Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH TERAPI SPIRITUAL EMOSIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP STRES MAHASISWA DI AKADEMI KEPERAWATAN “YKY” YOGYAKARTA Rachmawati, Nunung; Aristina, Tenang
JURNAL NERS LENTERA Vol 7, No 1 (2019): Maret
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.056 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa keperawatan dengan menggunakan terapi yang disebut terapi SEFT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan penelitian pre-test dan post-test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah mahasiswa Akademi Keperawatan ?YKY? Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat II semester III yang berjumlah 68 mahasiswa. Sejumlah 35 mahasiswa kelas IIA telah dijadikan kelompok kontrol dan sejumlah 33 mahasiswa kelas IIB telah dijadikan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan sebesar 7.58. Dari hasil uji statistik diketahui p value = 0.001 dan ? = 0.05, nilai p value < ? yang berarti ada perbedaan nilai rata-rata stres mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan terapi SEFT pada kelompok intervensi. Berdasarkan hasil uji statistik nilai p value = 0.481 yang berarti p value > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan nilai rata - rata stres mahasiswa sebelum dengan setelah pada kelompok kontrol. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan stres yang signifikan antara kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol setelah diberi terapi SEFT dengan nilai p= 0,002
Penggunaan Aplikasi Mobile Mindfulness GFR Bermanfaat untuk Mengelola Stres Mahasiswa di Akademi Keperawatan YKY Yogyakarta Nunung Rachmawati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 12 No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v12i2.205

Abstract

The student is one of the academic stress-prone classes. Academic stress may be brought on by busy classes, overcrowded classes, laboratory examinations, and written examinations. Using technology can help students individually handle stress. The use of an android program named "Get Fresh and Relax" is expected to lower the stress levels of Yogyakarta students at the YKY Nursing School so that the student success index can be affected. This analysis used a quasi-experimental quantitative approach with the design of the control groups before and after research designs. 83 respondents with purposeful sampling were sampled in this analysis. It is known that the stress rate of the intervention group is significantly different from the control with a p-value < 0.05 based on research findings. This study concludes that it has a big impact on stressed students by using the GFR mobile consciousness framework.
UPAYA PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MELALUI EDUKASI DAN SCREENING PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI PANTI ASUHAN Nunung Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.106 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.461

Abstract

Banyak permasalahan kesehatan yang sangat menentukan kualitas anak dikemudian hari. Masalah kesehatan yang dihadapi anak terkait dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang belum diterapkan dengan baik menimbulkan permasalahan kesehatan, seperti masalah cacingan, diare dan saluran pernafasan akut (ISPA). Sebagian besar anak di panti asuhan belum menerapkan dengan baik kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup bersih dan sehat di Panti Asuhan Wiwin Muslimah diperlukan adanya edukasi tentang pentingnya PHBS dan screening perilaku hidup bersih dan sehat. Kesadaran anak untuk berperilaku bersih dan sehat setelah dilakukan edukasi dan screening meningkat. Kesadaran anak tentang pentingnya PHBS di lingkungan panti asuhan dapat ditingkatkan dengan edukasi dan screening yang tepat.
PELATIHAN KETERAMPILAN MASSAGE BAYI PADA KADER POSYANDU BALITA SEBAGAI UPAYA STIMULASI MOTORIK BAYI DI DUSUN SONOSEWU, NGESTIHARJO, KASIHAN, BANTUL, DIY Nunung Rachmawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.617 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i2.846

