Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Discourse Analysis of Femicide Reporting in the Mass Media on the Tribun News YouTube Page: Sara Mills' Perspective Sani, Mutiara; Julianti, Ulfah
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol. 8 No. 1 (2024): Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KREDO VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v8i1.13631

Abstract

The aim of this research is to describe the subject-object position and writer-reader position in the discourse of reporting femicide via the Tribun News YouTube page using the Sara Mills model of discourse study analysis. The method in this research uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique was carried out using listening techniques, namely listening without being involved, listening, recording and taking notes. The data source used in this research comes from the Tribun News YouTube page for the 2019-2024 period. The results of the analysis show that from the Tribun News video, 9 news stories were found that indicated the issue of femicide which placed the perpetrator as an active subject and the victim as a passive object. News writers act as conveyers of information who often take a neutral position but have a big influence in shaping readers' views. Through word choice and narrative focus, the author can move the reader's emotions to feel sympathy for the victim and hatred for the perpetrator. Readers, on the other hand, are positioned as recipients of information who are expected to respond emotionally to the events reported, especially through the presentation of the often dramatic and horrific details of the crime.
Pemakaian Jargon Pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan (Sebuah KajianSosiolinguistik) Julianti, Ulfah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Dinas Perhubungan sebagai pelopor keselamatan lalu lintas yang bertugas mengendalikan arus kendaraan serta memberikan kenyamanan bagi para pengendara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data jargon yang terdapat pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, mendeskripsikan bentuk lingual, mendeskripsikan makna jargon ditinjau dari komponen tutur, dan mendeskripsikan alasan pemakaian jargon pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan. Pengumpulan data dengan menggunakan metode simak, dengan teknik-teknik: sadap, simak bebas libat cakap, rekam, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian jargon hanya digunakan pada media komunikasi saja dapat melalui HT dan pesan singkat BBM sedangkan pada komunikasi langsung jargon tidak dipakai. Kesimpulan yang dapat saya tarik ialah bahwa pemakaian jargon pada Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan dilakukan untuk mempersingkat tuturan, memperjelas, menjadikan komunikasi efektif, tidak melebar ke permasalahan lain, dan membedakan dengan masyarakat di luar Dinas Perhubungan.Kata kunci : Sosiolinguistik, Ragam Bahasa, Jargon.
KEKERASAN REZIM ORDE LAMA TERHADAP SENIMAN DALAM ANTOLOGI PUIS TIRANI DAN BENTENG KARYA TAUFIQ ISMAIL Julianti, Ulfah; Jannah, Royihanul
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.1-10

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail. Beberapa puisi digunakan dari Antologi puisi Tirani dan Benteng yang diperoleh dengan menggunakan teknik dasar berupa membaca antologi puisi dalam hal pengumpulan data, menentukan data tertulis, memindahkan data tersebut kedalam catatan, mengumpulkan sumber data pustaka dan membaca sumber data pustaka. Berdasarkan penelitian di atas maka penulis menyimpulkan kekerasan rezim orde lama dalam antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail terdapat: (1) Puisi berjudul Catatan Tahun 1965, (2) Pidato Ricarda Huch di Depan Kongres Pengarang Jerman, Seusai Perang Dunia, (3) Pagi Terakhir di Sebuah Losmen di Jalan Gerdjen, (4) Yell, (5) Horison, dan (6) Rendez-vous. Faktor Penyebab Lahirnya Antologi Puisi “Tirani dan benteng” Karya Taufiq Ismail diantaranya: (1) Sikap Kritis Taufiq Ismail atas Berkuasanya Rezim Orde Lama (Rezim Soekarno), (2) Taufiq Ismail merespon Sikap LEKRA yang bergabung dengan pemerintahan Orde Lama, (3) Menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia pada masa Rezim Orde Lama, (4) Bentuk kegelisahan Taufiq Ismail ketika terjadi inflasi pada tahun 1965.
Pemaknaan Mitos dalam Masyarakat Kota Tangerang Selatan Julianti, Ulfah; Hastuti, Annisa Puji
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.72-78

Abstract

Di Indonesia mitos memang sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan Indonesia merupakan negara dengan beragam daerah dan suku yang memiliki berbagai tradisi dan kepercayaan. Berangkat dari kepercayaan nenek moyang itulah maka hadir sastra lisan berupa mitos. Pemahaman tentang makna mitos menjadi dasar apakah suatu generasi sudah melek informasi atau masih terkungkung pada mitos yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai mitos di Kota Tangerang Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotik Rolland Barthes. Dengan teori ini, diharapkan peneliti dapat mengetahui makna mitos yang ada di masyarakat kota Tangerang Selatan. Metode observasi partisipan digunakan dengan teknik catatan lapangan, rekaman dan wawancara untuk melengkapi pengumpulan data. Data dalam penelitian ini berupa catatan lapangan yang peneliti dapatkan dari hasil wawancara. Sumber penelitian berasal dari leluhur atau orang tua yang dianggap sebagai tokoh masyarakat di Kota Tangerang Selatan. Adapun hasil penelitian menunjukkan terdapat lima proses daur hidup mulai dari perempuan dilahirkan, remaja, menikah, hamil, dan melahirkan. Dari masing-masing bagian tersebut memiliki mitos yang berbeda dan pemaknaan yang berbeda pula.