mitra berhasil memanfaatkan tanaman sekitar rumah untuk menciptakan produk bernilai guna, yaitu balsem berbahan minyak atsiri serai.
The Relationship between Premature Membrane Rupture and Neonatal Asphyxia at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City Muslicha, Ika; Mutya Sari, Vianty; Rahmatika, Siti Difta; Wiwin, Wiwin
Jurnal Medisci Vol 2 No 3 (2024): Vol 2 No 3 December 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/medisci.v2i3.604

Abstract

One significant risk factor associated with the occurrence of Premature Rupture of Membranes (PROM) is Neonatal Asphyxia. Premature rupture of membranes is a condition where the amniotic membrane breaks before the onset of labor, which can lead to infections and other complications, including asphyxia in newborns. According to several studies, the incidence of PROM ranges from 2% to 20% of all pregnancies, with the incidence varying depending on various factors, including access to healthcare services and the medical conditions of pregnant women. Neonatal asphyxia is a condition where a newborn baby experiences a lack of oxygen (hypoxia) that can lead to permanent organ damage or death. This study aims to determine the relationship between the incidence of Premature Rupture of Membranes (PROM) and the incidence of Neonatal Asphyxia at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City in 2024.This research is a type of descriptive-analytical study, using the cross-sectional method. The population in this study consists of all deliveries recorded in the medical records of Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City for the period of January-April 2024, totaling 365. The sampling technique in this study is proportionate purposive random sampling taken from deliveries during the period of January-April 2024, amounting to 100 samples. The research results showed an incidence rate of Premature Rupture of Membranes (PROM) at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City during the period of January–April 2024, with 53 cases (53%), an incidence rate of Asphyxia with 88 cases (88%), and a p-value of 0.017, which is less than 0.05. The conclusion of this study shows that the number of respondents who experienced PROM and asphyxia was 51 people (51%). The chi-square test results showed a significance value of 0.017 (p-value <0.05) and an Odds Ratio (OR) value of 6.892. From this study, it was found that there is a relationship between the incidence of premature rupture of membranes and the incidence of neonatal asphyxia at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City during the period of January-April 2024.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DI DESA PLAWANGAN KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2024 Kartini, Desi; Rahmatika, Siti Difta; Kumalasary, Diyanah; Hidayah, Fika Nurul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41778

Abstract

Kelas Ibu Hamil adalah kelompok studi untuk ibu hamil dengan usia kehamilan antara 4 minggu hingga 36 minggu (sebelum melahirkan) dengan jumlah peserta maksimal 10 orang. Dalam kelas ini, ibu hamil akan belajar bersama, berdiskusi dan bertukar pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak (KIA) secara keseluruhan dan sistematis serta dapat dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor terkait partisipasi ibu dalam kelas ibu hamil di Desa Plawangan pada Tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectinonal, dengan uji pengolahan data Uji Chi Square Penelitian ini akan dilakukan di Desa Prollangan, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2024, dengan total 34 ibu hamil sebagai responden. Hasil uji Chi Square menghasilkan nilai p = 0,000> α = 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan partisipasi kelas ibu hamil, hasil Uji Fisher’s Exact memperoleh nilai signifikansi 0,016 (p-value <0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan partisipasi kelas ibu hamil. Terdapat hubungan antara karya ibu hamil dengan partisipasi ibu hamil di kelas dengan tingkat signifikansi P-value 0,000, terdapat hubungan antara paparan informasi dengan partisipasi ibu hamil di kelas dengan nilai signifikansi 0,016.
Efektivitas Pendekatan Konseling Kognitif-Perilaku dalam Mengurangi Perilaku Bullying di Sekolah Musfiroh, Sri; Rahmatika, Siti Difta; Lestari, Ayu; Novianto, Erik; Mubarok, Ahmad Shofi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1818

Abstract

Bullying behavior in schools remains a significant challenge, impacting students' well-being, social relationships, and academic success. This study explores the effectiveness of a cognitive-behavioral counseling (CBC) approach in reducing bullying behavior through qualitative analysis involving five informants, including school counselors and students. Data were collected via semi-structured interviews and analyzed using NVIVO software to identify key themes. The findings indicate that CBC effectively reduces bullying behavior by improving emotional regulation, fostering empathy, and enhancing conflict resolution skills. However, practical challenges such as time constraints, limited resources, and stigma surrounding counseling were identified. These findings provide valuable insights for educators and policymakers to develop evidence-based strategies for addressing bullying behavior and promoting a safer school environment.
GERAKAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESIAPAN MELAKUKAN IVA TEST MELALUI PENYULUHAN DAN PEMANFAATAN BUKU SAKU SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI KLINIK ARSY MEDIKA KABUPATEN CIREBON Musfiroh, Sri; Suminar, Erni Ratna; Rahmatika, Siti Difta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26889

