Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS PERAIRAN BERKELANJUTAN DALAM PENGOLAHAN RUMPUT LAUT MENJADI CAMILAN CRISPY DI DESA MERTAK Roendah, Baiq Hildha Aulia; Adinegoro, Cahyo; Abror, Haekal Malik; Putri, Juliana; Maulana, M.Aril; Wibawa, Neorista Anggun; Sahara, Nova Nabila; Sopiani, Rani; Rindiani, Saptia; Rahayu, Sefani Cahyo Auliya; Sudiarta, I Wayan
Jurnal Wicara Vol 2 No 5 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i5.5540

Abstract

Mertak Village is a village with a coastal area that has natural tourism potential and is included in the development area of the Mandalika Special Economic Zone in Central Lombok Regency. To increase the participation of the Mertak Village Community, a community service program was initiated which is directly related to the empowerment of the potential in the waters in Mertak Village, especially the development of seaweed through socialization and management strategies and marketing of processed seaweed products. The Mertak Village community empowerment program aims to improve the community's living standards through processing seaweed into healthy crispy. Seaweed is an abundant natural resource potential in Mertak Village, but so far it has not been utilized optimally. Through this program, the people of Mertak Village are given training and assistance in seaweed cultivation, post-harvest processing into crispy snacks, and marketing strategies. The crispy seaweed snacks produced are expected to be a superior product of the village that has a high selling value and is healthy. This empowerment program is expected to have a positive impact on the economy of the people of Mertak Village, as well as increase public awareness of the sustainable use of natural resource potential.
Sistem Eksekusi Jaminan pada Pembiayaan Syariah di Perbankan Syariah Zulfitri, Imran; Andriani, Fitria; Putri, Juliana
Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Vol. 12 No. 2 (2023): SYARAH : Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/syarah.v12i2.2186

Abstract

Sebagian besar aset perbankan terdapat pada pembiayaan. Satu sisi, pembiayaan merupakan sumber pendapatan terbesar namun sekaligus sebagai sumber resiko bisnis yang terbesar pula. Sehingga penyaluran pembiayaan tersebut harus dijaga kualitasnya. Setiap perbankan menyalurkan pembiayaan kepada nasabah debitur demi pemenuhan modal usaha dan  kebutuhannya yang mana bank sering kali mengalami kendala-kendala terhadap debitur bermasalah pada pembiayaannya, sehingga mengharuskan bank untuk melakukan eksekusi terhadap jaminan nasabah. Untuk mengantisipasi pembiayaan bermasalah pada nasabah debitur, perbankan harus menilai dengan baik, penilaian dan evaluasi dalam penyaluran pembiayaan akan mengurangi kemungkinan akan terjadinya resiko pada pembiayaan musyarakah. Meskipun pihak bank telah melakukan proteksi terhadap penyimpangan debiturnya namun tetap muncul masalah dalam pembiayaan. Adapaun masalah sebagai fokus penelitian yaitu alasan dari manajemen bank dalam melakukan eksekusi jaminan, bagaimana proses pelaksanaan eksekusi jaminan pada Bank Syari’ah. Penulisan ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis, pengumpulan data menggunakan library dan field reseach, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa pihak perbankan tidak langsung melakukan eksekusi terhadap jaminan debitur, dan jika seandainya terjadi pembiayaan bermasalah maka pihak bank menawarkan solusi-soslusi sesuai dengan tahapan sebelum dilakukan eksekusi terhadap jaminan, dan jika debitur sudah tidak memiliki i’tikad baik maka kemudian jaminan dari nasabah debitur di eksekusi oleh perbankan yang mana hal ini masih diperdebatkan oleh ulama mazhab dan ahli-ahli ekonomi Islam terkemuka.
The Practice of Buying and Selling Artificial Insemination Seeds in Cows Reviewed According to Sharia Economic Law Akmaluddin.MS; M, Nur Sari Dewi; Putri, Juliana; Mulyani, Rita
Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Vol. 13 No. 1 (2024): SYARAH : Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/syarah.v13i1.2528

