Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EDUKASI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG PADA MAJLIS TA’LIM DARUSSALAM KEC. BUKIT RAYA KOTA PEKANBARU Redho, Ahmad; Hasrianto, Nofri; Fitri, Jufenti Ade
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 2 No. 2 (2023): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v2i2.1696

Abstract

Heart disease is a condition in which the heart is disturbed. The forms of the disorder itself vary, it can be a disorder in the blood vessels of the heart, the heart valves, or the heart muscle. Heart disease can also be caused by an infection or a birth defect. Other causes are imperfect heart development, infection, or oxygen-rich blood flow to the heart that is not well supplied. To overcome the need for preventive measures is that health education and promotion related to heart disease should be given especially to adults to the elderly. given education and training in herb making with materials that are easily available so that they can be made independently. The gift of knowledge and training was given to the Jamaah Majlis Ta’lim Darussalam which is not far from the campus of the Institute of Health and Technology Al Insyirah in the township of the high hill. To find out such activities for the early stages is to provide pretests and posttests to find out how far the knowledge of Jamaah MT Darussalam seta training in absorbing the information delivered so that it can be implemented in daily life. Health advice on cardiovascular disease prevention is given to the Taklim community by pre-test and post-test methods by improving knowledge, creating a healthy environment as well as the selection and processing of foodstuffs to maintain a healthy condition of the body. The activities were carried out by the lecturer of the Institute of Health and Technology Al Insyirah Pekanbaru assisted by the students of semester IV (four) with the number of those present in the activities as much as 35 people
Pelaksanaan Cakupan Kelas Balita Terhadap Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pelayanan Kesehatan Balita di Puskesmas Bekawan Rahimah Rahimah; Riski Novera Yenita; Jufenti Ade Fitri; Dilgu Meri
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i2.124

Abstract

Bekawan Public Health Center, as one of the primary health service centers in Indragiri Hilir Regency, plays a strategic role in the implementation of toddler classes. Based on the preliminary study conducted on March 3, 2025, data was obtained showing that the number of toddlers aged 0-59 months in the working area of Bekawan Public Health Center is 220 individuals. The number of toddler classes available is 10 toddler classes spread across 5 villages. The goal of this research is to determine if there is an effect of the implementation of toddler class coverage on the achievement of minimum service standards (SPM) for toddler health services at Bekawan Public Health Center. This type of research is a correlation quantitative study with a cross-sectional study approach, conducted from February to July 2025. The population in this study includes all toddlers (0-59 months) registered in the working area of Bekawan Public Health Center and attending toddler classes. The sample in this study consists of 13 registered toddlers (0-59 months).
PERUBAHAN IKLIM DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN LINGKUNGAN Yoana Agnesia; Jufenti Ade Fitri
Biomedical and Environmental Health Technology Vol 2 No 1 (2025): Biomedical and Environmental Health Technology (BIOHEALTH)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/fe7x8s11

Abstract

Perubahan iklim adalah salah satu tantangan global terbesar yang dihadapi umat manusia saat ini. Proses pemanasan global yang terjadi akibat emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oxide (N2O) menyebabkan perubahan signifikan dalam pola cuaca, temperatur, dan ekosistem di seluruh dunia. Ekosistem adalah sistem yang terdiri dari organisme hidup dan lingkungan fisiknya yang saling berinteraksi. Kenaikan suhu global yang diakibatkan oleh perubahan iklim dapat mengubah keseimbangan ekosistem secara drastis, Perubahan iklim memperburuk frekuensi dan intensitas bencana alam, seperti badai tropis, gelombang panas, banjir dan dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan ketersediaan air bersih dan masalah kesehatan masyarakat.
OPTIMALISASI PRODUKSI ASI MELALUI PIJAT OKSITOSIN Aifa, Wira Eka; Jufenti Ade Fitri; Rifa Yanti; Dilgu Meri
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/yx8wyv63

