Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Kepemilikan Institusional, Proporsi Komisaris Independen dan Profitabilitas Terhadap Penghindaran Pajak Dinida Prilya; Fera Damayanti; Angga Permadi Karpriana
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 9 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i9.8530

Abstract

The purpose of this study is to evaluate and analyze the impact of institutional ownership, proportion of independent commissioners and profitability (ROA &ROE) on tax avoidance. This research applies a quantitative approach with descriptive statistical methods. The population studied includes companies in the food and beverage sector listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023. Sample collection was carried out using purposive sampling technique, with a total sample of 60. The annual report of each company and data in the form of information from the IDX for data collection needs become secondary data. Multiple linear regression testing was carried out using SPSS version 26 software as a data processing tool. The findings of this study indicate that institutional ownership and return on equity (ROE) have a negative, but insignificant, impact on tax avoidance. Meanwhile, the proportion of independent commissioners has a positive and significant impact on tax avoidance and return on assets (ROA) has a positive but insignificant impact on tax avoidance.
Determinasi Karakteristik Internal Perusahaan terhadap Praktik Tax Avoidance dengan Capital Intensity sebagai Variabel Moderasi Anggini, Nur; Karpriana, Angga Permadi; Yantiana, Nella
Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan) Vol. 6 No. 2 (2025): Riset, Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan (Rekan)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/rekan.v6i2.5515

Abstract

Pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan, namun tidak semua perusahaan berkontribusi optimal. Fenomena tax avoidance atau penghindaran pajak menjadi perhatian serius karena dapat mengurangi penerimaan negara. Tax avoidance adalah strategi legal perusahaan untuk meminimalkan beban pajak dengan memanfaatkan celah peraturan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh karakteristik perusahaan (leverage, sales growth, dan ukuran perusahaan) terhadap tax avoidance dengan capital intensity sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan aosiatif kausal. Objek penelitian adalah perusahaan properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2022–2024. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling, menghasilkan 54 observasi dari laporan keuangan. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi (Moderated Regression Analysis) dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales growth dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan leverage tidak signifikan. Capital intensity hanya memoderasi hubungan ukuran perusahaan dengan tax avoidance, tetapi tidak memoderasi pengaruh leverage maupun sales growth. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa praktik tax avoidance lebih banyak dipengaruhi oleh pertumbuhan dan skala usaha dibandingkan struktur pendanaan. Implikasi pnelitian ini adalah perusahaan perlu menyusun strategi acceptable tax avoidance yang legal dan transparan, sementara pemilik perusahaan disarankan meningkatkan pengawasan terhadap kebijakan manajemen. Bagi regulator, penting memperkuat pengawasan khususnya pada perusahaan dengan capital intensity tinggi.
Penerapan Model Grover dalam Memprediksi Kebangkrutan pada Sektor Farmasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Putri, Berlian Ernita; Yantiana, Nella; Karpriana, Angga Permadi
Manajemen & Bisnis Jurnal Vol 10 No 2 (2024): Vol 10 No 2 (2024)
Publisher : Magister Manajemen Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/embeji.v10i2.214

Abstract

This study aims to observe and predict bankruptcy in the pharmaceutical sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using the Grover analysis method. The population size is 3 (three) years with the period (2021-2023). The data analysis method in this research is descriptive quantitative using secondary data sources. The data analysis techniques used are descriptive statistics and Accuracy Level Test. The results showed that the most accurate prediction model in predicting bankruptcy of pharmaceutical sector companies is Grover with an accuracy rate of 97% and an error rate of 3%. Judging from the 2021-2023 period, there are 13 companies listed as the pharmaceutical sector on the IDX. This shows that there are 11 companies that are in the category of not bankrupt or in a healthy condition with a G-Score value above 0.01. However, there are 2 companies that experience gray areas, namely PT Indofarma (Persero) Tbk which occurred in 2022 and 2023 and PT Kimia Farma (Persero) Tbk which occurred in 2023.
Pengaruh Profitabilitas dan Sales Growth Terhadap Financial Distress Dengan Firm Size Sebagai Variabel Moderasi Monica Juwanda Ansari; Sari Rusmita; Angga Permadi Karpriana
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i2.807

Abstract

Financial distress adalah kondisi ketika perusahaan menghadapi kesulitan dalam memenuhi kewajiban keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi financial distress. Sampel penelitian terdiri dari 27 perusahaan transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dianalisis dengan metode regresi uji asumsi klasik dan MRA. Temuan penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap financial distress. Sementara itu, ukuran perusahaan tidak memoderasi hubungan profitabilitas dan pertumbuhan penjualan terhadap financial distress.
Analisis Determinan Tax Avoidance: Good Corporate Governance, Capital Intensity, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Aisatul Mufarokhah; Angga Permadi Karpriana
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.931