Abstract

The local cattle crossbreeding program with exotic cattle was developed as a result of the high demand from farmers for artificial insemination of exotic cattle. The number of local cattle is expected to decline over time and may be threatened with extinction. These artificial inseminations have been distributed through ordering, direct sales and distribution systems. The problems are (1) How is the mechanism of the sale and purchase transaction of artificial insemination seeds in cattle carried out in sharia? (2) What is the view of Sharia Economic Law on the practice of buying and selling artificial insemination seeds in cattle? The type of this research is qualitative with a field approach (Field Research), the data collection methods used are observation, interview, and documentation methods. The results of this study are (1) The mechanism of the practice of buying and selling artificial insemination seeds in cattle has been running in sharia is known to use tabarru` contracts based on service turnover, namely the wakalah contract that the mechanism of buying and selling artificial insemination practices only focuses on operational payments for orderlies' services in helping and helping farmers. (2) The view of sharia economic law on the practice of buying and selling artificial insemination seeds in cows using a tabarru` contract based on the replacement of the services of the wakalah contract which contains elements of help, so that this buying and selling practice is permissible according to the principles of sharia economic law, namely the benefit of hajjiyah.
Integrasi Teknologi Blockchain dalam Meningkatkan Transparansi Akad Syariah rivaldi, Ade rivaldi; Putri, Juliana
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/iqtishodiah.v7i2.1703

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong inovasi dalam sistem keuangan syariah, salah satunya melalui penerapan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas akad. Transparansi akad merupakan isu krusial dalam perbankan syariah karena terkait dengan kepatuhan syariah, kejelasan hak dan kewajiban, serta pencegahan potensi manipulasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerapan blockchain dalam meningkatkan transparansi akad syariah serta mengevaluasi relevansinya bagi industri keuangan syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah jurnal, laporan resmi, dan regulasi terkait teknologi blockchain, akad-akad syariah, serta pengawasan lembaga keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa blockchain memiliki kemampuan untuk menyediakan pencatatan transaksi yang permanen, terdesentralisasi, dan sulit dimanipulasi, sehingga dapat mendukung transparansi dan pengawasan syariah secara lebih efektif. Integrasi smart contract berpotensi memperjelas mekanisme akad, memastikan kepatuhan syariah secara otomatis, serta meningkatkan efisiensi operasional. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti kesiapan regulasi, keterbatasan standar smart contract syariah, biaya implementasi, dan risiko keamanan data. Secara keseluruhan, teknologi blockchain memiliki prospek besar dalam mendukung transparansi akad syariah, tetapi membutuhkan penguatan regulasi dan kolaborasi antara regulator, akademisi, dan industri untuk dapat diterapkan secara optimal.
Implementasi Prinsip Maqashid Syariah dalam Sistem Pembayaran Digital pada Platform E-Commerce di Indonesia Putri, Adinda; Putri, Juliana
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 2: 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i2.205

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk dalam sistem pembayaran yang semakin canggih dari metode konvensional menuju pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi prinsip maqashid syariah dalam sistem pembayaran digital pada platform e-commerce di Indonesia, serta menilai sejauh mana mekanisme pembayaran tersebut memenuhi tujuan syariah seperti perlindungan harta, keamanan transaksi, transparansi, dan etika dalam bermuamalah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif dan empiris melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan resmi, regulasi, dan referensi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS, e-wallet, dan mobile banking mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya akses internet dan dukungan regulasi Bank Indonesia serta OJK. Dalam perspektif maqashid syariah, penerapan nilai hifz al-mal, hifz al-nafs, hifz al-din, dan hifz al-aql tercermin melalui penerapan sistem keamanan berlapis, transparansi akad, perlindungan data pribadi, serta kepatuhan terhadap prinsip syariah dan fatwa yang berlaku. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, antara lain rendahnya literasi syariah masyarakat, risiko keamanan digital, dan kebutuhan penguatan regulasi serta pengawasan syariah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi maqashid syariah dalam sistem pembayaran digital sangat penting untuk menciptakan ekosistem transaksi yang aman, etis, dan berkelanjutan sesuai nilai-nilai Islam. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator, pelaku industri, dan pengguna dalam memperkuat kepatuhan syariah pada transaksi digital di masa mendatang.
STRATEGI PROMOSI HALAL DI INDONESIA Maya, Maya Manurung; Putri, Juliana
LA RIBA: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 01 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/la riba.v7i01.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menyimpulkan bagaimana strategi promosi yang dapat diterapkan dalam bisnis halal di Indonesia. Sektor produk halal telah menjadi bagian penting dalam perekonomian global, dan Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnis halal secara lebih luas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, artikel, dan situs web terkait tentang strategi promosi bisnis halal di indonesia. Data dianalisis melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data untuk kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada perkembangan industri halal di Indonesia sangat potensial untuk bersaing di pasar internasional. Strategi promosi yang efektif dapat dilakukan melalui pendekatan bauran promosi (promotion mix), seperti periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat (public relations), pemasaran langsung, dan penjualan personal. Penelitian ini juga menejelaskan seberapa pentingnya membangun citra halal, memperkuat kepercayaan konsumen, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi utama. Dengan strategi yang tepat, bisnis halal di Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh secara signifikan dan berkontribusi lebih besar terhadap ekonomi nasional dan global Selain itu, penelitian juga mengindentifikasi bagaimana strategi promosi halal itu, bauran, promosi dalam produk bisnis halal di indonesia.
PERAN E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM LOKAL selian, gadis ananda; putri, juliana
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v13i1.13867

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara UMKM memasarkan produk mereka, terutama melalui e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-commerce dalam meningkatkan penjualan produk UMKM lokal, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menawarkan solusi strategis. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara, observasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce memberikan dampak positif berupa peningkatan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan daya saing. Namun, terdapat kendala berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan persaingan yang ketat. Dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memaksimalkan potensi e-commerce bagi UMKM.Kata Kunci: E-commerce, UMKM, penjualan
Transformasi Digital Perbankan Syariah di Indonesia: Peluang dan Tantangan dalam Meningkatkan Inklusi Keuangan Syariah Rahmadhani, Cahya Afrida; Putri, Juliana
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i2.416

Abstract

Digital transformation has become an essential step in strengthening the competitiveness and outreach of Islamic banking services in Indonesia. Although the number and total assets of Islamic banks continue to grow, their contribution to the overall national banking industry remains relatively small, while the level of Islamic financial literacy and inclusion among the public is still uneven. This situation raises a key question: to what extent can digital transformation enhance Islamic financial inclusion, and what challenges arise in its implementation? This study aims to analyze how digital transformation contributes to improving Islamic financial inclusion in Indonesia and to identify the opportunities and challenges that accompany it, as well as its role in expanding public access to financial services based on sharia principles. Using a qualitative descriptive approach through literature review and analysis of various policies and industry reports, this study examines the opportunities and obstacles in the digitalization of Islamic banking. The findings show that digital transformation creates significant opportunities through the optimization of mobile banking services, Islamic fintech, and integrated digital ecosystems that can reach various layers of society. However, major challenges remain, including low levels of digital and financial literacy, limited technological infrastructure, and the need for stronger regulations and data security. Overall, this study emphasizes that the success of digital transformation in Islamic banking depends greatly on the synergy between industry, regulators, and society in developing a digital financial system that is inclusive, secure, and compliant with sharia principles.
PERAN E-COMMERCE DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM LOKAL selian, gadis ananda; putri, juliana
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v13i1.13867

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara UMKM memasarkan produk mereka, terutama melalui e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran e-commerce dalam meningkatkan penjualan produk UMKM lokal, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menawarkan solusi strategis. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara, observasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-commerce memberikan dampak positif berupa peningkatan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan daya saing. Namun, terdapat kendala berupa rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan persaingan yang ketat. Dukungan pemerintah dan kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memaksimalkan potensi e-commerce bagi UMKM.Kata Kunci: E-commerce, UMKM, penjualan