Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KEKUATAN FISIKA MEKANIKA PAPAN LAMINSI KOMBINASI KAYU RAJUMAS BAMBU PETUNG, SENGON BAMBU PETUNG DAN BAMBU PETUNG SEBAGAI BAHAN KONTRUKSI Wulandari, Febriana; Amin, Radjali; Raehanayati; Lestari, Dini
Jurnal Taman Vokasi Vol 12 No 1 (2024): Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i2.16159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan fisika mekanika dari papan laminasi yang terbuat dari 3 bahan utama: yaitu kombinasi kayu rajumas-bambu petung, sengon-bambu petung dan bambu petung sebagai bahan kontruksi. Sifat fisika dan mekanika digunakan untuk mengetahui keunggulan dari papan laminasi termasuk didalamnya yaitu kekuatan dan kestabilannya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi untuk memperkaya informasi dan berkontribusi untuk menjaga keseimbangan lingkungan serta penggunaan sumber daya alam yang berkelanjutan.  Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen dengan rancangan percobaan non faktorial dengan tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Berdasarkan hasil pengujian maka sifat fisika papan laminasi kombinasi rajumas bambu petung, sengon bambu petung dan bambu petung telah memenuhi standar SNI dan JAS.  Pengujian sifat mekanika MoE dan MoR tidak memenuhi standar kecuali MoR papan laminasi P1 (kombinasi rajumas bambu petung) telah memenuhi standar.  Hasil pengujian anova menunjukan berpengaruh nyata pada pengujian kerapatan, penyusutan tebal, MoE dan MoR sementara untuk pengujian kadar air dan pengembangan tebal tidak berpengaruh nyata. Berdasarkan kelas kuat kayu maka papan laminasi kombinasi rajumas bambu petung, sengon bambu petung dan bambu petung masuk dalam kelas kuat III yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi berat yang terlindungi.
Prinsip Pendekatan Proses Manajemen Mutu Terpadu dalam Pendidikan Wulandari, Febriana; Setiawan, Mariano
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1484

Abstract

Manajemen mutu terpadu Pendidikan mulai diimplementasikan dalam dunia pendidikan seiring dengan perkembangan IPTEK yang semakin pesat. Tujuan penelitian ini mengeksplorasi manajemen mutu Pendidikan dan pendekatan proses, langkah-langkah penerapan pendekatan proses, manfaat dari pendekatan proses, serta penerapan pendekatan proses di lembaga pendidikan untuk meningkatkan mutu. Manajemen mutu digunakan untuk perbaikan lembaga secara berkelanjutan. Dalam manajemen mutu terdapat 8 prinsip yang digunakan, akan tetapi masih ada lembaga pendidikan yang belum mengimplementasikan prinsip manajemen mutu khusunya prinsip pendekan proses. Metode yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Prinsip pendekatan proses memandang bahwa hasil penelitian ini dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien, ketika kegiatan yang dikelola digabungkan menjadi suatu proses yang saling terkait dan berfungsi sebagai sistem yang berkesinambungan. Sistem manajemen mutu berdasarkan prinsip ini sangat penting karena didasarkan pada hubungan proses yang saling terkait yang memungkinkan pencapaian tujuan organisasi dengan kepuasan pihak-pihak yang berkepentingan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu (1) pendekatan proses meliputi input, proses, dan output (2) prinsip pendekatan proses sejalan dengan prinsip Deming yaitu pendekatan PDCA (plan, do, check, act). Pendekatan proses bisa menjadi rekomendasi dalam menentukan tujuan yang diharapkan bagi lembaga pendidikan dalam peningkatan mutu.
Tinjauan Teoritis Tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan : Theoretical Review of Community Development and Empowerment from The Perspective of Sustainable Development Chaerani, Nurul; Wulandari, Febriana
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 20 No 2 (2025): Volume 20 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i2.23007

Abstract

Community development and empowerment are two key concepts in social development that complement each other. Community development is understood as a systematic process that emphasizes improving social, economic, and institutional welfare through active community participation in planning and evaluating development. Meanwhile, community empowerment focuses more on strengthening capacity, independence, and the ability of communities to manage resources and make decisions that affect their lives. The integration of these two concepts is important for realizing inclusive and sustainable development. This study uses a literature review method with a descriptive qualitative approach. Data were obtained from books, scientific journals, and policy documents related to community development and empowerment, then analyzed through content analysis to identify relevant concepts, approaches, and best practices. The results of the study show that there are various approaches that can be used, including participatory, rights-based, social economy, and technology and innovation approaches. These four approaches have been proven to increase the effectiveness of development programs, particularly in the agriculture and forestry sectors. However, challenges such as limited resources, low participation, and policy inconsistencies remain obstacles that need to be overcome. This study emphasizes that community development and empowerment should not only be oriented towards improving economic welfare, but also include social and ecological sustainability. Therefore, development strategies based on participation, local wisdom, and innovation are key to strengthening community independence while preserving the sustainability of natural resources