Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Budidaya Ikan Gurami dan Lele di Desa Buatan Baru Arief, Hazmi; Amin, Bintal; Yanti, Chicka Willy; Metalisa, Rindi; Pradini, Ulfa Rizki; Pebrian, Sispa; Abdurrahman, Ridwan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.128 KB) | DOI: 10.31258/jruce.6.1.6-12

Abstract

Permintaan pasar akan ikan gurami dan ikan lele terus meningkat, menunjukkan potensi pasar yang signifikan untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi budidaya ikan di Desa Buatan Baru belum tereksplorasi secara optimal, padahal desa ini memiliki peluang besar dalam sektor perikanan khususnya budidaya. Untuk menyelesaikan permasalahan atas kurangnya keterampilan masyarakat dalam budidaya perikanan, dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya ikan gurami dan ikan lele. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan taraf hidup ekonomi masyarakat dengan meningkatkan produksi dan efisiensi budidaya ikan gurami dan ikan lele melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Metode pelaksanaan dimulai dengan survei dan observasi mendalam terhadap kebutuhan dari masyarakat sasaran terkait budidaya ikan gurami dan ikan lele. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan pendampingan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan berupa perubahan tingkat pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik melalui pengukuran perubahan pengetahuan dan keterampilan dengan pre-test dan posttest.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Budidaya Ikan Gurami dan Lele di Desa Buatan Baru Arief, Hazmi; Amin, Bintal; Yanti, Chicka Willy; Metalisa, Rindi; Pradini, Ulfa Rizki; Pebrian, Sispa; Abdurrahman, Ridwan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Permintaan pasar akan ikan gurami dan ikan lele terus meningkat, menunjukkan potensi pasar yang signifikan untuk dimanfaatkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi budidaya ikan di Desa Buatan Baru belum tereksplorasi secara optimal, padahal desa ini memiliki peluang besar dalam sektor perikanan khususnya budidaya. Untuk menyelesaikan permasalahan atas kurangnya keterampilan masyarakat dalam budidaya perikanan, dilakukan pemberdayaan ekonomi melalui budidaya ikan gurami dan ikan lele. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan taraf hidup ekonomi masyarakat dengan meningkatkan produksi dan efisiensi budidaya ikan gurami dan ikan lele melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Metode pelaksanaan dimulai dengan survei dan observasi mendalam terhadap kebutuhan dari masyarakat sasaran terkait budidaya ikan gurami dan ikan lele. Kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan pendampingan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan berupa perubahan tingkat pengetahuan dan keterampilan yang cukup baik melalui pengukuran perubahan pengetahuan dan keterampilan dengan pre-test dan posttest.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Bioflok pada Budidaya Lele di Desa Tasik Seminai, Kabupaten Siak Amin, Bintal; Efriyeldi, Efriyeldi; Othman, Lie; Zulkifli, Zulkifli; Yolandika, Clara; Rahayunigtyas, Putri; Nurachmi, Irvina; Arief, Hazmi; Pradini, Ulfa Rizki
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.39-46

Abstract

The community empowerment program utilizing biofloc technology in catfish farming was implemented in Tasik Seminai Village, Siak Regency, with the Pokdakan Tasik Makmur group as the primary partner. The program aimed to enhance the capacity of fish farmers, improve aquaculture techniques, strengthen business management, and generate social and economic benefits at the community level. A participatory approach was implemented through socialization, training, the establishment of a biofloc demonstration pond, and business mentoring over a three month period. Evaluation was conducted using pre- and post-tests, as well as field observations. The results demonstrate significant improvements in farmers’ capacities: knowledge increased from 62% to 85%, positive attitudes toward adopting biofloc rose from 65% to 88%, and technical skills improved from 60% to 82%. Technically, the Feed Conversion Ratio (FCR) decreased from 1.8 to 1.4, while the Survival Rate (SR) increased from 70% to 90%. From an economic perspective, production costs decreased from IDR 23,000,000 to IDR 20,000,000, while net profit increased fivefold, rising from IDR 2,000,000 to IDR 10,000,000. Additionally, the R/C ratio improved from 1.09 to 1.50, indicating enhanced economic feasibility. Socially, the program strengthened group solidarity through collective action and intensive communication. Overall, biofloc technology has proven to be an effective strategic tool for empowering fishing communities by improving technical efficiency, economic viability, and social cohesion in catfish farming.