Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN WARGA TERHADAP PENTINGNYA MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH PRODUKSI MEBEL KAYU DI KOTA PAREPARE Arfianty; Irwan; Santi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i1.369

Abstract

Usaha mebel kayu terdapat masalah yang yang sering disepelekan namun sangat penting untuk di carikan solusinya yaitu tidak adanya pengolahan limbah yang dapat bernilai ekonomis dari usaha pemotongan kayu tersebut. Limbah kayu biasanya hanya dijadikan kayu bakar dan bahkan limbah tersebut hanya hancur termakan rayap. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 minggu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesaadaran masyarakat tentang pengolahan sampah limbah kayu.mebel. Metode Pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode pendidikan masyarakat dan difusi Iptek. Hasil kegiatan tersebut, menambah kesadaran masyarakat terhadap nilai jual limbah kayu serta peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah kayu.. Hal ini menunjukkan bahwa penggiat usaha limbah kayu mampu meningkatkan hasil ekonomi mereka dan memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja mebel
PENINGKATAN KESADARAN WARGA TERHADAP PENTINGNYA MANAJEMEN PENGOLAHAN LIMBAH PRODUKSI MEBEL KAYU DI KOTA PAREPARE Arfianty; Irwan; Santi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v2i1.369

Abstract

Usaha mebel kayu terdapat masalah yang yang sering disepelekan namun sangat penting untuk di carikan solusinya yaitu tidak adanya pengolahan limbah yang dapat bernilai ekonomis dari usaha pemotongan kayu tersebut. Limbah kayu biasanya hanya dijadikan kayu bakar dan bahkan limbah tersebut hanya hancur termakan rayap. Kegiatan ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 minggu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesaadaran masyarakat tentang pengolahan sampah limbah kayu.mebel. Metode Pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah metode pendidikan masyarakat dan difusi Iptek. Hasil kegiatan tersebut, menambah kesadaran masyarakat terhadap nilai jual limbah kayu serta peningkatan pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah kayu.. Hal ini menunjukkan bahwa penggiat usaha limbah kayu mampu meningkatkan hasil ekonomi mereka dan memberikan peningkatan kesejahteraan bagi para pekerja mebel
LITERASI KEUANGAN (FINANCIAL LITERACY) DAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA ANAK MELALUI “CELENGAN TARGET” DI SD MUHAMMADIYAH 1 PAREPARE Arfianty Arfianty; Ali Wira Rahman; Hasdiana Hasdiana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.1914-1919

Abstract

Pendidikan merupakan investasi yang penting bagi masa depan seorang anak. Bukan hanya pendidikan moral serta akademik yang dibutuhkan, namun juga pendidikan mengenai pengelolaan keuangan. Kurangnya kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan keuangan sejak dini, menyebabkan kurangnya pengetahuan pengelolaan uang yang dimiliki seorang anak.  Siswa SD Muhammadiyah 1 Parepare terdiri dari anak-anak yang mayoritas secara ekonomi merupakan anak- anak dari keluarga kalangan menengah ke bawah. Masalah dalam siswa SD ini adalah sebagian besar uang jajan yang dimiliki anak lebih digunakan untuk membeli makanan kecil atau mainan. Pemberian uang jajan yang diberikan pada anak tidak sebanding dengan pemikiran mereka tentang pengelolaan uang, sehingga mereka belum dapat mengenal uang dengan baik. Tujuan yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah Meningkatkan kesadaran anak untuk menabung agar dapat membiasakan menabung sejak dini sehingga mampu mengelola keuangan dengan baik, Menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada anak sejak dini sehingga membentuk masyarakat yang fokus create jobs dengan memberikan literasi financial, Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan memperkenalkan “celengan target” sebagai sarana pembelajaran mengenai pengelolaan uang yang baik serta menjadi awal rintisan bagi institusi lain dalam sharing tentang financial literacy dan kewirausahaan. Adapun metode yang digunakan yakni memberikan sosialisasi dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra, melakukan edukasi langsung  dan evaluasi. Sedangkan kegiatan pelaksanaan dilakukan dengan edukasi langsung dengan orang tua siswa dan pihak terkait juga melakukan edukasi langsung kepada siswa melalui celengan target baik dalam bentuk menonton video, memperkenalkan cara menabung serta teka teki silang.
Financial Wisdom : Model Literasi Keuangan UMKM Berbasis Kearifan Lokal Untuk Menghadapi Tantangan Ekonomi Arfianty; Yasri Tarawiru; Fatimah; Deasy Soraya
Jurnal Studia Akuntansi dan Bisnis (The Indonesian Journal of Management & Accounting) Vol 14 No 1 (2026)
Publisher : Universitas La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55171/jsab.v14i1.1601

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan kearifan lokal terhadap keberlanjutan UMKM serta merumuskan model literasi keuangan berbasis kearifan lokal dalam menghadapi tantangan ekonomi digital. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan model sequential explanatory. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 100 pelaku UMKM sektor kuliner di Kota Parepare yang dipilih dari populasi sekitar 17.000 UMKM menggunakan rumus Slovin. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan FGD untuk memperdalam temuan kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan SEM PLS menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM dengan koefisien jalur 0,45, sedangkan kearifan lokal juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien 0,37. Nilai R Square sebesar 0,62 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 62% variasi keberlanjutan UMKM. Temuan kualitatif memperlihatkan bahwa nilai-nilai lokal seperti lempu’, getteng, tanggung jawab, dan kebersamaan memperkuat disiplin finansial, kepercayaan pasar, dan ketahanan usaha. Penelitian ini menghasilkan model financial wisdom, yaitu integrasi literasi keuangan, etika berbasis kearifan lokal, dan adaptasi digital sebagai strategi penguatan UMKM yang lebih kontekstual, etis, dan berkelanjutan.
PENGOLAHAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA YANG BERNILAI EKONOMIS TINGGI DI DESA ABBOKANGANG KABUPATEN SIDRAP Hasdiana Hasdiana; Nuringsih Nuringsih; Wahyuddin Wahyuddin; Arfianty Arfianty; Ismail Ismail; Elva Tiara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5141-5146

Abstract

Desa Abbokongang memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan minyakkelapa murni (Virgin Coconut Oil atau VCO) yang bernilai ekonomis tinggi. Melaluikegiatan pengabdian masyarakat ini, diadakan pelatihan untuk memberdayakan masyarakatsetempat dalam pengolahan VCO, dengan tujuan meningkatkan keterampilan produksi sertakesejahteraan ekonomi desa. Pelatihan ini mencakup tahapan teknis mulai dari pemilihanbahan baku, metode ekstraksi yang efisien, hingga pengemasan dan pemasaran produk.Selain itu, materi pelatihan juga menekankan pentingnya standar kebersihan dan sanitasidalam proses produksi guna menjamin kualitas produk yang kompetitif di pasar. Melaluikegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Abbokongang dapat mengembangkan usahaberbasis produk lokal yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi VCO sebagaiproduk unggulan desa. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan peserta untuk mengolahdan memasarkan VCO secara mandiri. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkanproduktivitas dan pendapatan masyarakat desa secara signifikan.