Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Literasi Melalui Pendampingan Penulisan Cerpen untuk Mengurangi Kenakalan Remaja pada Forum Anak Desa Sumbergondo (FOCS), Kota Batu Romadhan, Achmad Apriyanto; Rosyida, Hamdan Nafiatur; Prinanda, Devita
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.4645

Abstract

Indonesia menempati ranking 10 terbawah secara global dalam hal literasi, yang mengindikasikan bahwa minat baca, tulis, dan berpikir masyarakat cukup rendah, terutama pada generasi muda. Tentunya hal ini akan mengancam persaingan secara global, dan menjadi hambatan terbesar dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Salah satu penyebabnya adalah ketidaktahuan untuk meningkatkan minat tersebut, serta disibukkannya generasi muda oleh kegiatan negatif atau kurang bermanfaat lainnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi baca dan tulis pada Forum Anak Desa Sumbergondo (FOCS), untuk meminimalisir kenakalan remaja, dan mempersiapkan untuk menjadikan sumber daya manusia yang dapat bersaing secara global. Bentuk kegiatan berupa sosialisasi pentingnya literasi dan panduan teknis menulis cerpen, yang dilanjutkan pendampingan penulisan cerpen dalam kelompok kecil. Hasil yang diperoleh adalah luaran kompilasi cerpen anggota FOCS yang dibukukan dan diterbitkan oleh penerbit lokal. Selanjutnya adalah munculnya kesadaran pentingnya literasi, serta memunculkan semangat dan rasa percaya diri anggota FOCS untuk membaca dan menulis, yang menjadi kapital untuk bersaing secara global di masa depan. 
Pendidikan Politik Pada Pemilih Pemula Di Pusat Informasi Dan Konseling Remaja (PIK-R) Kelurahan Dadaprejo, Kota Batu Romadhan, Achmad Apriyanto; Prinanda, Devita; Rosyida, Hamdan Nafiatur
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5524

Abstract

Kota Batu memiliki potensi pemilih pemula yang tinggi, sehingga pemerintah menargetkan adanya partisipasi pada pemilih pemula pada pemilihan yang akan datang. Meskipun demikian, tidak semua pemilih pemula mendapatkan sosialisasi go to school dari Komisi Pemilihan Umum Kota Batu, hal ini dikarenakan sekitar 24% penduduk pada kelompok umur 6-18 tahun tidak mendapat akses Pendidikan formal, yang berimplikasi pada kesadaran akan hak sebagai pemilih menjadi permasalahan besar bagi pemilih pemula. Masalah muncul ketika pemilih pemula rentan dipolitisasi dan dimobilisasi oleh money politic. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi politik bagi pemilih pemula di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, yang juga bertindak sebagai mitra pengabdian. Tujuan program ini adalah untuk membentuk wawasan dan karakter pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemilu. Metode pendekatan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian di masyarakat. Hasil yang diperoleh adalah pemahaman mitra mengenai gambaran detail pemilu, fungsi, dan model partisipasi dari pemilu, hak dan kewajiban pemilih, hingga cara memilih calon presiden (capres) yang objektif. Selain itu, mitra juga diberikan edukasi untuk berpikir kritis terhadap informasi pemilu, serta kampanye dari capres baik secara daring dan luring. 
Kepentingan Korea Selatan Dalam Kegiatan Perdagangan di Wilayah Asean Melalui Asean-Korean Free Trade Area (AKFTA) Putra, Aldy Sugandi; Prinanda, Devita
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 8 No 1 (2023): Dialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v8i1.2292

Abstract

Participation in free trade has various impacts on member countries. This study aims to determine South Korea's Interests in Trade Activities in the Asean Region Through the Asean-Korean Free Trade Area (AKFTA). The method that the researcher uses is a qualitative method which aims to explain South Korea's interests in trade in the Southeast Asian region. The results of the study show that there is an increase that proves South Korea's interests in the ASEAN Region through AKFTA where to analyze South Korea's Interests in Trade Activities in the Asean Region Through the Asean-Korean Free Trade Area (AKFTA) researchers use the concept of national interest and the concept of strategic partners to explain what are the interests South Korea in trading activities in the Asean region through the Asean-Korean Free Trade Area (AKFTA) which in conclusion on the import side shows almost the same effect on the five product classifications, while on the export side the effect varies for each product classification.
Upaya Irlandia dalam Mengimplementasikan Renewable Energy Directive untuk Pemenuhan Energi Terbarukan 2030 Noor Azahra, Amanda Nabila; Prasodjo, Haryo; Prinanda, Devita
Journal of Political Issues Vol 5 No 1 (2023): Journal of Political Issues (February - July)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v5i1.111

Abstract

Penelitian ini akan membahas mengenai upaya Irlandia dalam mengimplementasikan kebijakan Renewable Energy Directive UE untuk memenuhi target Energi Terbarukan Uni Eropa di tahun 2030. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan teori keamanan energi (energy security). Sumber data diperoleh dari studi terdahulu atau yang sering disebut kajian literatur atau kajian pustaka. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa Irlandia sebagai salah satu negara anggota EU telah menetapkan target bauran energi terbarukan sebesar 34,1% pada tahun 2030, sedangkan UE menetapkan target sebesar 45% pada tahun 2030. Untuk mencapai target tersebut, Irlandia melakukan kerja sama baik secara regional maupun bilateral. Irlandia juga membentuk komunitas energi yang berdistribusi dalam pemenuhan target energi terbarukan. Selain itu, adanya perusahaan pemasok energi sebagai penyedia energi terbarukan bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau.