Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Pepadu

Perubahan Fungsi Lahan Untuk Status Rawan Bencana Dengan Remote Sensing Di Daerah Mandalika: Changes in Land Function for Disaster Prone Status Using Remote Sensing in the Mandalika Area Yadnya, Made Sutha; Kanata, Bulkis; Zainuddin, Abdullah; Paniran, Paniran; Ramadhani, Cipta; Rosmaliati, Rosmaliati
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5952

Abstract

Masalah utama Desa Tangguh Bencana (Destana)  di Desa Penyanggaya Sirkuit Madalika adalah bahaya tanah longsor akibat kemiringan tanah yang terjal,  masyarakat harus tahu kalau potensi tanah longsor dan menghidari pembuatan pemukiman akibat hujan atau gempa yang membuat retakan tanah. Situasi yang berbahaya tanah longsor dengan perubahan fungsi lahan dari perbukitan menjadi tanah urug. Universitas Mataram memiliki obsevatorium di Rembitan bagian dari Pusat Unggulan Iptek (PUI) Geomagnetik mengukur magnet bumi dengan satuan magnet bumi nTesla (Nano Tesla). Hasil pengukuran terjadi anomali (penurunan nilai magnet bumi. Ini merupakan precursor akan terjadinya gempa. Desa Sade dan Rembitan merupakan satu kawasan yang menjadi satu kesatuan yang harus dijaga dan memberikan pengetahuan akan bahaya banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrim. Proses menggunaka remote sensing dengan foto udara. Hal hasil telah didapatkan bebarapa titik rawan bencana.
PROGRAM PENGEMBANGAN WISATA ALAM DANAU GUMANG GANAM DI BAWAH SALURAN UDARA TEGANGAN TINGGI DI DESA OBEL-OBEL Yadnya, Made Sutha; Misbahhuddin, Misbahhuddin; Zainuddin, Abdullah; Paniran, Paniran; Ramadhani, Cipta; Nasir, Abdul; Muljono, Agung Budi
Jurnal Pepadu Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i1.4039

Abstract

The development of tourist destinations in Lombok is growing very quickly. The tourist attraction of Gumbang Ganang Lake Tourism Village in Obel-Obel Village is a tourist attraction with extraordinary uniqueness because right above it is the High Voltage Air Line owned by PT. PLN. Currently, data has begun to be recorded with the Pokdarwis group. There are challenges that need to be fixed, namely the problem of explaining the radiation from SUTT. If it is done correctly, nothing detrimental will happen, and waste handling is still carried out sporadically without any storage tanks. This is overcome by providing outreach and handling directly to this tourist destination. In this program, which has been implemented in a very short time, it has provided progress in knowing and being directly involved in Obel-Obel Village so that the development of tourism in the vein of SUTT right above the lake provides CSR and contribution from PT. PLN.
PROGRAM PEMETAAN LAHAN KRITIS DENGAN REMOTE SENSING UNTUK KEWASPADAAN BAJIR DAN TANAH LONGSOR AKIBAT PERUBAHAN FUNGSI LAHAN DI DAERAH MANDALIKA Yadnya, Made Sutha; Kanata, Bulkis; Zainuddin, Abdullah; Paniran, Paniran; Ramadhani, Cipta; Rosmaliati , Rosmaliati
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4047

Abstract

Lecturers' empathy in implementing the Tri Dharma of Higher Education is to provide community service against the dangers of landslides by changing the function of land from hills to landfill. Mataram University has an observatory in Rembitan, part of the Geomagnetic Science and Technology Excellence Center (PUI), which measures the earth's magnetism with the nTesla (Nano Tesla) earth magnetic unit. The measurement results show an anomaly (a decrease in the earth's magnetic value. This is a precursor to an earthquake. Sade and Rembitan villages are one area that must be protected and provide knowledge about the dangers of floods and landslides due to extreme weather. The process of using remote sensing with photos air. The results have been obtained from several disaster-prone points. The women's group in Sade Village has agreed to create a reforestation group to mitigate disasters.
Perubahan Fungsi Lahan Untuk Status Rawan Bencana Dengan Remote Sensing Di Daerah Mandalika: Changes in Land Function for Disaster Prone Status Using Remote Sensing in the Mandalika Area Yadnya, Made Sutha; Kanata, Bulkis; Zainuddin, Abdullah; Paniran, Paniran; Ramadhani, Cipta; Rosmaliati, Rosmaliati
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5952

Abstract

Masalah utama Desa Tangguh Bencana (Destana)  di Desa Penyanggaya Sirkuit Madalika adalah bahaya tanah longsor akibat kemiringan tanah yang terjal,  masyarakat harus tahu kalau potensi tanah longsor dan menghidari pembuatan pemukiman akibat hujan atau gempa yang membuat retakan tanah. Situasi yang berbahaya tanah longsor dengan perubahan fungsi lahan dari perbukitan menjadi tanah urug. Universitas Mataram memiliki obsevatorium di Rembitan bagian dari Pusat Unggulan Iptek (PUI) Geomagnetik mengukur magnet bumi dengan satuan magnet bumi nTesla (Nano Tesla). Hasil pengukuran terjadi anomali (penurunan nilai magnet bumi. Ini merupakan precursor akan terjadinya gempa. Desa Sade dan Rembitan merupakan satu kawasan yang menjadi satu kesatuan yang harus dijaga dan memberikan pengetahuan akan bahaya banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrim. Proses menggunaka remote sensing dengan foto udara. Hal hasil telah didapatkan bebarapa titik rawan bencana.