Abstract

Kanker serviks adalah salah satu masalah kesehatan terkemuka bagi wanita di seluruh dunia. Kanker serviks menduduki urutan kedua dari penyakit kanker yang menyerang wanita di dunia dan urutan pertama untuk wanita di negara sedang berkembang. Pencegahan dalam pengendalian kanker secara nasional adalah dengan deteksi dini dan skrining yang dapat menurunkan angka kematian karena ditemukan stadium yang lebih awal. Hal ini juga didukung oleh Peirson yang mengadakan penelitian dengan hasil bahwa skrining kanker serviks menawarkan manfaat dan berhubungan dengan penurunan kejadian kanker serviks invasif dan kematian kanker serviks. Inspeksi Visual Asetat (IVA) merupakan salah satu metode deteksi dini kanker serviks yang sama populer dengan pap smear. Faktor yang dapat mempengaruhi seseorang untuk melakukan IVA antara lain pengetahuan, sikap, akses informasi dan dukungan suami atau keluarga. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui kesiapan dan tingkat pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) dalam melakukan pemeriksaan IVA Test serta melakukan penyuluhan pemanfaatan penggunaan buku saku terhadap kesiapan melakukan IVA Test. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat pengetahuan mitra mengenai kanker serviks dan IVA Test mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dalam kegiatan pretest dan postest yang dilakukan sebelum dan sesudah baik itu kegiatan penyuluhan maupun pelatihan, analisis data menunjukkan ada nilai korelasi yang positif yang mengindikasikan terdapat peningkatan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan.
GAMBARAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI KABUPATEN CIREBON Mutya Sari, Vianty; Rahmatika, Siti Difta
Colostrum Jurnal Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kesehatan pada usia remaja merupakan salah satu aspek penting dalam siklus kehidupan individu dan pembentukan awal perilaku hidup sehat. Beberapa keadaan yang berpengaruh buruk terhadap kesehatan remaja termasuk kesehatan reproduksi remaja salah satunya adalah masalah gizi. Masalah gizi yang terjadi pada remaja antara lain anemia dan Kurang Energy Kronik (KEK). Anemia dikalangan remaja dapat disebabkan oleh kurangnya asupan makronutrien dan mikronutrien. Tubuh sangat memerlukan mikronutrien khususnya remaja. Mikronutrien dengan jumlah yang tidak mencukupi di dalam tubuh dapat memicu terjadinya anemia. Anemia memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah anemia gizi. Anemia gizi disebabkan salah satunya oleh defisiensi zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian anemia pada remaja putri di Kabupaten Cirebon. Jenis dan rancangan penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar remaja tidak mengalami anemia sebesar 67,73%, tetapi masih terdapat remaja yang memiliki anemia berat sebesar 2,11%. Perlu adanya upaya untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan kesehatan bagi remaja putri tentang bahaya anemia dan bagaimana cara pencegahannya, agar terwujud remaja putri yang sehat dan cerdas
Inovasi Tepung Kelora (Limbah Tempe dan Kelor) pada Kelompok PKK Kelurahan Argasunya untuk PMT Balita Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Rahmatika, Siti Difta; Gunawan, Ucha Indra; Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Lairie, Lairie; Ningsih, Siti Laela Sari; Iskandar, Syifa Fauziah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20881

Abstract

Pendahuluan: Kulit kedelai mengandung protein, serat, selulosa, hemiselulosa, seng, dan zat besi. Kulit kedelai juga bisa diolah menjadi tepung untuk bahan makanan. Selain itu kelor merupakan tanaman yang sering kita jumpai di pekarangan rumah dan sering kali dianggap sebagai hama kerena jumlahnya yang banyak. Tidak hanya kedelai, kelor memiliki kandungan gizi yang tinggi termasuk protein, vitamin, mineral, dan serat. Studi ini bertujuan untuk memberikan edukasi manfaat kesehatan limbah tempe dan kelor serta mengenai balita stunting. Metode: Penyuluhan, pelatihan, demo, dan pendampingan ibu-ibu PKK Kelurahan Argasunya menghasilkan tepung Kelora. Hasil: Masyarakat mampu mengolah limbah tempe dan kelor menjadi sebuah usaha bisnis yang kreatif dan bisa menjadi salah satu pangan tambahan untuk balita stunting. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan secara komprehensif mengenai manfaat dan pengolahan kombinasi limbah tempe dan daun kelor (tepung Kelora) sebagai PMT balita stunting.
The Influence of Audio-Visual Social Media on Knowledge of the Impact of Early Marriage on Adolescent Reproductive Health Musfiroh, Sri; Triwahyuningsih, Ria Yulianti; Nurjanah, Nunung; Hidayah, Fika Nurul; Rahmatika, Siti Difta; Garbella, Denada
Journal of Nursing Care Vol 8, No 3 (2025): Journal of Nursing care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v8i3.67136

