Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Beyond Clicks: Enhancing Live Shopping Experiences with Visual Appeal, Social Support, and Purchase Intent Sparks Batara, Lisa Charisa; Suryandari, Retno Tanding; Suryanadi, Pram; Sugiarto, Catur
APMBA (Asia Pacific Management and Business Application) Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.apmba.2024.013.01.3

Abstract

This research delves into the intricate dynamics of consumer behavior on social commerce platforms, emphasizing the connections between visual appeal, customer involvement, hedonic value, social support, and buy intention. A positive link between visual appeal and hedonic value (t = 3.980, p < 0.001) is revealed by our analysis of 249 respondents' data using SmartPLS 3, highlighting the critical role that visually appealing information plays in piquing consumers' interest and encouraging participation. Furthermore, we emphasize the role that social support plays in determining customer engagement (t = 5.067, p < 0.001) and hedonic value (t = 3.134, p = 0.002), demonstrating the necessity of establishing social ties in online shopping settings. Our study found that hedonic value had a substantial impact on purchase intention (t = 7.672, p < 0.001), indicating that emotional fulfillment is an important factor in consumer decision-making. We also find a strong association between customer engagement and purchase intention (t = 3.372, p = 0.001), indicating that actively engaging customers in brand experiences enhances their likelihood of making a purchase.
Perceived Luxury Value and Technology Acceptance in TikTok Live Streaming: The Mediating Role of Customer Engagement on Purchase Intention (A Study on Consumers in Java, Indonesia) safhera, Maya; Sugiarto, Catur
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i6.5750

Abstract

This study examines how perceived luxury value, consisting of financial, functional, individual, and social dimensions, and technology acceptance factors, namely perceived ease of use and perceived usefulness, influence customer engagement and purchase intention in luxury live streaming shopping in Indonesia. Using a quantitative approach with purposive sampling, data from 354 respondents were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS 4. The results indicate that all relationships are significant. Social value has the strongest effect on customer engagement, followed by individual, functional, and financial values. Both perceived usefulness and perceived ease of use significantly affect engagement, with usefulness showing a greater impact. Customer engagement enhances purchase intention and mediates the relationship between perceived luxury value and technology acceptance factors. The model explains 71.3% of the variance in engagement and 66.8% in purchase intention, emphasizing engagement as the key mechanism linking value perceptions and technology acceptance. The study extends the Stimulus–Organism–Response (SOR) framework and Technology Acceptance Model (TAM) to luxury live streaming contexts and provides insights for luxury brands to strengthen competitiveness through interactive experiences, intuitive usability, and persuasive live demonstrations. 
Pengembangan Digiwisata Berbasis Potensi Lokal Menuju Kawasan Wisata Terintegrasi Desa Kerajinan Tembaga Cepogo, Boyolali Puji Astuti, Dewi Saptantinah; Sugiarto, Catur; Arifin, Zainal; Wibowo, Edi; Triyono, Kharis
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2080

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata kerajinan tembaga di Desa Cepogo melalui pendekatan digitalisasi usaha dan inovasi lingkungan. Desa Cepogo memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, namun menghadapi tantangan dalam hal literasi digital, promosi daring, dan pengelolaan limbah wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap: sosialisasi, pelatihan teknologi, pendampingan lapangan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi keuangan mitra hingga 85%, adopsi sistem akuntansi digital oleh 75% pengrajin, peningkatan omzet 30%, dan kenaikan kunjungan wisata sebesar 25%. Program ini menghasilkan sistem reservasi digital, unit maggot edukatif, serta publikasi promosi wisata digital yang berkelanjutan. Integrasi antara teknologi dan kearifan lokal memperkuat Desa Cepogo sebagai model digiwisata berbasis budaya dan lingkungan berkelanjutan.
Game Day Emotions: Exploring How Fan Attitude Drives Official Merchandise Purchase Through Brand Love (Indonesian Liga 1 Context) Anggara, Bravilio Fitra; Sugiarto, Catur
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 21 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v21i2.8274

Abstract

Indonesia hosts of the largest football fanbases in the world. However, many of the first-division football clubs struggles to generate revenue other than ticket sales. Merchandise sales are one of the potential incomes remains underutilized. Furthermore, many fans still wore counterfeit merchandise of the club they support with pride. This research explores how fans’ attitude influence their intention to purchase official club merchandise, with brand love examined as a mediating factor. Price Sensitivity is also included to compare the emotional and rational influences on purchase intention. This research adopts a quantitative approach to examine these relationships. The finding reveals that fan attitude and brand love both have a positive influence on purchase intention, with brand love serving as an effective mediator. Although price sensitivity negatively affects purchase intention, its influence is weaker compared to emotional factors. This research highlights the importance of emotional connection between fans and clubs in driving official merchandise purchase.
Penerapan Teknologi Proses Produksi Untuk Meningkatkan Kapasitas Dan Kualitas Kecap Manis UKM Bumi Makmur Sejahtera Fauza, Gusti; Sukanto, Heru; Sugiarto, Catur; Hadi, Syamsul; Astirin, Okid Parama; Nurcahyo, Wisnu; Prasetyo, Ari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.46368

