Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Audiens

Representasi Laki-Laki Metroseksual dalam Iklan Scarlett Whitening Song Joong Ki Meltha Cristina; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i1.14

Abstract

Penggunaan pria sebagai model atau bintang iklan suatu produk kecantikan memang masih merupakan hal baru dalam metode pemasaran di Indonesia. Karena selama ini produk kecantikan masih melekat dengan wanita yang dianggap mewakili representasi standar kecantikan produk tersebut seperti cantik, berkulit halus, dan anggun. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan terus terjadi tren mulai berubah banyak brand ternama produk kecantikan yang tak sungkan untuk menggunakan model iklan pria untuk mewakili produk yang mereka tawarkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji lebih jauh tentang penggunaan model pria dalam mewakili produk kecantikan dan meneliti lebih jauh tentang makna-makna yang tersembunyi dalam pesan yang disampaikan iklan tersebut. Penelitian berfokus pada iklan Get Ready to Meet Song Joong Ki's New Love yang dikeluarkan Brand kecantikan Scarlett Whitening, dengan memilih Song Joong Ki sebagai model serta BA dari produk mereka. Dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan metode analisa semiotika dari Roland Barthes, peneliti menemukan fakta bahwa hal yang menjadi latar belakang penggunaan model pria dalam produk kecantikan bahwa kecantikan dikarenakan pengguna kosmetik tidak hanya diperuntukkan untuk wanita saja, namun pria era baru juga, yang kita kenal dengan sebutan pria metroseksual. Penggunaan model pria yang menjadi idola wanita untuk mempromosikan sebuah produk kecantikan dinilai dapat meningkatkan penjualan.
Pola Komunikasi Pelayanan Publik pada Aplikasi "JENDELAKU" di Kabupaten Kulon Progo Desta Lia Tri Rejeki Candra Suci; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i2.17

Abstract

Tujuan pemerintah adalah untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, serta mempertegas tingkat penyalahgunaan wewenang berupa kolusi, korupsi dan nepotisme. Sehingga pemerintah daerah melakukan pelayanan publik melalui media yang mudah diakses, penyampaian komunikasi dapat singkat, jelas dan tepat sasaran. Hal ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Seperti Pemda Kulon Progo membuat aplikasi pelayanan publik yang diberi nama JENDELAKU. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi pelayanan publik pada aplikasi. Peneliti ini menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dan observasi komunikasi pelayanan publik pada aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pelayanan publik pada masing-masing alat memiliki fungsi masing-masing yang masih perlu dikembangkan. dan kurangnya akses dari masyarakat sehingga aplikasi hanya berjalan di pemerintah daerah.
Pengaruh Kualitas Website Unisa Yogyakarta Terhadap Citra Unisa Yogyakarta Hilma Ihtamma Rusyda; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v4i3.129

Abstract

Citra adalah kesan yang muncul sebagai hasil dari pengalaman dan perasaan yang di alami atau dirasakan oleh seseorang. Citra sengaja dibentuk positif agar memperoleh pandangan yang baik dari publik yang berpengaruh pada dukungan yang diperoleh dari publik serta keberadaan organisasi. Unisa Yogyakarta sebagai lembaga institusi menjalin komunikasi yang baik dengan publiknya. Karena itu Unisa Yogyakarta memiliki wesbite untuk mempromosikan dan membentuk citra yang terbuka untuk publiknya. Website Unisa mencangkup  informasi tentang profil kampus, visi dan misi, sejarah, informasi kegiatan dan yang lainnya. Website merupakan keseluruhan halaman-halaman web yang terdapat pada sebuah domain yang mengandung sebuah informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas website terhadap citra Unisa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan menggunakan teori citra yang meliputi kualitas dari jasa pelayanan, nilai kepercayaan dari pubik dan goodwill oleh organisasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner sebagai alat bantu kepada responden. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 80 orang responden yang merupakan calon mahasiswa baru dan mengetahui website Unisa. Hasil dalam penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kualitas website Unisa Yogyakarta terhadap Citra Unisa Yogyakarta. Hasil hipotesis pada variabel kualitas website menggunakan uji T didapatkan nilai t hitung (6,551) > t tabel (1,984), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil ini maka secara keseluruhan dapat disimpulakan bahwa website unisa Yogyakarta telah mencapai kategori efektiv terhadap citra Unisa Yogyakarta.
Strategi Komunikasi Kampanye Adopt Don't Buy Komunitas Adopsi di Kota Yogyakarta Ella Antika; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 2 No. 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v2i1.9974

Abstract

Hewan-hewan peliharaan saat ini, dapat ditemukan di sekitar kita dalam keadaan terlantar dan liar. Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan jumlah pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan yang tinggi. Animal Friend Jogja (AFJ) menyatakan bahwa sebanyak 393 laporan kasus pembuangan dan penelantaran hewan peliharaan, termasuk 96 laporan terkait kelebihan populasi sejak bulan Januari sampai Oktober tahun 2019. Kampanye “Adopt Don’t Buy” merupakan gerakan yang dilakukan oleh komunitas adopsi organisasi non profit pecinta hewan yang ada di Kota Yogyakarta. Gerakan ini mengusung pesan “Adopsi Bukan Beli” yang bertujuan untuk membantu menyelamatkan hewan terlantar tanpa harus mengeluarkan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt Don’t Buy” melalui media sosial. Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi strategi komunikasi dalam kampanye “Adopt Don’t Buy”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan ialah dengan mengutamakan pemilihan komunikator yang baik dalam hal ini para selebritis influencer, Musisi lokal Yogyakarta baik secara langsung lewat kampanye pertunjukkan dan lewat media sosial. Kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa Kampanye Adopt Don’t Buy mampu menarik perhatian masyarakat lewat strategi komunikasi yang telah diterapkan hal ini ditandai dengan antusias masyarakat saat kampanye pertunjukkan berlangsung, bertambahnya anggota dan jumlah followers yang meningkat di Instagram.
Analisis Konten Visual Post Instagram @Lensamu dalam Dakwah Islam Tengahan (Wasathiyah) Dinda Arina Husnayaeni; Ade Putranto Prasetyo Wijiharto Tunggali
Jurnal Audiens Vol. 3 No. 4 (2022): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v3i4.17958

Abstract

Instagram merupakan media sosial yang memiliki banyak pengguna yaitu sebanyak 191 juta pengguna.. Jumlah pengguna yang banyak tersebut dimanfaatkan untuk melakukan dakwah dan menyebar informasi yang bermanfaat seputar islam tengahan (wasathiyah) karena Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling terupdate dan mudah diakses oleh semua kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk apakah visualisasi dalam feeds Instagram @lensamu sudah menerapkan nilai islam tengahan (wasathiyah). Penelitian ini menggunakan analisis teori media sosial dan desain komunikasi visual guna untuk mengetahui apa saja komponen konten visualnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Lensamu dapat menyampaikan makna dan tujuan dari setiap isi konten yang telah diberikan melalui komponen-komponen konten visual yaitu tipografi, ilustrasi/fotografi/videografi, layout,warna dan simbolisme yang ada pada konten Instagram Lensamu, serta mengetahui penerapan dakwah islam tengahan (wasathiyah) dalam akun instagram Lensamu. Seta diketahui juga konten visual merupakan oin yang utama melainkan makna dari isi konten dan juga tanggung jawab dalam membuat konten yang telah diberikan.