Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL DAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI TERHADAP EFESIENSI KERJA DENGAN KETERIKATAN PEGAWAI SEBAGAI INTERVENING PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PIDIE Audina, Firda; Abdullah, Husaini; Akmal, Syamsul
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 3, No 2 (2025): MEI 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v3i2.2578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan kesejahteraan pegawai terhadap efisiensi kerja dengan keterikatan pegawai sebagai variabel intervening. Penelitian kausalitas ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh dengan jumlah 31 responden di Badan Pusat Statistik Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak Smart PLS 4.0 untuk analisis statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi kerja dipengaruhi oleh kecerdasan emosional, kesejahteraan pegawai dipengaruhi oleh kecerdasan emosional secara signifikan dan positif, efisiensi kerja dipengaruhi oleh kesejahteraan pegawai secara signifikan dan positif, dan keterikatan pegawai dapat menjadi variabel intervening antara kecerdasan emosional terhadap efisiensi kerja.Keywords: kecerdasan emosional, kesejahteraan pegawai, efisiensi kerja, keterikatan pegawai
ANALISIS PENGARUH TANGGUNG JAWAB DAN PENGAWASAN TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA PADA DISDUKCAPIL KABUPATEN PIDIE Arif, Muhammad; Akmal, Syamsul; Mahrizal, Mahrizal
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 2, No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v2i1.1750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Tanggung Jawab dan Pengawasan Terhadap Efektifitas Kerja Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie”. Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie. Dimana variabel independen yaitu Tanggung Jawab  (X1) dan Pengawasan (X2), dan Efeseiensi kerja (Y) sebagai variabel dependennya. Pegawai yang bekerja pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie baik pegawai tetap maupun pegawai kontrak yang mana jumlahnya 71 Pegawai. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survey melalui kuesioner yang diisi oleh responden. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS versi 3. Analisis ini meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab berpengaruh terhadap efesiensi kerja. Artinya semakin baik tanggung jawab maka akan semakin meningkatkan efesiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan berpengaruh terhadap efesiensi kerja. Artinya semakin baik pengawasan maka akan semakin meningkatkan efesiensi kerja. Kata kunci : Tanggung Jawab , Pengawasan, Efeseiensi kerja
INOVASI KKN MULTISEKTORAL: STRATEGI PENGUATAN KAPASITAS KOMUNITAS DI ERA SDGS DESA Akmal, Syamsul; Mujiburrahman, Ari; Zurrahmah, Zurrahmah
Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/alghafur.v4i2.3814

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) konvensional seringkali bersifat sektoral dan berjangka pendek, sehingga dampaknya kurang berkelanjutan. Artikel ini menyajikan inovasi model KKN multisektoral yang diimplementasikan di Desa Mesjid Tongpudeng, Kecamatan Titeue, Kabupaten Pidie, sebagai strategi penguatan kapasitas komunitas yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa. Metode yang digunakan adalah participatory action research dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan empat klaster program: pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan seni-budaya. Selama delapan minggu pelaksanaan, sebanyak 15 program kerja diimplementasikan dengan melibatkan 11 mahasiswa dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas masyarakat: kemampuan literasi-numerasi anak meningkat 30%, partisipasi dalam kegiatan lingkungan mencapai 80%, dan revitalisasi tiga bentuk seni tradisional. Model ini berhasil menciptakan sinergi antarsektor dan mengakselerasi pencapaian SDGs Desa khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Disimpulkan bahwa KKN multisektoral dapat menjadi strategi efektif untuk penguatan kapasitas komunitas yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks pembangunan desa kontemporer.
Pengaruh Beban Kerja, Etika kerja, dan Keterikatan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Bupati Kabupaten Pidie dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Akmal, Syamsul; Herizal, Herizal; Nur, Muhammad; Arjuniadi, Arjuniadi; Megawati, Megawati
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 9, No 2 (2025): JURNAL BISNIS DAN KAJIAN STRATEGI MANAJEMEN
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbksm.v9i2.14836

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja, etika kerja, dan kebergantungan kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Bupati Pidie, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan dari seluruh 121 pegawai (metode sensus) melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) melalui SmartPLS 3.0. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja, etika kerja, dan kelangsungan kerja tidak berpengaruh langsung signifikan terhadap kinerja pegawai (masing-masing p=0,116; p=0,938; p=0,057), tetapi ketiganya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (p=0,000; p=0,005; p=0,000). Kepuasan kerja memiliki pengaruh langsung yang sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja (p=0,000) serta berperan sebagai perantara penuh (mediasi penuh) dalam hubungan antara variabel ketiga bebas dengan kinerja (semua jalur mediasi signifikan, p<0,01). Model penelitian ini memiliki daya prediksi yang sangat tinggi dengan R² kepuasan kerja = 0,904 (90,4%) dan R² kinerja pegawai = 0,998 (99,8%). Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai, manajemen harus memprioritaskan strategi peningkatan kepuasan kerja, seperti mengelola beban kerja yang proporsional, memperkuat etika kerja dalam budaya organisasi, serta meningkatkan kelangsungan kerja melalui pengembangan karir dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung
PENGARUH SISTEM REKRUTMEN DAN PERILAKU ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA PALANG MERAH INDONESIA (PMI) SIGLI KABUPATEN PIDIE Akmal, Syamsul; Hariyanti, Siska