Abstract

Dugaan praktik penghindaran pajak pada industri kelapa sawit menjadi fokus utama kajian ini. Fokusnya dalam menguji keterlibatan Tata Kelola perusahaan yang terdiri dari Komisaris Independen dan Komite Audit, Capital Intensity, Profitabilitas, dan ukuran perusahaan dan pengaruhnya terhadap praktik Tax Avoidance pada perusahaan pengolahan dan perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif berbasis data sekunder. Melalui purposive sampling diperoleh 16 perusahaan dengan total 64 observasi. Menggunakan aplikasi E-Views 12 dan pengujian regresi data panel. Hasilnya, secara simultan seluruh variabel secara signifikan menjadi pengaruh tax avoidance. Secara parsial, hanya komite audit dan profitabilitas yang terbukti signifikan, dengan arah pengaruh positif untuk variabel komite audit dan arah negatif untuk variabel profitabilitas. Sebaliknya, komisaris independen, capital intensity, dan ukuran perusahaan tidak memberi berdampak signifikan. Temuan ini mengindikasi bahwa tata kelola perusahaan belum sepenuhnya efektif dalam mengendalikan penghindaran pajak, terutama pada industry kelapa sawit yang tengah mengalami isu dugaan penghindaran pajak. This study focuses on alleged tax avoidance practices within the palm oil industry. Specifically, it examines the influence of Corporate Governance represented by Independent Commissioners and Audit Committees as well as Capital Intensity, Profitability, and Firm Size on tax avoidance behavior. The research targets palm oil processing and plantation companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2021–2024. he method used is quantitative based on secondary data. Through purposive sampling, 16 companies were obtained with a total of 64 observations. Using the E-Views 12 application and panel data regression testing. The result, simultaneously simultaneously, all variables significantly influence tax avoidance. Partially, only the audit committee and profitability proved significant, with a positive direction of influence for the audit committee variable and a negative direction for the profitability variable. In contrast, independent commissioner, capital intensity commissioners, capital intensity, and firm size do not have a significant impact significant. This finding indicates that corporate governance is not fully effective in controlling tax avoidance. Effective in controlling tax avoidance, especially in the palm oil industry which is experiencing the issue of alleged tax avoidance. palm oil industry which is experiencing the issue of alleged tax avoidance.. In contrast, independent commissioners, capital intensity, and firm size have a significant impact.
Pengaruh Pengalaman Kerja, Pengetahuan, Pendidikan, dan Kebijakan Pimpinan Terhadap Penerapan Akuntansi Zakat, Infak/Sedekah (PSAK 109) pada Badan Amil Zakat di Daerah/Kota Pontianak dan Kubu Raya Kalimantan Barat. Rizkia Milatul Fachriyyah; Khristina Yunita; Angga Permadi Karpriana
Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jiesa.v3i2.2132

Abstract

This study examines the influence of work experience, knowledge, education, and leadership policies on the implementation of PSAK 109 for Zakat, Infaq, and Sadaqah accounting at Zakat Management Bodies in Pontianak City and Kubu Raya Regency, West Kalimantan. Although PSAK 109 is essential for ensuring transparency and accountability in zakat fund management, its implementation remains suboptimal in practice. A quantitative survey was conducted by distributing questionnaires to zakat officers (amil) at BAZNAS and Zakat Collection Units. Using purposive sampling, the data were analyzed through validity, reliability, classical assumption tests, and multiple linear regression. The findings reveal that work experience, knowledge, and leadership policies significantly and positively affect PSAK 109 implementation, while education does not show a significant effect. Collectively, all variables have a significant influence. The study concludes that practical competence, technical understanding, and supportive internal policies are more crucial than formal education. Strengthening training and leadership policies is recommended to enhance accountability and transparency.  
Pengaruh Sosialisasi Antisipatif, Keseriusan Kecurangan, dan Reward Terhadap Niat Whistleblowing dengan Moderasi Religiusitas Ayuni Fransiska; Elok Heniwati; Angga Permadi Karpriana
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 10 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i10.9274