Abstract

Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap perkembangan. Stimulasi diperlukan untuk merangsang otak dan semua sistem indera. Teknik massage bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang mendukung proses perkembangan motorik kasar anak. Tidak semua keluarga dapat melaksanakan tugas pemantauan tumbuh kembang anak secara optimal. Pemantauan tumbuh kembang anak dikoordinasi melalui peran masyarakat melalui program posyandu. Program posyandu dilakukan di setiap desa oleh kader yang telah diberi pengetahuan dan pelatihan oleh para petugas kesehatan. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan massage bayi diperlukan adanya kegiatan pelatihan, sehingga kader diharapkan mentransfer pemahaman dan keterampilan mereka pada ibu-ibu dalam wilayah tempat tinggal mereka. Kegiatan pelatihan pijat bayi sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan balita.
Pengaruh Metode Drill dalam Supervisi Klinis terhadap Spiritual Care Perawat Nunung Rachmawati; Luky Dwiantoro; Bambang Edi Warsito
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 5, No 2 (2017): JULI 2017
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.611 KB) | DOI: 10.21927/jnki.2017.5(2).115-122

Abstract

The holistic nursing service is based on the concept that humans are sick not only physically that cured by drug delivery, but also pay attention to other aspects of mental where the patient needs motivation and spirit to cope with illness, social where the patient wants to meet and gather with family/friends and spiritual where the patient wants to pray and pray for healing. Spiritual care is an important part of the overall care provided to improve the quality of life of patients. The role of nurses is now more involved on treatment measures. Proper methods in clinical supervision are necessary for the implementation of spiritual care to be as important as physical care, one of them using drill method. This study aims to analyze the influence of drill methods in the team leader's clinical supervision on the implementation of nurses spiritual care. The research method used is quasy experiment with pretest-posttest research design with control group design. The population of nurse research in inpatient room of PKU Muhammadiyah Yogyakarta and PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. A total of 32 nurses were taken as samples through consecutive sampling technique. To see the implementation of spiritual care used observation sheet refers to the label Nursing Interventions Classification, spiritual care is observed before and after the application of drill methods in clinical supervision. Data were analyzed by paired t-test. The results showed the average of nurses' spiritual care before the drill method applied to the intervention group was 6,56 and 6,13 in the control group, after drill method applied in the intervention group was 17,44 and 6,50 in the control group. The results of statistical tests showed that there was a significant difference in nurse's spiritual care before and after the application of drill methods in the intervention group. It is recommended for the hospital to improve the implementation of clinical supervision to the nurses related to non-physical skills using drill method.
Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan Dan Perencanaan Karir: Strategi Meningkatkan Komunikasi Interprofesional Yang Efektif Nunung Rachmawati; Luky Dwiantoro; Agus Santoso
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.614 KB) | DOI: 10.32584/jkmk.v1i1.71

Abstract

Interprofessional collaboration will be realized if two or more people from different professions interact to produce a shared understanding that would not have been possible if those professions worked independently. How each profession views the meaning of collaboration must be understood by both parties so that the same perception can be obtained. The application of collaboration between professions is currently limited to traditional or multiprofessional collaboration models. A high level of knowledge is needed by the nursing profession to be able to provide nursing services independently and collaborate with other health workers. This level of education and knowledge gap will hinder the effective communication process among health professionals. Continuous nursing education can be used as a strategy to eliminate the knowledge and education gaps between professions so that it will improve the effective communication process among health professionals. Collaboration is a complex process that requires special attention accompanied by high knowledge in exchanging ideas in discussing patients. Nurses who always try to improve their knowledge and skills to achieve their desired career will have an impact on their ability to exchange ideas (communicate) with other professions or collaborate with other professions. Continuous nursing education and career planning are two strategies that can increase nurses’ knowledge and skills to improve nurses' confidence in exchanging ideas with other professions.
Aplikasi Mobile Mindfulness “Get Fresh And Rilexs” Dapat Menurunkan Stres Perawat Nunung Rachmawati; Tenang Aristina
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 5, No 1: Maret 2021
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.376 KB) | DOI: 10.31101/jhes.1147