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya kapasitas namun juga kualitas produk kecap manis kecap manis Bumi Makmur Sejahtera (BMS) khas Wonogori yang terdapat di Desa Bulusari, Kecamatan Bulusulur, Wonogiri Jawa Tengah. Dari observasi lapangan ditemukan beberapa permasalahan, yaitu waktu siklus produksi per batch produk yang masih tinggi dan proses produksi yang tidak efisien. Hal ini berdampak terhadao terbatasnya kapasitas produksi UKM. Beberapa proses yang memakan waktu lama adalah proses pemasakan (9 jam) dan pengemasan (12 jam). Permasalahan berikutnya terkait mutu dan keamanan pangan dimana wajan pemasakan yang bersentuhan langsung dengan produk terbuat dari semen (bahan yang bisa mengelupas). Kondisi ini tidak sesuai dengan konsep cara produksi pangan yang baik (CPPB) untuk industri rumah tangga. Oleh sebab pada kegiatan pengabdian ini akan diaplikasikan teknologi proses produksi yang tidak hanya meningkatkan kapasitas namun juga kualitas dan keamanan produk. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: a) inisiasi dan sosialisasi program, b) pelaksanaan program, c) monitoring dan evaluasi program. Aplikasi teknologi yang diusulkan adalah sebuah  Introduksi lini produksi dengan system pengadukan otomatis dan pengemasan yag lebih efisien. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk kecap. Kemudian penggunaan bahan untuk alat yang terbuat dari stainless steel, merupakan salah satu solusi untuk menurunkan cemaran fisik. Dengan lini produksi baru ini, waktu produksi lebih pendek sehingga kapasitas meningkat signifikan. Disamping itu kualitas akan lebih baik karena dengan pengadukan otomatis adonan akan lebih homogen, serta keamanan pangan juga akan meningkat karena peralatan terbuat dari bahan yang aman untuk pengolahan produk pangan.
Pengembangan Potensi Wisata Hutan Pinus di Kecamatan Karangtengah, Wonogiri, Jawa Tengah Sugiarto, Catur; Ratriyanto, Adi; Suryanadi, Pram; Mulyadi, Mulyadi; Okid Parama, Astirin
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.69251

Abstract

Wonogiri merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki ragam destinasi wisata alam yang menarik seperti wisata air terjun, gunung, waduk dan hutan. Salah satu destinasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah wisata hutan Pinus. Hutan Pinus di Kabupaten Wonogiri terletak di beberapa desa yang tersebar di sembilan kecamatan termasuk di antaranya di desa Temboro Kecamatan Karangtengah. Hutan pinus di Karangtengah memiliki keunggulan selain kondisi alam dan ekosistem yang masih sangat terjaga, lokasi hutan ini memiliki pesona alam yang indah untuk dapat dikelola menjadi daya tarik wisata yang akan banyak diminati. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan perencanaan pengembangan destinasi dan penerapan strategi pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengelola hutan mengenai arti penting pengelolaan hutan pinus sebagai destinasi wisata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menopang pembangunan daerah. Selama ini hutan pinus di kecamatan Karangtengah baru dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat dalam fungsinya sebagai ekosistem hutan biasa seperti pemanfaatan getah, penggunaan kayu dan kulit pohon pinus, dan berbagai aktivitas keseharian masyarakat di hutan, namun belum dioptimalkan sebagai destinasi wisata alam. Program pengabdian ini memberikan konsep pengembangan Hutan Pinus Karangtengah sebagai alternatif wisata baru di Kabupaten Wonogiri. Konsep pengembangan tersebut berupa perancangan dan penerapan infrastruktur spot wisata seperti rancang bangun zona outbond dan camping, spot swafoto instagramable, perancangan icon khas wisata, dan konsep area bermain dan desain area kuliner. Selain itu, program ini membantu pihak pengelola destinasi hutan dalam mengembangkan strategi pemasaran melaui pelatihan pemasaran dan pemanfaatan digital marketing diantaranya dengan optimalisasi penggunaan website dan media sosial.