Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perancangan sistem kontrol Lampu dan AC di Unisla dengan konsep internet of thing (IoT) berbasis Web Ihza, Muhammad Yusril; Rohman, M. Ghofar; Bettaliyah, Azza Abidatin
Generation Journal Vol 6 No 1 (2022): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v6i1.16295

Abstract

Internet of Things adalah konsep untuk menghubungkan sebuah alat atau barang (things) dengan jaringan sehingga bisa dikontrol dengan mudah melalui perangkat lain. Dengan memanfaatkan konsep Internet of Things di sebuah gedung atau ruangan, maka dapat mengendalikan peralatan listrik didalamnya dari jarak jauh melalui jaringan internet. Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat membantu pegawai UNISLA agar dapat memonitoring dan mengontrol lampu dan AC secara mudah dan cepat. Untuk mempermudah proses perancangan aplikasi ini juga menggunakan flowchart, usecase dan conceptual data modeling sehingga dibuat dengan terstruktur. Cara engontrolannya pun mudah hanya melalui website lalu menekan tombol switch on atau off pada ruangan yang diinginkan sehingga file json yang berisi data status lampu dan AC akan berubah, kemudian perintah atau status data akan di teruskan ke wemos, setelah itu wemos memberi perintah kepada relay untuk menyalakan atau mematikan lampu dan AC sesuai dengan data status yang berada di file json. Kelebihan dari menggunakan IoT ini adalah pengontrolan ini bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun. Penelitian dilakukan dengan membuat membuat sebuah prototype gedung c UNISLA dan sistem kontrol berbasis website, adapun alat-alat yang digunakan dalam pengontrolan adalah wemos, relay, sensor ldr, sensor dht, kabel jumper, dan wemos di program dengan arduino IDE.
Perencanaan Gedung TPQ Baburroyyan Sumbermulyo Dalam Mendukung Pendidikan Islam di Lamongan Agustapraja, Hammam Rofiqi; Affandy, Nur Azizah; Husen, Husen; Muhtarom, Abid; Purnomo, Nanto; Nawafilah, Nur Qomariyah; Bettaliyah, Azza Abidatin
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i3.4984

Abstract

Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) adalah wadah yang digunakan sebagai sarana pendidikan informal terutama dalam pendidikan agama yang biasa menaungi anak-anak di usia Sekolah Dasar. Salah satu TPQ di Sumbermulyo RT. 03 RW. 02 Sukomulyo, Lamongan yang keberadaan sarana dan prasarana membutuhkan perencanaan gedung sebagai wadah aktivitas anak-anak tersebut dan lahan ini berstatus wakaf dengan luas 105 m2. Perencanaan Gedung Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) ini memiliki perencanaan untuk kebutuhan aktivitas tempat parkir pada lantai pertama, kelas mengajar pada lantai kedua, dan aula pada lantai ketiga. Perencanaan ini menggunakan metode observasi di lapangan, dengan cara wawancara kepada pengurus masjid dan pengguna yaitu para guru dan anak anak untuk mengetahui kebutuhan ruang dan dimensi apa saja yang akan direncanakan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan yaitu desain dan rencana yang komprehensif untuk pembangunan gedung dalam bentuk 2 dimensi dan 3 dimensi yang akan dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembangunan gedung TPQ Baburroyyan Sumbermulyo dalam mendukung pendidikan Islam di Lamongan.
Implementasi Indikator Moderasi Beragama Pada Kearifan Lokal Paguyuban Mejing Tabon Yogyakarta untuk Mewujudkan SDG’s United Nations Robikhah, Aridlah Sendy; Bettaliyah, Azza Abidatin; Oktavianti, Arindah
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 7 No 1 (2023): AnCoMS, Desember 2023
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v7i1.481

Abstract

The Mejing Tabon Community consists of people with diverse religious backgrounds. Local wisdom is needed to maintain harmony amidst religious heterogeneity, which contains moderate indicators. This local wisdom is one of the unifying factors of the Mejing Tabon Community Association to avoid social conflict. This aligns with SDG's 16, which focuses on advancing peace and justice. Therefore, this research aims to explain the application of religious moderation indicators in the local wisdom of Mejing Tabon so that it contributes to achieving the SDGs. This research uses qualitative methods with a sociological approach. As for the results of this research, there are four indicators of religious moderation, namely National Commitment, Tolerance, Non-Violence, and Acceptance of Tradition, which have been reflected in the local wisdom of the 5 Principal Calendars implemented yearly. Thus, this local wisdom also contributes to achieving National and Global Targets related to Peace and Justice.
Tomato Ripeness Classification Using Transfer Learning Approach with ResNet50 CNN Model Rohman, Habibur; Nafi'iyah, Nur; Bettaliyah, Azza Abidatin
Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/zkncwx43

Abstract

Tomat merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang luas, baik domestik maupun internasional. Salah satu tantangan utama dalam distribusinya adalah menjaga kualitas produk, khususnya tingkat kematangan buah. Penilaian kematangan yang akurat sangat penting karena berdampak pada masa simpan, cita rasa, dan kelayakan konsumsi. Namun, metode konvensional yang mengandalkan pengamatan visual manusia cenderung subjektif, memerlukan banyak tenaga kerja, dan kurang efisien dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem klasifikasi tingkat kematangan tomat menggunakan pendekatan transfer learning dengan arsitektur ResNet50. Dataset terdiri atas 2.400 citra yang terbagi ke dalam tiga kelas matang (ripe), belum matang (unripe), dan tidak layak konsumsi (reject). Model dilatih menggunakan teknik fine-tuning pada sepuluh lapisan terakhir dari ResNet50, dioptimalkan dengan algoritma Adam dan learning rate sebesar 0,00001. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi validasi rata-rata sebesar 98,08% dengan nilai precision, recall, dan F1-score yang tinggi di semua kelas. Model yang telah dilatih kemudian diimplementasikan dalam aplikasi berbasis web menggunakan kerangka kerja streamlit, yang memungkinkan pengguna mengunggah citra tomat dan memperoleh hasil klasifikasi secara instan melalui antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan. Dengan tingkat akurasi yang tinggi serta kemudahan akses, sistem ini berpotensi menjadi solusi praktis untuk mendukung digitalisasi proses penyortiran tomat serta mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di sektor pertanian.