BUMDES Sindu Mandiri di Sinduadi, Sleman, Yogyakarta, menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan yang masih dilakukan secara manual, mengakibatkan kesulitan dalam pencatatan transaksi dan pelaporan yang akurat. Digitalisasi sistem keuangan sangat penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa. Pengabdian ini bertujuan menerapkan Framework FISH untuk merancang sistem keuangan digital sederhana yang sesuai dengan kebutuhan BUMDES. Metode yang digunakan meliputi observasi, diskusi kelompok terfokus (FGD), pelatihan, dan implementasi sistem, melibatkan 10 pengurus dan staf BUMDES. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam komponen F (50%), I (33,3%), S (72%), dan H (77,3%) dalam penggunaan sistem digital, serta peningkatan soft skill dalam kerja sama dan komunikasi tim. Secara ekonomis, sistem baru ini meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan hingga 58,15%, berpotensi meningkatkan pendapatan desa. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil memberikan solusi konkret terhadap masalah BUMDES dan dapat menjadi model bagi desa lain dalam mengadopsi sistem keuangan yang lebih modern dan efisien. Implikasi praktisnya menunjukkan bahwa desa-desa lain dapat menerapkan langkah serupa untuk meningkatkan pengelolaan keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.