Abstract

Early marriage remains a serious issue that negatively impacts the reproductive health, education, economy, and psychology of adolescents. Ironically, social media often romanticizes this practice, thereby potentially reinforcing misperceptions and reducing reproductive health literacy. The lack of empirical research on the role of social media in shaping adolescents' knowledge about early marriage has created a gap in the literature that needs to be addressed. Lo988 A two-group pretest-posttest pre-experimental research design with a sample of 336 adolescents (168 intervention, 168 control) from SMAN 5 and SMAN 7 Cirebon, selected through simple random sampling. The intervention consisted of health education through animated videos and discussions via WhatsApp. Data were analyzed using the Mann-Whitney test with SPSS. The results showed that the intervention group experienced a significant increase in knowledge after education (p < 0.05), with the majority of respondents before the intervention, 88 people (52.38%), in the “poor” category. after the intervention, 89 respondents (52.98%) were categorized as “adequate” and 74 respondents (44.05%) were categorized as “good.” The control group showed only minimal changes. Therefore, future researchers are advised to develop interventions based on teenage influencers to expand the reach and sustainability of promotion.
Factors Related to The Incidence of Postpartum Blues In Post-Partum Mothers in The Working Area of Plumbon Community Health Center Rezani, Nadia; Widayanti, Wiwin; Suminar, Erni Ratna; Rahmatika, Siti Difta
Jurnal Medisci Vol 3 No 3 (2025): Vol 3 No 3 December 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/medisci.v3i3.1010

Abstract

Background: The current state of postpartum blues is very concerning, as it can lead to long-term psychological consequences, including postpartum depression. According to 2024 data from the National Population and Family Planning Board (BKKBN), 57% of mothers in Indonesia experience postpartum blues symptoms. Aims. The purpose of this research is to determine the factors related to the occurrence of postpartum blues in the Plumbon Community Health Center work area. Method used quantitative observational analysis with a cross-sectional approach. The population in this study was postpartum women on days 1-7. The sampling technique used was consecutive sampling. Data were collected using the EPDS questionnaire and the husband's support questionnaire. Results showed a significant relationship between the husband's support and the occurrence of postpartum blues (p value 0.000), and no relationship between age (p value 0.368), education (p value 0.114), and the occurrence of postpartum blues. Conclusion. This study concludes that the husband's support is significantly associated with postpartum blues (p-value = 0.000). Implementation it is hoped that further research can examine more factors such as knowledge of postpartum mothers, economic status, and occupation.
Factors Related To The Incidence Of Anemia Among Pregnant Women In The Working Area Of Kedokanbunder Public Health Center, Indramayu Regency Fitriyani, Wisni; Ratnasari, Eka; Rahmatika, Siti Difta; Nurjanah, Nunung
Jurnal Medisci Vol 3 No 3 (2025): Vol 3 No 3 December 2025
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/medisci.v3i3.1011

Abstract

Background. The global prevalence of anemia. According to estimates from the World Health Organization (WHO), around 40% of children aged 6-59 months, 37% of pregnant women, and 30% of women aged 15-49 worldwide experience anemia. In Indonesia, the prevalence of iron deficiency anemia among pregnant women was 37.1% in 2020 and 24.5% in 2021. The impact of anemia on pregnant women includes significant complications for both the mother and the fetus. Based on this data, Kedokanbunder Health Center is among the health centers with the highest anemia rates in Indramayu district, affecting 104 pregnant women. Aims. This study aims to determine the relationship between the factors associated with anemia. Methods: The research design is quantitative, correlational. The population consists of pregnant women in the working area of the Kedokanbunder Community Health Center, totaling 88 individuals, and the sampling method used is Accidental Sampling. The instrument used is a questionnaire, and the data analysis techniques are univariate and bivariate, with the Chi-square test used to analyze the data. Result. The research results showed that among pregnant women, the majority (53, 60.2%) had no anemia. The Chi-square test results indicated a p-value of 0.978 for age (p > 0.05), a p-value of 0.006 for education (p < 0.05), a p-value of 0.019 for parity (p < 0.05), a p-value of 0.008 for knowledge (p < 0.05), and a p-value of 0.202 for economic status (p < 0.05). Conclusion. Based on the results, it can be concluded that there is a relationship between education, knowledge, parity, and the occurrence of anemia. There is no relationship between age and economic status with the occurrence of anemia. Implementation. It is recommended for health workers to carry out preventive measures by providing education about pregnant women through maternal classes and performing early detection of risk factors for anemia in pregnant women at Puskesmas Kedokanbunder, Indramayu regency, at 2025