Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI BERBASIS APLIKASI ANDROID PADA POKOK BAHASAN SISTEM EKSKRESI DI SMPN 2 BUA Sujarwinanti; Ma'rufi; Fitrah al anshori
Jurnal Biogenerasi Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1091.986 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah proses pengembangan aplikasi android dan bagaimana hasil pengembangan aplikasi android yang valid dan praktis pada pokok bahasan sistem ekskresi. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bua tahun ajaran 2018/2019. Model penelitian yang digunakan adalah Borg & Gall. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar respon peserta didik dan guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah data validasi dan data kepraktisan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data ahli media dan materi adalah dengen kriteria sangat baik, dan hasil respon guru kriteria sangat baik dan respon peserta didik dengan kriteria baik.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG METODE PEMBELAJARAN DARING DAN KECERDASAN EMOSIONALTERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Farida; Ma'rufi; Ilyas, Muhammad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i1.408

Abstract

Ada indikasi bahwa dalam masa pandemi covid-19 persepsi siswa tentang metode pembelajaran daring memiliki korelasi kuat terhadap tingkat kecerdasan emosional siswa dikarenakan siswa cenderung terintervensi secara mental, emosi, kognitif dan kurang memahami alur pembelajaran secara daring terutama dalam materi dengan penalaran matematis seperti matematika. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara persepsi siswa tentang metode pembelajaran daring dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Sebanyak 4.454 siswa di SDN Se-Kecamatan Malili dijadikan sebagai populasi dalam penelitian ini. 80 dari 4.454 siswa tersebut diambil secara cluster random sampling untuk dijadikan sebagai sampel penelitian. Data hasil penelitian ini diperoleh menggunakan instrumen angket persepsi siswa tentang metode pembelajaran daring, angket kecerdasan emosioanl siswa, dan tes hasil belajar matematika siswa. Jenis analisis yang digunakan yakni analisis secara deskriptif dan inferensial yaitu analisis regresi ganda. Adapun hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang metode pembelajaran daring berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa dengan determinasi sebesar 82,8%, kecerdasan emosional siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika dengan determinasi sebesar 86,2%, dan terdapat pengaruh positif secara simultan antara persepsi siswa tentang metode pembelajaran daring dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika siswa di SDN Se-Kecamatan Malili dengan determinasi sebesar 89,8%. Sebagai implikasi dari penelitian ini hendaknya dilakuan telaah lebih lanjut mengenai persepsi siswa tentang kerja sama belajar dalam konteks sosial dan lingkungan.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG SUPERVISI PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU MATEMATIKA SMP DI KABUPATEN LUWU UTARA Maspul; Suaedi; Ma'rufi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i1.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang supervisi pengawas dan kepala sekolah terhadap kinerja guru matematika SMP di Kabupaten Luwu Utara. Populasi penelitian adalah seluruh guru matematika SMP di Kabupaten Luwu Utara sebanyak 154 orang dan sampel sebesar 20% dari jumlah populasi atau sebanyak 30 guru. Jenis penelitian yang digunakan expost facto. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik, baik analisis statistik deskriptif maupun statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran persepsi guru matematika SMP, rata-rata memiliki persepsi yang sangat positif tentang supervisi pengawas. Gambaran persepsi guru matematika SMP, yaitu rata-rata memiliki persepsi yang sangat positif tentang supervisi kepala sekolah. Gambaran kinerja guru matematika SMP di Kabupaten Luwu Utara, yaitu rata-rata memiliki kinerja yang sangat baik. Persepsi tentang supervisi pengawas berpengaruh terhadap kinerja guru matematika SMP. Persepsi tentang supervisi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru matematika SMP. Persepsi tentang supervisi pengawas dan kepala sekolah berpengaruh secara simultan terhadap kinerja guru matematika. Pengawas sekolah hendaknya mempertahankan bahkan meningkatkan proses supervisi kepada guru-guru pada tingkat satuan pendidikan masing-masing secara terencana, sistimatis dan terarah sehingga segala kekurangan yang terjadi bisa diantisipasi.
PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED DAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA SD Sitti Aminah Cendrakasih; Suaedi; Ma'rufi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Januari-April 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i1.410

