Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : TEKNIKA

PENGARUH PENAMBAHAN C- AKTIF KULIT KACANG TANAH TERHADAP KAREKTERISTIK MORFOLOGI DAN UNSUR-UNSUR PENYUSUN MEMBRAN KERAMIK DAN APLIKASINYA TERHADAP PENGOLAHAN LIMBAH PEWARNA BATIK Ria Komala; Dian Sari Dewi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.352 KB) | DOI: 10.35449/teknika.v5i2.95

Abstract

ABSTRAK Peningkatan kegiatan industri batik yang sangat pesat selain memberikan dampak postif bagi perekonomian masyarakat juga berdampak negatif bagi lingkungan sekitar, dimana limbah cair yang dihasilkan dalam kegiatan industri tersebut terdiri zat zat organik dan polutan yang berbahaya bagi lingkungan sekitar. Pengolahan limbah cair dengan berbasis teknologi membran keramik mampu memberikan keunggulan yang menjanjikan. Pada penelitian kali ini, membran keramik yang digunakan adalah bebahan dasar C-Aktif Kulit Kacang Tanah (KKT) dengan perbandingan komposisi Tanah Liat : C-Aktif Kulit Kacang Tanah: Serbuk Besi adalah : 5% : 92,5% : 2,5%, 10% :87,5% : 2,5%, 15% : 82,5% :2,5% . Membran Keramik C- Aktif KKT di aplikasikan untuk mengolah Limbah pewarna sintetis Dylon Hb05. Variabel yang digunakan adalah komposisi C-Aktif KKT, tanah liat, serbuk besi, waktu operasi, tekanan operasi pompa sedangkan parameter yang diamati adalah karekteristik membran berupa SEM - EDS serta COD, warna dan pH limbah sintetis awal dan akhir proses. Dari hasil analisa yang didapat bahwa karekteristik membran keramik C-Aktif KKT yang dihasilkan berdasarkan uji SEM adalah bersifat terbentuknya pori-pori yang banyak yang belum seragam (Asimetrik) dan hasil uji EDS menunjukkan bahwa persentase unsur-unsur penyusun terbesar yang terkandung dalam membran keramik C-Aktif KKT adalah unsur O sebanyak 53,92 %, Si sebanyak 19,77 %, Al sebanyak 15,84 % dan unsur C sebanyak 22,08% . Pada aplikasi pengolahan limbah warna sintetis bahwa terjadi penurunan nilai COD, Warna dan Ph dimana di dapat % penurunan COD 97 %, % degradasi warna 94 %. Kata kunci : Membran Keramik, C- Aktif KKT, Dylon Hb 5,SEM, EDS.
ANALISIS TEKNOLOGI COAL PRE-DRYING SYSTEM UNTUK PEMANFAATAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH DI SUMATERA SELATAN Komala, Ria; Yuliansyah, Feri
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v12i2.388

Abstract

Penetapan Provinsi Sumatera Selatan sebagai Daerah Lumbung Energi Nasional (November 2004) merupakan landasan untuk dilakukannya optimalisasi pemanfaatan seluruh potensi sumber daya batubara di propinsi Sumatera Selatan, termasuk batubara peringkat rendah, terutama untuk PLTU, mengingat besarnya sumber daya batubara yang dimiliki (47.085,08 juta ton atau sebesar 44,87% dari total sumber daya batubara nasional ), dimana sekitar 60% adalah batubara peringkat rendah dengan kadar kelembaban yang tinggi. Hal ini menjadi salah satu kendala yang menghambat optimalisasi pemanfaatan batubara disumatera selatan, karena tidak sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan oleh PLTU. Untuk itulah penelitian dan analisis teknologi untuk pemanfaatan batubara peringkat rendah di Sumatera Selatan perlu dilakukan, salah satunya adalah teknologi Coal Pre-Drying System. Pada penelitian ini, spesifikasi batubara dari PLTU Bukit Asam menjadi landasan dalam analisa variabel-variabel yang ditentukan. Dari variabel-variabel tersebut, kandungan total moisture menjadi variable utama pada penelitian ini, karena secara umum spesifikasi batubara di sumatera selatan memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan tersebut, termasuk di wilayah yang menjadi sampel penelitian. Analisis teknologi Coal Pre-Drying System terhadap batubara peringkat rendah di Sumatera Selatan, memberikan hasil bahwa secara teknis batubara peringkat rendah tersebut dapat memenuhi spesifikasi PLTU dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan PLTU, dan secara ekonomis, penggunaan teknologi ini dapat memberikan keuntungan finansial. Kata Kunci : Optimalisasi, batubara, total moisture, PLTU, Pengeringan.