Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Perbandingan Metode Pengujian Kekasaran Permukaan pada Material Polimer Dan Komposit - Review Prasetyo, Dimas Eko
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 6, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.02 KB) | DOI: 10.21776/ub.jrm.2015.006.03.6

Abstract

The development of composite materials can be combined with the test material to obtain a composite material properties such as strength, hardness, wear, and surface roughness. The surface roughness of polymeric materials and composites can be tested in many ways, ranging from tactile method (profile measurement), focus variation (area measurement), fringe projection (area measurement), confocal laser scanning microscope (area measurement), and several other methods. Varied roughness testing on the surface will be compared to obtain the most suitable testing method to obtain the roughness of hybrid composite and composite ceramic specimens. The method used in this study is literature review. For hybrid composite material will be less suitable when using tactile method because of hybrid composite having a lower surface hardness. Additionally hybrid composite has a porosity value greater than the ceramic composite. This causes hybrid composite is more rugged than ceramic composite. Therefore with greater porosity will be suitable when using the roughness measurement with a microscope device such as fringe projection (area measurement), and confocal laser scanning microscope (area measurement).
Analisis Perbandingan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) dalam Pemilihan Jurusan Siswa Baru: (Studi Kasus : SMKS Binong Permai An-Nurmaniyah) Prasetyo, Dimas Eko; Nurfaizal, Habib; Effendi, Afif
Jurnal Pendidikan Umum Vol 2 No 1 (2024): Jitu: Jurnal Informatika Utama
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/jitu.v2i1.165

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Indonesia adalah pemilihan jurusan secara cerdas dan tepat untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan sistem berbasis komputer interaktif yang membantu mengambil keputusan memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan suatu masalah. Didalam SPK terdapat beberapa metode untuk mengambil keputusan, diantaranya Analisis Perbandingan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique For Order Preference By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). Pada penelitian ini akurasi yang akan dilakukan adalah akurasi yang akan dibandingkan untuk mengetahui metode yang lebih baik dalam melakukan penunjang keputusan pemilihan jurusan baru di SMKS Binong Permai. Dibutuhkannya sebuah sistem aplikasi dan sistem informasi untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan menggunakan metode waterfall yang mana dapat membantu dalam hal perancangan sistem aplikasi atau sistem informasi yang akan dibuat dengan menggunakan bahasa pemograman PHP sebagai dasar pembuatan program serta konsep-konsep pemograman agar lebih terstruktur dalam pembuatan program, pengujian validasi menggunakan Focus Group Discussion, serta pengujian kualitas perangkat lunak yang dihasilkan menggunakan Mccall’s.. Dengan hasil analisis perbandingan metode AHP dengan Topsis ini dapat memberikan sebuah perhitungan yang mendekati keakurasian hasil dalam pemilihan jurusan untuk tercipatnya peningkatan mutu di SMK Binong Permai An Nurmaniyah.
Pemanfaatan Bootstrap Sebagai Framework Desain Responsif Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemrograman Web Habib, Habib Nurfaizal; Efendi, Afif; Prasetyo, Dimas Eko
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi ini membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Saat ini, jumlah pengguna internet di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Penggunaan internet tersebut untuk berbagai tujuan seperti mengakses layanan publik, bersosialisasi di media sosial, berkomunikasi melalui pesan, bermain game, mendapatkan informasi berita, berbelanja online, melakukan perbankan, bekerja, serta mencari informasi mengenai barang dan jasa, dan berbagai keperluan lainnya. Bagi individu, organisasi, atau perusahaan yang ingin tumbuh dan berinovasi, tidak ada alasan untuk tidak memanfaatkan teknologi, asalkan hal tersebut mampu membantu dalam beradaptasi dengan perubahan, termasuk dalam proses pembuatan sebuah situs web. Pengembangan website akan lebih efisien jika menggunakan framework. Bootstrap adalah framework open-source yang berbasis HTML, CSS, dan JavaScript, yang dirancang untuk mempermudah pengembangan antarmuka pengguna (UI) yang responsif dan modern pada aplikasi web. Framework ini dikembangkan oleh tim di Twitter atau sekarang disebut dengan X dan menyediakan berbagai komponen siap pakai seperti navigasi, tombol, formulir, serta sistem grid. Dengan sistem grid yang terdiri dari 12 kolom dan dukungan kelas utilitas yang fleksibel, pengembang dapat dengan cepat menciptakan tata letak yang konsisten dan adaptif. Selain itu, kemampuan integrasinya yang baik dengan berbagai pustaka dan kerangka kerja lain memberikan fleksibilitas tambahan dalam pengembangan web modern. Berdasarkan analisis sosialisasi dan pelatihan dari hasil pengabdian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa, masih banyak siswa SMK Bintang Nusantara yang belum bisa membuat sebuah website menggunakan bootstrap, dengan pelatihan ini siswa – siswi dengan jurusan yang masih satu rumpun dengan keilmuan yaitu TKJ (Teknik Komputer Jaringan) menjadi memahami dan mampu membuat website berupa web portofolio. Dengan adanya website portofolio, seseorang dapat menampilkan proyek, karya desain, tulisan, atau aplikasi yang telah mereka buat secara langsung dan interaktif.
Workshop Fundamental UI/UX Designer untuk Langkah Awal Menjadi Desainer Digital Generasi Muda SMK Bintang Nusantara Prasetyo, Dimas Eko; Fitrianto, Muhamad Nur; Sayeed, Raihand Ramadhani Abdul
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): APPA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (INPRESS)
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi semakin pesat, termasuk dalam dunia website dan pemrograman web. Website telah menjadi media yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Media Website ini sangat banyak sekali digunakan di setiap bidang kehidupan diantaranya adalah untuk Pendidikan, baik itu bersifat pribadi maupun institusi. Dalam mendukung pembuatan website sangat dibutuhkan terkait apa yang namanya user interface (UI) designer dan user experience (UX) designer. UI Designer adalah seseorang yang bertanggung jawab mendesain antarmuka pengguna (user interfaces) digital—baik untuk website maupun aplikasi—fokusnya pada aspek visual dan interaksi pengguna. Tugas utamanya meliputi membuat elemen antarmuka seperti tombol, typografi, warna, layout, ikon, dan komponen visual lainnya agar antarmuka tersebut tampak menarik, konsisten, mudah digunakan, dan intuitif. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa UI Designer perlu memiliki pemahaman yang baik tentang prinsip desain visual seperti kontras warna, keseimbangan (balance), alignment, ruang kosong (negative space), teori tipografi, dan bagaimana pengguna memproses informasi visual.