Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Geadidaktika

Efektivitas Strategi Pembelajaran Card Sort Dan Index Card Match Terhadap Hasil Belajar Geografi Peserta Didik Kelas XI IPS Sub Materi Karakteristik Bioma Di Dunia Di SMA Negeri 2 Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 Vina Indah Aprilia; Sarwono Sarwono; Rahning Utomowati
GEADIDAKTIKA Vol 3, No 1 (2023): Geadidaktika Januari 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v3i1.71632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar geografi antara peserta didik dengan strategi Card Sort, Index Card Match, dan Ekspositori pada mata pelajaran geografi, 2) Mengetahui apakah hasil belajar geografi peserta didik dengan strategi Card Sort lebih baik dibanding dengan strategi Ekspositori, 3) Mengetahui apakah hasil belajar geografi peserta didik dengan strategi Index Card Match lebih baik dibanding dengan strategi Ekspositori. 4) Mengetahui apakah strategi Card Sort lebih efektif dibandingkan Index Card Match terhadap hasil belajar geografi. Penelitian adalah penelitian kuantitatif berjenis Quasi Eksperimental dengan Preetest dan Posttest. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPS SMA N 2 Surakarta, dengan tiga kelas sampel. Uji analisis data yang digunakan adalah uji ANAVA satu arah dan uji Tukey. Hasil penelitian ini adalah: 1) Terdapat perbedaan rataan hasil belajar geografi antara peserta didik yang diajar dengan strategi Card Sort, Index Card Match, dan Ekspositori dibuktikan Fhitung=4,764 > Ftabel=3,083 dan taraf Sig 0,011<0,05. 2) Hasil belajar geografi peserta didik dengan strategi Card Sort lebih baik dibanding Ekspositori dibuktikan nilai Sig 0,042<0,05. 3) Hasil belajar geografi peserta didik dengan strategi Index Card Match lebih baik dibanding Ekspositori dibuktikan nilai Sig 0,015<0,05. 4) Strategi Card Sort tidak lebih efektif dibanding dengan Index Card Match terhadap hasil belajar geografi peserta didik dibuktikan nilai Sig 0,918>0,05.Kata Kunci: Hasil Belajar Geografi, Index Card Match, Card Sort
Pemanfaatan Citra GeoEye-1 Untuk Kajian Kualitas Permukiman dan Kondisi Sosial Ekonomi di Kecamatan Demak Kabupaten Demak Tahun 2020 Muhammad Fuad Ma&#039;sum; Mohammad Gamal Rindarjono; Rahning Utomowati
GEADIDAKTIKA Vol 3, No 2 (2023): Geadidaktika Agustus 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v3i2.75137

Abstract

Jumlah dan kepadatan penduduk yang bervariasi serta distribusi yang tidak merata pada setiap wilayah permukiman dapat menyebabkan kesenjangan sosial di masyarakat. Sebagian besar wilayah di Kecamatan Demak adalah lahan basah berupa sawah, sementara lahan permukiman yang sempit tetap memiliki konsentrasi jumlah penduduk yang tergolong tinggi sampai saat ini. Wilayah permukiman ini merupakan tempat terkonsentrasinya kegiatan ekonomi di Kabupaten Demak dengan bangunan dan perumahan elit. Kenampakan lahan perkotaan yang rumit dapat memerlukan data pengindraan jauh berupa citra GeoEye-1 untuk mempermudah kajian pada wilayah permukiman. Sehingga penelitian ini berjutuan untuk mengetahui tingkat ketelitian citra GeoEye-1 untuk pemetaan kualitas permukiman, menganalisis kualitas permukiman dan sosial ekonomi, dan mengetahui hubungan antara keduanya di Kecamatan Demak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan keruangan. Penelitian dilakukan pada tiga desa yang tersebar di Kecamatan Demak yaitu Bintoro, Mangunjiwan, dan Karangmlati. Pengumpulan data dilakukan melalui interpretasi citra, observasi, kusioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik confussion matrix, skoring, dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat ketelitian Citra GeoEye-1 untuk identifikasi kualitas permukiman adalah 94%, (2) Kualitas permukiman di Kecamatan Demak terdiri dari 80% kelas baik dan 20% kelas sedang, (3) Kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kecamatan Demak terbagi dalam tiga klasifikasi, yaitu 20% kondisi baik, 71% kondisi sedang, dan 9% kondisi buruk. (4) Kondisi sosial ekonomi dan tingkat kualitas permukiman terbukti memiliki hubungan yang signifikan, tingkat hubungan yang kuat dan bersifat searah. Dengan ini masyarakat di Kecamatan Demak diharapkan mampu meningkatkan kondisi sosial ekonomi sehingga nantinya akan berdampak pada meningkatnya kualitas permukiman.
Studi Keruangan Kedai Kopi dan Ekonomi Kognitif-Budaya di Kota Surakarta Tahun 2019 (Suplemen Materi Bahan Ajar Geografi SMA Kelas X Kurikulum 2013 pada Kompetensi Dasar 3.1. Memahami Pengetahuan Dasar Geografi dan Terapannya dalam Kehidupan Sehari–Hari) Wahyu Trianingsih; Yasin Yusup; Rahning Utomowati
GEADIDAKTIKA Vol 1, No 1 (2021): Geadidaktika Januari 2021
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/gea.v1i1.42080

Abstract

This research aims to : (1) determine the distribution of coffee shops inSurakarta in 2019 (2) determine the relationship of coffee shop distribution witheconomic dominance in Surakarta in 2019 (3) determine the characteristics ofcoffee shop visitors in Surakarta in 2019. This research is a quantitative research.The approach in this study is a spatial approach is a map. the results of the researchit can be seen that : (1) The distribution of coffee shops is mostly found in LaweyanDistrict because Laweyan District is an urban center which is the center ofcommunity activity. (2) There is a positive correlation between the distribution ofcoffee shops with the dominance of cognitive-cultural economy. (3) Coffee shopvisitors are residents of productive age, including the upper middle class.