Abstract

The phenomenon of fraud in organizations, both in the public and private sectors, has significantly reduced public trust. One effective way to prevent and detect fraud is through whistleblowing. This study aims to analyze the effect of anticipatory socialization, seriousness of fraud, and rewards on whistleblowing intentions, with religiosity as a moderating variable. The research method used is a quantitative method with a survey approach. The sample in this study involved 121 students of the Tanjungpura University Accounting Study Program who had taken Auditing I and II courses. Data collection was carried out through distributing questionnaires online. The results showed that anticipatory socialization and the seriousness of fraud had a significant positive effect on whistleblowing intentions. However, providing rewards has no significant effect. Other findings show that religiosity is able to strengthen the effect of anticipatory socialization and seriousness of fraud on whistleblowing intentions, as well as strengthen the previously insignificant effect of rewards. These findings support the Theory of Planned Behavior, which states that behavioral intentions are determined by attitudes, subjective norms, and behavioral control.
PENGARUH FOMO DAN SOCIAL MEDIA INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI DENGAN LITERASI KEUANGAN SEBAGAI MODERASI Zila Armeyanti; Ayu Umyana; Angga Permadi Karpriana
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 2 (2025): Edisi Mei - Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i2.6118

Abstract

This study discusses the impact of Fear of Missing Out (FOMO) and the influence of Social Media Influencers on young people's investment decisions, as well as the role of financial literacy as a moderating variable. With the development of technology, young people are more ensily exposed to investment information, which is often influenced by social media. The purpose of this study is to examine the relationship between FOMO, social media influencers, and investment decisions, and how financial literacy moderates the effect. The research method used is quantitative with a causal associative design, involving 236 respondents who are generation and millennials in Indonesia. Data analysis was conducted using SmartPLS 4.0. The results showed that FOMO and social media influencers have a significant positive effect on investment decisions. Financial literacy is proven to moderate the influence of FOMO, but does not moderate the influence of social media influencers. This study emphasizes the importance of financial literacy to improve more informed investment decisions among the younger generation The practical implication is that the younger generation is expected to be more critical in investing and not merely follow trends
DETERMINASI KETERLIBATAN MAHASISWA EKONOMI DALAM BERINVESTASI: PERSPEKTIF LITERASI KEUANGAN DAN SIKAP TERHADAP RISIKO Divania Putri Ambarsari; Ira Grania Mustika; Angga Permadi Karpriana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/pv9s4x74

Abstract

Studi ini mengkaji dampak pengetahuan keuangan dan persepsi risiko terhadap keputusan investasi mahasiswa. Sebagai generasi yang lebih muda, mahasiswa semakin didorong untuk mengelola keuangan mereka secara mandiri dan membuat keputusan investasi yang bijaksana. Studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner online kepada 115 mahasiswa jurusan Ekonomi di Universitas Tanjungpura. Instrumen penelitian mengukur pengetahuan keuangan, persepsi risiko, dan keputusan investasi. Untuk memastikan kualitas data, dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas, dan analisis regresi linier berganda dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa baik pengetahuan keuangan maupun persepsi risiko memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keputusan investasi mahasiswa, baik secara individu maupun secara bersama-sama. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang memiliki pemahaman yang solid tentang konsep keuangan dan toleransi risiko yang positif lebih mungkin untuk berpartisipasi aktif dalam investasi. Ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan pendidikan keuangan ke dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.
MODERASI LIKUIDITAS DALAM HUBUNGAN ANTARA TAX PLANNING DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Aurelia Anaya Putri; Rusliyawati Rusliyawati; Angga Permadi Karpriana
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/skfhdj55

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana strategi pajak dan utang memengaruhi nilai perusahaan, di samping pengaruh likuiditas sebagai faktor moderasi dalam dinamika ini. Analisis ini menargetkan perusahan-perusahaan di industri properti dan real estate yang di perdagangkan secara publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk tahun 2021 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, menggunakan Analisis Regresi Termoderasi (MRA) dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan. Temuan ini mengungkapkan strategi pajak dapat berdampak buruk pada nilai perusahaan secara signifikan, sedangkan leverage tidak dapat menunjukkan dampak yang nyata. Dalam hal moderasi, likuiditas gagal menunjukkan efek moderasi pada hubungan antara tax planning dan nilai perusahaan, namun terbukti dapat memoderasi secara negatif bagaimana leverage memengaruhi nilai perusahaan. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan likuiditas substansial dapat mengalami dilusi dampak positif leverage dalam meningkatkan nilai perusahaan. Studi ini menekankan pentingnya pertimbangan yang cermat ketika menerapkan strategi pajak dan memanfaatkan utang, dengan mempertimbangkan status likuiditas perusahaan.