Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SISTEM PENJADWALAN MATA PELAJARAN SEKOLAH MENGGUNAKAN METODE HYBRID ARTIFICIAL BEE COLONY (HABC) Sari, Sri Novida; Kaban, Roberto; Khaliq, Abdul; Andari, Ayu
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Januari 2022
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1689.652 KB) | DOI: 10.61306/jnastek.v2i1.21

Abstract

scheduling is very closely related to teaching and learning activities in a school that aims to support, facilitate, enhance the quality of education and improve discipline in the process of teaching and learning activities. The problem faced in making a schedule of subjects is time, the process of making a schedule takes quite a long time in the process of processing the schedule. Of the algorithms used in scheduling problems, algortima Artificial Bee Colony is an algorithm inspired by the behavior of honeybee colonies that work based on the way bees forage for food. Algortima Artificial Bee Colony is known to have advantages over other optimization algorithms that are very efficient in finding optimal solutions. But the Artificial Bee Colony algorithm has its drawbacks that, if the dimensions of the problem increase, the exchange of information is still limited to one dimension. The weakness of Artificial Bee Colony is what makes the opportunity to develop ABC, namely, Hybrid Artificial Bee Colony (HABC) by adding a crossover operator of genetic algorithms. Genetics algorithm's crossover operator inserted into ABC algorithm to improve exchange of information between bees. It can be concluded that the application of HABC methods can do the optimization process quite well in scheduling issues with fairly low schedule clashing results. Based on the results of trials conducted five times, the results that scheduling applications using the HABC Algorithm can produce a schedule of subjects by clashing to a minimum with an average accuracy percentage rate of 98.03%
Sosialisasi Keamanan Data Menggunakan Teknologi Informasi pada Kantor Camat Batang Serangan Tarigan, Ita Margaretta Br; Ginting, Raheliya Br; Sinuhaji, Nirwan; Kaban, Roberto; Ginting, Puspita Sari Br; Wahyu, Muhammad; Siregar, Desi Nuri Anggita
Jurnal IPMAS Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.4.2.2024.475

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa sosialisasi tentang pentingnya menjaga keamanan data menggunakan Teknologi Informasi. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu para masyarakat di Kantor Camat Batang Serangan agar memproleh informasi tentang kemajuan Teknologi Informasi dan bagaimana cara menjaga keamanan data agar tidak mudah dicuri dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Subjek pada kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat beserta perangkat yang ada di Kantor Camat Batang Serangan. Metode dalam pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi yang dilakukan dengan pemberian informasi manfaat dan peran Teknologi Informasi dalam menjaga keamanan data dan cara pencegahan dalam menghadapi pencurian data seiring perkembangan Teknologi Informasi dimasa sekarang ini. Hasil dari kegiatan kepada masyarakat terlihat bahwa masih banyak masyarakat saat ini yang belum peka terhadap bahaya dari penyalahgunaan data dan infromasi, sehingga dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bekal pemanfaatan Teknologi Informasi yang dapat digunakan sebagai langkah preventif awal dalam mengamankan data dan informasi mereka tentunya dapat mengurangi kecemasan dalam melakukan akses internet khususnya dalam upaya mencari dan melakukan eksplor terhadap pengetahuan yang lebih luas. Berdasarkan dengan survey yang telah dilakukan sebelum dan sesudah proses pengadian didapatkan peningkatan pemahaman terhadap keamanan data tersebut dimana sebelum dilakukan pengabdian pemahaman masyarakat sebesar 75% dan setelah dilakukan sosialisasi pengetahuan meningkatn sebesar 83%. Terjadi peningkatan sebesar 8% yang menandakan bahwasannya sosialisasi berhasil dilakukan.
KAJIAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB DENGAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL(TAM) Aritonang, Romulo Parlindungan; sumarlin, Sumarlin; Kaban, Roberto
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada premis bahwa setelah membangun sistem informasi berbasis WEB di Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi Medan, selalu diadakan pada studi sejauh mana penerimaan ke sistem informasi yang ada. Untuk menganalisis penerimaan sistem informasi berbasis web menggunakan model penerimaan teknologi. Penggunaan model TAM didasarkan pada kenyataan bahwa sejauh ini TAM adalah konsep yang dianggap terbaik dalam menjelaskan perilaku siswa sebagai pengguna sistem informasi berbasis web. Untuk menjelaskan perilaku empiris siswa pada penerapan sistem informasi berbasis web, maka dilakukan penelitian. Penelitian ini berjudul "Studi Penerimaan Sistem Informasi Berbasis Web Dengan Menggunakan Model Penerimaan Teknologi Pada Kepuasan Siswa Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi Medan". Hasil ini membuktikan bahwa lima variabel: Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, Sikap Terhadap Penggunaan, Niat Perilaku untuk Digunakan, Penggunaan Sistem Aktual, tidak secara signifikan mempengaruhi kepuasan semua siswa dalam penggunaan sistem informasi.
IMPLEMENTASI BLOCKCHAIN UNTUK KEAMANAN DAN INTEGRASI DATA HASIL PENGUKURAN SUHU, GETARAN, DAN INTENSITAS CAHAYA PADA SISTEM INSTRUMENTASI IOT Ahmad Rangkuti, Nurhafiz; Kaban, Roberto
Jurnal TIMES Vol 14 No 2 (2025): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan internet of things (IoT) telah memungkinkan proses akuisisi dan pemantauan data fisika, seperti suhu, getaran, dan intensitas cahaya, dilakukan secara real-time dan terdistribusi. Namun, meningkatnya volume data dan keterhubungan perangkat menimbulkan permasalahan serius terkait keamanan dan integrasi data pengukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi blockchain sebagai solusi pengamanan dan validasi integritas data hasil pengukuran pada sistem instrumentasi IoT. Sistem dirancang menggunakan sensor DHT22 untuk suhu, piezoelectric vibration sensor untuk getaran, dan LDR untuk intensitas cahaya yang dihubungkan dengan mikrokontroler ESP32. Data hasil pengukuran dikirim melalui protokol MQTT menuju server dan disimpan dalam private blockchain berbasis Ethereum testnet menggunakan smart contract untuk pencatatan transaksi data. Pengujian dilakukan terhadap aspek keamanan, integritas data, dan efisiensi waktu transaksi dibandingkan sistem IoT konvensional tanpa blockchain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blockchain mampu meningkatkan integritas data sebesar 93,5% dengan waktu verifikasi rata-rata 2,43 detik per transaksi dan tingkat keberhasilan mitigasi serangan data tampering sebesar 100%. Dengan demikian, sistem instrumentasi IoT berbasis blockchain terbukti efektif dalam menjamin keamanan, keaslian, dan transparansi data pengukuran besaran fisika, sehingga berpotensi diterapkan pada sistem pemantauan lingkungan dan laboratorium fisika berbasis jaringan.