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 3, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v3i2.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem Rekrutmen dan Perilaku Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Variabel independen yaitu Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) dan Kinerja Organisasi (Y) sebagai variabel dependennya. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Sampel diambil sebanyak 32 orang sampel dengan menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode survey melalui kuesioner yang diisi oleh responden. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda. Analisis ini meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Regresi berganda Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji F dan Uji t, serta analisis Koefisien Determinasi (R²). Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dari keempat variabel yang diteliti, ternyata variabel Sistem Rekrutmen (X1) mempunyai pengaruh yang paling dominan sebesar 0.470 % terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie. Hubungan antara variabel dependen dan independen yaitu masing-masing variabel Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie dengan indeks korelasi sebesar 0,929 % Ini berarti hubungan tersebut sangat kuat. Kemudian indeks determinasi masing-masing variabel Sistem Rekrutmen (X1), Perilaku Organisasi (X2) sebesar 0,864 %, ini berarti keempat variabel berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Organisasi pada Palang Merah Indonesia (PMI) Sigli Kabupaten Pidie, dan sebesar 13,6 % yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Sistem Rekrutmen, Perilaku Organisasi dan Kinerja Organisasi
PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN PIDIE JAYA Danil, Muhammad; Akmal, Syamsul; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumberdaya manusia dan kecerdasan emosional dengan produktivitas kerja.sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang pegawai, penelitian dilakukan dengan penyebaran kuesioner, analisis data dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh persamaan sebagai berikut: Y= 1.551 + 0,007X1 + 0,095X2. Nilai koefisien kolerasi diperoleh sebesar 54,6% dapat dijelaskan bahwa ada hubungan antara faktor pengembangan sumberdaya manusia dan kecerdasan emosional dengan produktivitas kerja. Nilai koefisien diterminasi (R2) diperoleh sebesar 62,1% dapat memberikan pengertian ada pengaruh yang signifikan antara faktor pengembangan sumberdaya manusia dan kecerdasan emoisonal dengan produktivitas kerja. sedangkan selebihnya 37,9% dipengaruhi oleh persamaan lain di luar penelitian ini. Uji F diperoleh F-hitung sebesar 120.100 dan F-tabel pada tingkat kepercayaan 05% diperoleh sebesar 3.153 (tabel F). Berdasarkan hasil uji F tersebut maka keputusan penelitian ini diperoleh F-hitung lebih besar dari F-tabel. Dengan demikian secara simultan, hasil penelitian ini dapat diambil keputusan dengan menerima hipotesis Ha dan Menolak hipotsis Ho.
ANALISIS PEMBERDAYAAN PEGAWAI, PENGEMBANGAN KARIR SERTA KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP EFISIENSI KERJA PADA KANTOR BUPATI KABUPATEN PIDIE Mastura, Mastura; Abdullah, Husaini; Akmal, Syamsul
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan pegawai, pengembangan karir serta kepemimpinan spiritual terhadap efisiensi kerja pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda dan melibatkan populasi pegawai sebanyak 121 orang dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 22.0 for Windows. Hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y=1.790+0.742X1+0.242X2+0.061X3; Konstanta sebesar 1.790 menunjukkan bahwa apabila variabel independen dianggap konstan, maka Efisiensi Kerja pada Kantor Bupati Pidie sebesar 1.790. Koefisien regresi Pemberdayaan Pegawai (X?) sebesar 0,742 berarti setiap kenaikan 1% Pemberdayaan Pegawai akan meningkatkan Efisiensi Kerja sebesar 0,742% sehingga menunjukkan terjadinya peningkatan Efisiensi kerja (Y) pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Koefisien Pengembangan Karir (X?) sebesar 0,242 menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1% Pengembangan Karir akan meningkatkan Efisiensi Kerja sebesar 0,242% sehingga menunjukkan terjadinya peningkatan Efisiensi kerja (Y) pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Sedangkan Kepemimpinan Spiritual (X?) memiliki koefisien 0,061 yang berarti pengaruhnya positif namun tidak signifikan terhadap Efisiensi Kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai dan pengembangan karir yang tepat dapat meningkatkan efisiensi kerja pegawai secara signifikan, sementara kepemimpinan spiritual belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata Kunci: Pemberdayaan Pegawai, Pengembangan Karir, Kepemimpinan Spiritual, Efisiensi Kerja.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN ALAT PELINDUNG DIRI (ADP) TERHADAP KESELAMATAN KERJA PEGAWAI Misbahuddin, Misbahuddib; Akmal, Syamsul; Ramzijah, Ramzijah
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap Keselamatan Kerja Pegawai pada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, di mana seluruh populasi sebanyak 89 orang pegawai dijadikan sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu Beban Kerja dan Alat Pelindung Diri, berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen, yaitu Keselamatan Kerja. Secara parsial, Beban Kerja (X1) memiliki pengaruh paling dominan terhadap keselamatan kerja dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,534 dan nilai t-hitung sebesar 7,326, yang lebih besar dari t-tabel 1,663, serta nilai signifikansi 0,000. Sedangkan Alat Pelindung Diri (X2) memiliki koefisien sebesar 0,304 dengan t-hitung 5,292 dan signifikansi 0,000, menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel independen memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap keselamatan kerja pegawai, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,880 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,774, yang berarti 77,4% variasi keselamatan kerja dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Sementara nilai F-hitung sebesar 147,498 juga lebih besar dari F-tabel 3,10, menunjukkan bahwa model regresi signifikan secara keseluruhan. Kata Kunci: Beban Kerja, Alat Pelindung Diri (APD), Keselamatan Kerja