Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media pembelajaran biologi melalui pemanfaatan barang bekas kardus pada materi sistem pencernaan manusia di MA Nur Aliyy Paranggi. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design, melibatkan seluruh siswa kelas XI sebanyak 22 orang melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tes pretest dan posttest berupa 25 soal pilihan ganda, serta angket respon siswa terhadap media. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan Paired Sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata pretest siswa sebesar 49,82 dan meningkat signifikan menjadi 83,64 setelah perlakuan, dengan signifikansi uji t < 0,001 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Angket respon siswa memperoleh skor rata-rata 3,71 yang tergolong sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media berbahan kardus bekas tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, tetapi juga mendapat apresiasi positif. Media ini memiliki nilai lebih karena bersifat hemat biaya, kreatif, serta mendukung penerapan konsep ramah lingkungan. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis kardus layak dijadikan alternatif inovatif dalam menunjang proses pembelajaran biologi di sekolah.