Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN KEBIASAAN KONSUMSI DAUN KELOR TERHADAP RERATA TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DUSUN BULU DAN DUSUN SINGKIL DESA GIRING GUNUNGKIDUL Arum, Bernadetta; Setyani, Fransisca Anjar Rina; Nekada, Cornelia Dede Yoshima
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v14i2.258

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan PTM yang menyebabkan angka kematian terbesar, salah satunya adalah penyakit hipertensi. Penyakit hipertensi ini perlu dikendalikan agar tidak terjadi beberapa komplikasi penyakit lain, salah satunya dengan penatalaksanaan non farmakologi menggunakan terapi herbal daun kelor. Daun kelor banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Dusun Bulu dan Dusun Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul sebagai upaya pengendalian hipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui adanya perbedaan rerata tekanan darah systolic dan diastolic yang signifikan pada lansia hipertensi yang mengkonsumsi daun kelor dan tidak mengkonsumsi daun kelor di Dusun Bulu dan Dusun Singkil, Desa Giring, Gunungkidul. Metode penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif analitik komparatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Total responden 48 orang, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data dengan uji Mann Whitney, menunjukkan hasil bahwa p value untuk tekanan darah sistole 0,026 dan p value untuk tekanan darah diastole 0,000 yang berarti p value < 0,05. Kesimpulan hasil penelitian ada perbedaan rerata tekanan darah systolic dan diastolic yang signifikan pada lansia hipertensi yang mengkonsumsi daun kelor dan tidak mengkonsumsi daun kelor di Dusun Bulu dan Dusun Singkil, Desa Giring, Gunungkidul. Bagi peneliti selanjutnya, dapat melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor lain yang dapat mempengaruhi tekanan darah, selain faktor kebiasaan konsumsi daun kelor, seperti diet, gaya hidup, aktifitas fisik dan stress.
Increasing Caregiver Knowledge about Long-Term Care with Interactive Educational Methods Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare; Nekada, Cornelia Dede Yoshima; Erwanto, Rizky; Kurniasih, Dwi Endah; Muflih, Muflih
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 2 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i2.2793

Abstract

The growing number of elderly individuals requiring long-term care (LTC) necessitates caregivers enhancing their understanding of this care through interactive educational methods. As the elderly population grows, caregivers play a crucial role in providing long-term care (LTC) to the elderly and meeting their basic needs, including medical care, psychosocial support, and daily living skills. Interactive educational methods can enhance caregiver knowledge about LTC, enabling them to provide more effective and efficient care, especially for those lacking medical or health knowledge. The purpose of this study is to examine how interactive educational techniques have increased caregivers' understanding of long-term care. The research sample consisted of 11 health cadres in the Ngemplak Community Health Center working area with a purposive sampling technique. Researchers conducted a pre-test and post-test to measure knowledge before and after interactive education about long-term care. Wilcoxon's test results showed a p value of 0.004. There's a meaningful difference in knowledge between pre-interactive education and after interactive education. Caregivers can continue to follow a variety of training or education related to long-term care, be able to identify or screen elderly persons who need long-term care, learn about long-term care for parents on a sustainable basis, and provide long-lasting care to elders that focuses on meeting the basic needs of the elder.