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh aplikasi mobile mindfulness “GFR” terhadap stres kerja perawat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan  pre dan post-test with control group design. Populasi penelitian adalah perawat unit khusus RSUD Sleman, dengan sampel perawat di unit HD dan IGD berjumlah 28. Instrumen yang digunakan yaitu DASS 42. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan skor stres pada kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p 0,05. Kesimpulan penelitian adalah tidak ada pengaruh signifikan penggunaan aplikasi mobile mindfulness “GFR” terhadap skor stres perawat di RSUD Sleman dengan nilai p= 0,433.
Peningkatan Derajat Kesehatan Jamaah Masjid Al-Hasanah Selama Pandemi Covid-19 Melalui Skrening Kesehatan: Increasing The Health Degree of Al-Hasanah Mosque Congregants During The Covid-19 Pandemic Through Health Screening Nunung Rachmawati Qosidi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1076.895 KB)

Abstract

Abstrak: Penderita penyakit kronis dan kelompok lanjut usia (lansia) merupakan salah satu kelompok yang beresiko tinggi terinfeksi virus corona. Sebagian besar jamaah Masjid Al-Hasanah berusia lanjut dan memiliki masalah kesehatan (Penyakit Tidak Menular). Kondisi pandemi covid-19 yang masih terjadi saat ini menyebabkan banyak para jamaah Masjid Al-Hasanah yang tidak berani mengunjungi fasilitas kesehatan untuk sekedar melakukan pemeriksaan kesehatan, memeriksakan keluhan yang dialaminya ataupun untuk melakukan kontrol rutin kesehatannya. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan derajat kesehatan jamaah Masjid Al-Hasanah salama masa pandemi covid-19. Target kegiatan pengabdian ini adalah seluruh jamaah Masjid Al-Hasanah di Pringgolayan. Luaran kegiatan yang diinginkan bagi jamaah Masjid Al-Hasanah yaitu terjadi peningkatan status kesehatan dan kesadaran jamaah dengan tolak ukur hasil skrening kesehatan yang lebih baik. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu termonitornya kadar gula darah, asam urat, kolesterol, tekanan darah serta kadar saturasi oksigen pada Jamaah Masjid Al-Hasanah Pringgolayan dan teredukasinya jamaah terkait nilai normal dari gula darah, kolesterol, asam urat, makanan yang perlu dihindari dan yang baik dikonsumsi, perilaku hidup sehat dan kepatuhan minum obat serta pentingnya kontrol rutin.   Abstract: Patients with chronic diseases and the elderly are the groups at high risk of being infected with the corona virus. Most of the worshipers of Al- Hasanah Mosque are elderly and have health problems (Non-Communicable Diseases). The current state of the Covid-19 pandemic has caused many Al-Hasanah Mosque worshipers who do not have the courage to visit health facilities to check their health or to carry out routine health checks. The purpose of this service is to improve the health status of the Al-Hasanah Mosque congregation during the Covid-19 pandemic. The target of this service activity is all congregations of the Al-Hasanah Mosque in Pringgolayan. The desire activity output for the Al-Hasanah Mosque congregation is an increase in the health status and awareness of the congregation with a benchmark for better health screening results. The results of community service activities are monitoring blood sugar, uric acid, cholesterol, blood pressure and oxygen saturation levels in the Al-Hasanah Mosque congregation and educating the congregation regarding normal values of blood sugar, cholesterol, uric acid, foods that need to be avoided and which are good for consumption, health living behaviour and adherence to taking medication as well as the importance of routine control.
Pendampingan Pengajar TPQ dalam Pemeriksaan Kesehatan dan Kebersihan Diri Anak TPQ Al-Hasanah : Assistance of TPQ Teachers in Health and Personal Hygiene Examination of TPQ Al-Hasanah’s Children Nunung Rachmawati; Yayang Harigustian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STIKES Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.755 KB)