Abstract

Breast milk is the best food for babies. Breast milk is specifically made for human babies. The nutritional content of breast milk is very special and perfect and meets the needs of infant growth and development. Oxytocin massage is a stimulation to stimulate the release of the hormone oxytocin through oxytocin massage, providing a sense of comfort and instilling confidence in the mother that breast milk will definitely come out and the mother can provide exclusive breastfeeding. This type of research uses a quantitative approach with a one-group pretest-posttest design. This design consists of one group given a pretest before being given treatment, then given treatment and then a posttest to determine the results. The research was conducted in July-August 2025. The sample size was 31 people taken using purposive sampling technique. The results of the study showed that the lowest breast milk production before oxytocin massage was 0 cc while the highest production was 2 cc with an average breast milk production of 0.3 cc. The lowest breast milk production after oxytocin massage was 0 cc while the highest production was 4.3 cc with an average breast milk production of 1 cc. Bivariate test analysis, namely parametric statistical tests using Paired t-test, obtained a p-value < (0.05) which is 0.000 < α = 0.05 which means that oxytocin massage is effective in increasing breast milk production in postpartum mothers. From these results, health services need to implement oxytocin massage as a method to increase breast milk production in postpartum mothers.
Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Penyakit Berbasis Air Terkait Kualitas Air di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Nurwijayanti, Nurwijayanti; Fitri, Jufenti Ade; Hidayat, Titien Altini
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/758w8c89

Abstract

Penyakit berbasis air (waterborne diseases) seperti diare dan tifoid masih menjadi tantangan kesehatan signifikan di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga. Masalah ini dipicu oleh rendahnya kesadaran masyarakat yang cenderung hanya menilai kelayakan air dari aspek visual tanpa memahami standar mikrobiologis. Kondisi tersebut diperparah oleh pemukiman padat di lahan gambut yang rentan kontaminasi limbah domestik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 5 hingga 17 Januari 2026 dengan tujuan meningkatkan literasi kesehatan lingkungan melalui pendekatan pemberdayaan dan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, penyuluhan media poster mengenai perbedaan air jernih dan sehat, serta demonstrasi sensorik ciri air tercemar. Selain itu, dilakukan praktik mandiri metode "4M" (Merebus, Menutup, Membersihkan, dan Menggunakan saringan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai hubungan kualitas air dengan penularan penyakit. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengadopsi perilaku merebus air hingga mendidih sempurna dan pengolahan air yang benar. Keberlanjutan program diperkuat melalui aktivasi peran kader kesehatan untuk pengawasan rutin. Kesimpulannya, edukasi dan pemberdayaan masyarakat merupakan investasi krusial untuk memutus rantai penularan penyakit berbasis air. Perubahan perilaku yang didasarkan pada pengetahuan mandiri secara signifikan dapat menurunkan angka kesakitan serta beban ekonomi keluarga akibat infeksi saluran cerna dan kulit di wilayah Puskesmas Simpang Tiga.
Efektifitas Batu Karang Jahe dalam Menaikkan Kadar pH Air Minum Depot di Wilayah Kecamatan Kulim Ardila, Alda; Fitri, Jufenti Ade
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i4.1593

Abstract

Air minum yang layak dan aman untuk dikonsumsi harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh WHO, termasuk tingkat keasaman (pH) pada rentang 6,5–8,5. Namun, hasil survei menunjukkan sebagian besar depot air minum isi ulang di Kecamatan Kulim masih memiliki kadar pH di bawah standar tersebut, sehingga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan konsumen. Upaya perbaikan kualitas air perlu dilakukan dengan metode yang sederhana, murah, dan ramah lingkungan. Batu karang jahe diketahui memiliki kandungan mineral kalsium dan magnesium yang mampu menetralkan keasaman air sehingga dapat digunakan sebagai alternatif bahan alami untuk meningkatkan kadar pH. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuantitatif dengan purposive sampling pada 33 depot air minum isi ulang yang memiliki pH awal <6,5. Perlakuan dilakukan dengan merendam batu karang jahe ke dalam sampel air, kemudian dilakukan pengukuran kadar pH sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan pH meter digital. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test untuk mengetahui signifikansi perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kadar pH. Nilai rata-rata pH sebelum perlakuan adalah 4,04 dan meningkat menjadi 7,50 setelah perlakuan, dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Hal ini membuktikan bahwa batu karang jahe efektif dalam menaikkan pH air hingga memenuhi standar kesehatan air minum yang berlaku. Kesimpulannya, penggunaan batu karang jahe dapat menjadi solusi alternatif yang alami, ekonomis, dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kualitas air minum depot di Kecamatan Kulim, serta berpotensi diterapkan secara luas pada wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa.