Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Dan Status Gizi Terhadap Disminore Pada Remaja Putri Rombe, Adriani Julyanti; Murti, Ni Nyoman; Noviasari, Damai
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.142

Abstract

Dysmenorrhea is menstrual cramps or menstrual pain. Menstrual pain occurs mainly in the lower abdomen, but can spread to the lower back, waist, pelvis, upper thighs, and calves. Other problems that can cause dysmenorrhea are psychological factors and nutritional status. This study aims to determine the relationship between stress levels and nutritional status of female adolescents at SMAN 8 Balikpapan. Method this research analytical observational research with a cross sectional approach. Bivariate analysis using Spearman rank test. Result this research Sstatistical test results for the relationship between stress levels and dysmenorrhea with a p value of 0.000 and a correlation coefficient of 0.580, the results of the relationship between nutritional status and dysmenorrhea with a p value of 0.002 and a correlation coefficient of 0.373. The cause of dimenorrhea is psychological factors or psychological disorders of adolescents, adolescents who have unstable emotions will more easily experience menstrual pain. Nutritional status can cause dysmenorrhea, adolescents with abnormal nutritional status have a 1.2 times greater risk of experiencing dysmenorrhea. There is a relationship between stress levels and nutritional status on dysmenorrhea in young women at SMAN 8 Balikpapan
Pengaruh “Sering Ceting” Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Balita Tentang Stunting Di Desa Damit Kabupaten Paser Tahun 2022 Nurhasanah, Nurhasanah; Murti, Ni Nyoman; Siregar, Nursyahid
Journal of Comprehensive Science Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v1i5.142

Abstract

Pendahuluan: Kejadian balita pendek merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia saat ini. Indonesia merupakan negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara (SEAR). Kabupaten Paser berada di urutan keempat dengan angka stunting dan angka stunting di Desa Damit yaitu 13,33%. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan angka stunting, salah satunya dengan program ”SerInG CeTing” (Sebar Informasi tentanG Cegah stunTing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh “SerInG CeTing” terhadap pengetahuan dan sikap ibu balita tentang stunting di Desa Damit Kabupaten Paser Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan one goup pretest - posttest dengan jumlah sampel 38 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan uji Mc Nemar dan Marginal Homogenityt.Hasil: Terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah program “SerInG CeTing” dengan nilai p value 0,000. Terdapat perbedaan sikap sebelum dan sesudah program “SerInG CeTing” dengan nilai p value 0,000.Pembahasan: Upaya penurunan stunting dilakukan dengan dua intervensi, yaitu gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung dan intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung. Inovasi “SerInG CeTing” merupakan intervensi gizi sensitif bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita stunting untuk mencegah terjadinya stunting. Kesimpulan: “SerInG CeTing” dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terhadap stunting pada ibu yang memiliki balita di Desa Damit.
Pendampingan Ibu Balita Pentingnya 1000 Ari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Dan Mencegah Stunting Pada Anak Di Wilayah Puskesmas Baru Tengah Kota Balikpapan Murti, Ni Nyoman; Pasiriani, Novi; Megawati, Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 2 No. 3 (2024): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v2i3.80

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini berdasarkan masalah mitra yang ditemukan maka kami ingin meningkatkan cakupan kunjungan pada ibu balita karena dari data Puskesmas dalam kurun waktu 5 bulan ini ( Januari – Mei 2022) target kunjungan belum mencapai 70%, dan kami ingin meningkatkan target kunjungan yang masih rendah tersebut, melalui Pendampingan Ibu Balita mengenai pentingnya 1000 hari pertama kehidupan dalam upaya meningkatkan status gizi dan mencegah stunting pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas baru tengah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan langsung di Posyandu dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan kesehatan selama kegiatan, tapi tidak menggunakan masker, kecuali bila ada yang terindikasi flu untuk menjaga kesehatan. Media leaflet digunakan dan direncanakan akan diteruskan kegiatan ini melalui media sosial WhatsApp. Dengan berkoordinasi kepada pihak Puskesmas sebagai mitra, maka selanjutnya diadakan rapat pertemuan untuk membahas pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan,dan hadir saat pertemuan yaitu dari pihak Puskesmas pemegang program Gizi dan Bidan KIA, dan dari dosen pelaksana pengabdian beserta mahasiswa yang membantu kegiatan tersebut. Hasil kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian ini adalah pertama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi 1000 HPK berjalan dengan lancar. Kedua, pengetahuan ibu yang berpartisipasi dalam kegiatan edukasi meningkat 66,% menjadi 84%. Ketiga, antropometri balita untuk BB/U,sebagian besar kategori berat badan normal. Keempat, antropometri balita untuk TB/U,sebagian besar kategori pendek. Keempat, antropometri balita untuk BB/TB,sebagian besar kategori Gizi baik.