Abstract

Abstrak: Pendampingan pengajar TPQ Al-Hasanah mengenai cara melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test. Selanjutnya pemeriksaan kebersihan dan kesehatan dilakukan oleh pengajar TPQ Al-Hasanah yang sebelumnya telah didampingi dan diajarkan cara penggunaan beberapa alat pemeriksaan kesehatan dan kebersihan. Mahasiswa dilibatkan untuk melakukan demonstrasi cara menggosok gigi dan cuci tangan yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan bagi pengajar TPQ, edukasi dan skrening kesehatan serta kebersihan bagi anak TPQ. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini berupa tercapainya kemandirian pengajar TPQ Al-Hasanah dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dan kebersihan anak TPQ setelah dilakukan pendampingan. Terjadi peningkatan pengetahuan pengajar TPQ Al-Hasanah setelah diberikan pendampingan dan informasi terkait cara pemeriksaan kesehatan dan kebersihan.   Abstract: The mentoring of TPQ Al-Hasanah teachers on how to carry out health and hygiene checks begins with a pre-test and ends with a post-test. Furthermore, the hygiene and health checks were carried out by TPQ Al-Hasanah teachers who had previously been accompanied and taught how to use several health and hygiene examination tools. Students were involved to demonstrate how to brush their teeth and wash their hands properly. The method used in this activity is mentoring for TPQ teachers, education and health and hygiene screening for TPQ children. The results obtained from this activity are the achievement of the independence of TPQ Al-Hasanah teachers in conducting health and hygiene checks for TPQ children after mentoring. There was an increase in the knowledge of TPQ Al-Hasanah teachers after being given assistance and information related to how to check health and hygiene
Literature Review: Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Dwi Widayani; Nunung Rachmawati; Tenang Aristina; Tri Arini
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 9 No. 1 (2021): Juni
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.491 KB)

Abstract

Latar Belakang : Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) menyatakan bahwa jumlah penderita Diabetes di Indoneisa naik menjadi peringkat ke-5 di dunia, diperkirakan sebanyak 382.000.000 orang telah menderita DM diseluruh dunia. Kondisi stres yang dialami seseorang akan memicu tubuh memproduksi hormon epinephrine atau yang juga dikenal sebagai adrenalin. Kondisi stres yang terus berlangsung dalam rentang waktu yang lama, membuat pankreas menjadi tidak dapat mengendalikan produksi insulin sebagai hormon pengendali gula darah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis artikel yang terkait tentang hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus. Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review, menggunakan dua data base yaitu Google Scholar dan PubMed. Kata kunci yang digunakan stres (stress), kadar gula darah (blood glucose levels), diabetes mellitus dan didapatkan 3 artikel yang sesuai kriteria peneliti. Hasil : Hasil dari 3 artikel yang dilakukan review di dapatkan hasil ada hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Stres pada penderita diabetes berpengaruh terhadap fluktuasi glukosa darah tidak stabil, meskipun telah diupayakan diet, latihan fisik maupun pemakaian obat secara tepat Kesimpulan : Terdapat hubungan antara stres dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Background: The Indonesian Endocrinology Association (PERKENI), states that the number of people with diabetes in Indonesia has risen to the 5th rank in the world, it is estimated that as many as 382 million people have diabetes worldwide. Stress conditions experienced by a person will trigger the body to produce the hormone epinephrine or also known as adrenaline. Stress conditions that continue for a long time, make the pancreas unable to control the production of insulin as a hormone controlling blood sugar. Aim:This study aims to identify and analyze related articles about the relationship between stress levels and blood sugar levels in patients with diabetes mellitus . Methods: This study uses a literature review method, using two data base, namely Google Scholar and PubMed. The keywords used were stress, blood glucose levels, diabetes mellitus and 3 articles were found that matched the researcher’s criteria. Results: The results of the 3 articles reviewed found that there was a relationship between stress levels and blood glucose levels in patients with diabetes mellitus. Stress in diabetics has an effect on unstable blood glucose fluctuations, even though diet, physical exercise and proper use of drugs have been attempted. Conclusion: There is a relationship between stress and blood sugar levels in patients with diabetes mellitus.