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif digunakan siswa untuk memahami pengetahuan dan memecahkan masalah. Berpikir kreatif melibatkan terciptanya sesuatu yang baru atau asli, yaitu keterampilan fleksibelitas, originalitas, serta kelancaran, berpikir asosiatif, dan berpikir metaporical. Oleh karena itu, dengan berfikir kreatif dapat menolong seseorang dalam meningkatkan kualitas dan keefektifan kemampuan berpikirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SDN 3 Surutanga Palopo setelah diterapkan pendekatan open ended. 2) apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas V SDN 3 Surutanga Palopo setelah diterapkan pendekatan problem posing. 3) pendekatan mana yang lebih baik, menggunakan pendekatan open ended atau pendekatan problem posing pada siswa kelas V SDN 3 Surutanga Palopo. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 3 Surutanga Palopo Tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak 71 siswa, yang terdiri dari 3 kelas, kelas VA sebanyak 23 siswa, kelas VB sebanyak 25 siswa dan kelas VC sebanyak 23 siswa. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel adalah siswa kelas VA yang akan dibelajarkan menggunakan pendekatan open ended dan VB yang akan dibelajarkan menggunakan pendekatan problem posing. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas kelas V SDN 3 Surutanga Palopo setelah diterapkan pendekatan open ended dalam pembelajaran. Rata-rata n-gain score diperoleh sebesar 0,40 yang berada pada kategori sedang. Artinya, kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat dalam kategori sedang. Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas kelas V SDN 3 Surutanga Palopo setelah diterapkan pendekatan problem posing dalam pembelajaran. Rata-rata n-gain score diperoleh sebesar 0,37 yang berada pada kategori sedang. Artinya, kemampuan berpikir kreatif siswa meningkat dalam kategori sedang. Tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas kelas V SDN 3 Surutanga Palopo setelah diterapkan pendekatan open ended dan problem posing dalam pembelajaran. Nilai t yang diperoleh 0,156 > 0,05. Artinya, kemampuan berpikir kreatif siswa menggunakan pendekatan problem posing tidak berbeda jauh dengan penggunaan pendekatan problem posing.
Negosiasi Fikih, Hukum Adat dan Maqashid Hifdz al-Mal dalam Pembagian Harta Waris Beda Agama di Sampit Ma'rufi; Taufiq, Muhammad; Mahmudi, Zaenul; Anam, Khoirul
Al-Huquq: Journal of Indonesian Islamic Economic Law Vol. 6 No. 2 (2024): on Progress
Publisher : Fakultas Syariah IAIN madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/alhuquq.v6i2.10564

Abstract

Pembagian harta waris beda agama di Sampit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah menjadi permasalahan yang sangat kompleks. Artikel ini mengkaji pembagian harta waris dalam kasus perbedaan agama di Sampit, Kalimantan Tengah, melalui perspektif fikih dan maqashid syariah, khususnya konsep hifdz al-mal (menjaga harta) yang dikembangkan oleh Jasser Auda. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian harta waris beda agama di Sampit seringkali menimbulkan konflik akibat perbedaan pemahaman antara fikih, hukum adat, dan hukum positif. Melalui pendekatan maqashid syariah, khususnya hifdz al-mal, ditemukan bahwa prinsip keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan hak kepemilikan dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan sengketa waris beda agama. Penelitian ini merekomendasikan integrasi prinsip maqashid syariah dalam penyelesaian kasus waris beda agama untuk mencapai keadilan dan harmoni sosial. The division of inheritance in cases of differing religions in Sampit, East Waringin City, Central Kalimantan, is a highly complex issue. This article examines the division of inheritance in cases of religious differences in Sampit, Central Kalimantan, from the perspective of maqashid sharia, specifically the concept of hifdz al-mal (preservation of wealth) as developed by Jasser Auda. The research method employed is empirical, utilizing a sociological juridical approach. Data was collected through in-depth interviews, observations, and document studies. The results indicate that the division of inheritance in cases of differing religions in Sampit often leads to conflicts due to varying interpretations between Islamic law, customary law, and positive law. Through the maqashid sharia approach, especially hifdz al-mal, it becomes evident that the principles of justice, public benefit, and the protection of property rights can serve as solutions for resolving interfaith inheritance disputes. This study recommends integrating maqashid sharia principles in resolving interfaith inheritance cases to achieve justice and foster social harmony.
Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika yusuf, ilyas; Ma'rufi; Nurdin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): January - June 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v2i1.404

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM) adalah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik dan matematika di dalam pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan berpikir dan bertindak siswa berdasarkan pengetahuan yang dimillikinya sebagai hasil belajar yang meliputi interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Motivasi belajar adalah dorongan yang ada dalam diri siswa untuk mengikuti pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa kelas X MIA SMA Negeri 6 Palopo setelah diterapkan pendekatan STEM. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimental. Populasi yaitu seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 6 Palopo yang terdiri dari 5 kelas. Sampel yang diambil adalah satukelas yang dipilih secara acak. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik, baik analisis statistik deskriptif maupun statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teerdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa setelah diterapkan pendekatan STEM dalam pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan pendekatan STEM mengalami peningkatan dari kategori sangat rendah menjadi tinggi. Motivasi belajar siswa meningkat dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi.
The role of self efficacy and adversity quotient in predicting basic mathematics competence within merdeka curriculum framework Nurdin; Elzi Amilia Hasma; Mutmainna Ariska; Ma'rufi
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jpm.v17i1.30152

Abstract

Purpose: This research aims to determine whether these psychological factors serve as significant predictors of students’ performance in basic mathematics. Method: A quantitative correlational design was employed to assess the relationship between self-efficacy, AQ, and basic mathematical ability. Data were collected from 100 high school students using validated instruments that measured self efficacy, AQ, and mathematical competence. Descriptive and multiple regression analyses were conducted following the assumption tests for normality, linearity, and heteroscedasticity. Findings: The study found that self-efficacy significantly influences basic mathematics ability, whereas AQ did not show a significant partial effect. However, when combined, both self-efficacy and AQ exerted a joint influence on students’ mathematical performance. These findings suggest that psychological factors, in addition to cognitive and instructional elements, play an important role in developing mathematical competence. Significance: The study concludes that while strengthening conceptual understanding and structured learning support remains critical, integrating psychological competencies, such as self-efficacy and resilience, is essential to the success of the Merdeka Curriculum. This research underscores the need to foster both cognitive and psychological growth for effective student performance in mathematics.