Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Sebaran Uap Air terhadap Curah Hujan di Kalimantan Barat Wulandari, Apriani; Muliadi, Muliadi; Apriansyah, Apriansyah
PRISMA FISIKA Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.014 KB) | DOI: 10.26418/pf.v6i3.28709

Abstract

Uap air merupakan salah satu komponen yang berada di atmosfer bumi. Kelebihan kandungan uap air akan menyebabkan curah hujan yang tinggi dan kurangnya kandungan uap air di atmosfer akan menyebabkan kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sebaran uap air terhadap curah hujan di Kalimantan Barat. Data uap air yang digunakan dengan wilayah kajian Indonesia bagian Barat dan curah hujan hanya di wilayah kajian Kalimantan Barat. Data uap air dikorelasi spasial terhadap curah hujan. Hasil dari analisis korelasi spasial antara uap air dan curah hujan dominan berkorelasi negatif. Hal tersebut berkaitan dengan curah hujan yang terjadi di Kalimantan Barat lebih disebabkan adanya proses konvektif dari efek termal radiasi matahari yang membentuk awan dan berkumpul menjadi hujan sehingga uap air atau transport massa uap air di Indonesia bagian barat kurang begitu berpengaruh terhadap curah hujan di Kalimantan Barat.
Pemberdayaan Sosial dalam Upaya Meningkatkan Toleransi Distress pada Pemulung Wulandari, Apriani; Razanah, Aulia; Abidah, Avisha Nur; Prasetyo, Fajar aditiya; Fidzikriyah, La Tania; Rosmawati, Siti; Abdillah, Rijal
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.655

Abstract

Pemulung sering kali menghadapi tekanan psikologis yang tinggi akibat kondisi kehidupan yang penuh tantangan, seperti stigma sosial, ketidakstabilan ekonomi, dan beban kerja fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan sosial dalam meningkatkan toleransi distress pada pemulung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial yang melibatkan pelatihan keterampilan, pendampingan psikologis, dan pembentukan kelompok dukungan komunitas mampu meningkatkan kemampuan pemulung dalam menghadapi tekanan hidup. Pemulung yang terlibat dalam program ini melaporkan peningkatan rasa percaya diri, keterampilan adaptif, dan hubungan sosial yang lebih kuat. Penelitian ini memberikan implikasi penting, baik secara teoritis maupun praktis. Temuan ini mendukung teori sosial-ekologis yang menekankan pentingnya dukungan sosial dalam membangun resiliensi individu, sekaligus memberikan panduan bagi pengembangan program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program dan mengurangi stigma terhadap pemulung. Dengan pendekatan yang terintegrasi, pemberdayaan sosial dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial kelompok masyarakat rentan.
Kinetic Sand Media to improve Pre-writing in Children with Spastic Type of Cerebral Palsy Iswari, Mega; Budi, Setia; Arnes, Gaby; Utami, Iga Setia; Triswandari, Retno; Wulandari, Apriani
Journal of ICSAR Vol 8, No 2 (2024): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um005v8i2p385

Abstract

This study is based on the problems found in SLB 1 Padang Panjang. There is a child with spastic type of cerebral palsy (CP) had low pre-writing ability, this was indicated by the child's difficulty in moving his muscles, so that the child experienced difficulties in the academic field in his writing ability. The purpose of this study is to improve children's pre-writing skills by using kinetic sand for spastic types of cerebral palsy. The method used is single subject research (SSR) with an ABA design. The test uses a pre-writing ability test, which is to assign children to make horizontal, vertical lines, right and left slashes, curved lines up, down, right and left, write the letters c, i, n, v, z, and write their nicknames. The results of data analysis obtained are in A1 with observations for four days of children in pre-writing. the results are 28%. In state B, the child was given an action in his pre-writing ability using kinetic sand media with the implementation for seven days, the result was 78%. Then on A2 carried out for four days without any further treatment using kinetic sand media, the results were 78%. Based on the results of this study indicates that kinetic sand media can improve pre-writing skills in children with cerebral palsy.
Pemberian Rewards untuk Meningkatkan Academic Performance Matematika di Sekolah Dasar Wulandari, Apriani; Syifa Zam Zami Nurjono; Yunisa Larasati; Cintia Devi Johan; Nurlaela Larasandi; Rizma Afian Azhiim
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 2 No. 4 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low academic performance in mathematics among elementary school students is often associated with the perception that mathematics is difficult and less interesting. One effort to improve learning outcomes is the use of rewards as positive reinforcement for students learning behavior. This study aims to examine the effect of reward provision on elementary school students mathematics academic performance. A quasi-experimental method with a pre-test and post-test control group design was used. The participants were 58 first-grade students, divided into an experimental class (1D) and a control class (1B). Sticker rewards were given to students who obtained scores above the class average for four weeks. Data were collected from daily assignment scores before and after the intervention. The data were analyzed using a t-test with a significance level of 0.05.