Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Stock Peternakan

Peranan Pupuk Kotoran Kambing Terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Lebar dan Luas daun Total Pennisitum purpureum cv. Mott Bela Putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pupuk kotoran kambing terhadap pertumbuhan tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan rancangan acak Kelompok ( RAK), dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok: P0 (Tanpa pemberian pupuk kotoran kambing), P1 (2,5 kg/petak = 7,5 ton/ha), P2 (5,0 kg/petak = 15 ton/ha), P3 (7,5 kg/petak = 22,5 ton/ha), P4 (10,0 kg /petak = 30 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kotoran kambing tidak signifikan pengaruhnya terhadap semua parameter penelitian (tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun total pada tanaman rumput gajah mini), ini kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi hara tanah tempat penelitian masih ralatif banyak dan terpenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan rumput gajah mini, sehingga tidak terlihat pengaruh kotoran kambing pada fase pertumbuhan rumput gajah mini (umur 0 – 60 hari). Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk melihat pengaruh kotoran kambing pada pemotongan sealnjutnya. Berpeluang akan terlihat pengaruhnya yaang disebabkan telah optimalnya proses dekomposisi oleh mikroorganisme tanah.
PENGARUH FOSFAT DAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PANJANG BATANG, TINGGI TANAMAN, DAN JUMLAH DAUN ALFALFA (MEDICAGO SATIVA L.) PADA TANAH INCEPTISOL Bela Putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2017): STOCK Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.147

Abstract

AbstrakPENGARUH FOSFAT DAN CENDAWAN  MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) TERHADAP PANJANG BATANG, TINGGI TANAMAN, DAN JUMLAH DAUN ALFALFA (MEDICAGO SATIVA L.) PADA TANAH REGOSOL Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cendawan mikoriza arbuskula dan pupuk fosfat terhadap panjang batang, tinggi tanaman, dan jumlah daun alfalfa. Rancangan yang dipakai adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 4, 4 ulangan. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf pemberian pupuk fosfat (P) : 0, 60 dan 120 kg P2O5 ha-1 dan faktor kedua adalah penambahan CMA terdiri dari 4 taraf 0, 5, 10 dan 15 g pot-1. Variabel yang diamati berupa tinggi tanaman, panjang batang, dan jumlah daun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Interaksi CMA  dan pupuk P memberikan pengaruh berbeda tidak nyata pada semua parameter yang diuji. Perlakuan pemberian CMA sebanyak 15 g pot-1 menunjukkan adanya pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) pada parameter panjang batang, tinggi tanaman, jumlah daun. Perlakuan pemberian pupuk P sebanyak 60 kg P2O5 ha-1 menunjukkan adanya pengaruh berbeda sangat nyata (p<0,01) pada parameter panjang batang, tinggi tanaman. Disimpulkan bahwa interaksi  CMA dan pupuk P tidak bisa meningkatkan pertumbuhan alfalfa dilihat dari aspek panjang batang, tinggi tanaman, dan jumlau daun. Pemberian CMA 15 g pot-1 dapat meningkatkan panjang batang, tinggi tanaman, jumlah daun. pemberian pupuk P sebanyak 60 kg P2O5  dapat meningkatkan panjang batang dan tinggi tanaman. Kata kunci : Alfalfa, CMA, Mikoriza, pertumbuhan, produktivitas
TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI SIMENTAL BERDASARKAN CONSEPTION RATE (CR) DAN SERVICE PER CONCEPTION (S/C) DI KECAMATAN PAMENANG BARAT KABUPATEN MERANGIN sugiyanto sugiyanto; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan sapi simental berdasarkan Conseption Rate (CR) dan Service Per Conception (S/C). Penelitian ini di laksakan di Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi pada tanggal 20 Januari sampai 20 Februari 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah field research (Penelitian Lapangan Berupa Studi Kasus), Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan (Quesioner). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 31 ternak IB dengan jumlah sampel 103 ekor ternak. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan Service Per Conception (S/C) yaitu 1.44 % merupakan nilai pelayanan IB yang sangat baik, sebagaimana ukuran S/C yang baik adalah 1,6-2,0. Conception Rate (CR) yaitu CR 67.74 % hasil ini sangat baik dari nilai standar yaitu 62,5%. Lama bunting rata-rata dalam penelitian ini yaitu 286 hari. Calving Interval (CI) dalam penelitian ini memilki rata – rata tertinggi yaitu 458 – 525 hari
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA (Setariasphacelata) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA DI KECAMATAN RANTAU PANDAN KABUPATEN BUNGO Hiquita julianur resmana; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.234

Abstract

This research was carried out in Sapta Mulia Village, Rimbo Bujang Sub District, Tebo Regency by using the land of PT. SAS Coal Mine which was  established in 2013 with a land area of 5 hectares. The research was carried out in  July 2018 - August 2018, the purpose of this study was to obtain the use of NPK fertilizer more efficiently and effectively for setaria grass.                  This research is an experimental study that was designed based on a  completely randomized design (CRD), with 5 treatments and 4 replications with NPK fertilizer on former coal soil as for the treatment (P0). Without Giving NPK Fertilizer 0 ton / ha, (P1): NPK Fertilizer 175 kg / ha = 3.6 gram / polybag, (P2):  NPK Fertilizer 350 kg / ha = 7.2 gram / polybag, (P3): NPK 525 kg fertilizer / ha  = 10.8 gram / polybag, (P4): NPK fertilizer 700 kg / ha = 14.4 grams / polybag.                 Parameters observed were plant height (cm), number of leaves (strands),  leaf area (cm ), plant fresh weight (Kg), yield of setaria grass plants (tons / ha).  The treatment of P3 showed the best results of setaria grass plants on plant height  (cm) and leaf area (cm ), on the number of leaves (strands), fresh weight of planting (gr), the highest yield of plants (ton / ha) in P4 treatment. Treatment of  P4 NPK Fertilizer 700 kg / ha = 14.4 gram / polybag which gives the best results  then followed by treatment P0, P1, P2 and P3. 
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL RUMPUT MEKSIKO (Euchlaena mexicana) PADATANAH ULTISOL dendi dendi; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis yang terbaik dari pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil Rumput Meksiko (Euchlaena mexicana). Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo dengan ketinggian tempat + 101 meter di atas permukaan laut dan temperatur udara berkisar 25o C - 31o C dan penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Mei 2018 sampai 13 Agustus 2018.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : P0 (Tanpa NPK), P1 (NPK 200 kg/ha = 5 g/tanaman), P2 (NPK 400 kg/ha = 10 g/tanaman), P3 (NPK 600 kg/ha = 15 g/tanaman) dan P4 (NPK 800 kg/ha = 20 g/tanaman). Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dilakukan analisis secara statistik dengan menggunakan analisis ragam, apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak Berganda Duncan Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), luas daun total (cm2), jumlah anakan (batang), jumlah daun dan produksi (kg) rumput meksiko. Perlakuan P0 (kontrol) adalah perlakuan terbaik karena semua parameter tidak berpengaruh nyata.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT BENGGALA YANG DI INOKULASI CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA PADA TANAH INCEPTISOL Agung Sulistiyo; Bela Putra; Yeni Karmila
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.825

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mensango Kecamatan Tabir lintas Kabupaten Merangin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan penggunakan NPK lebih efisien dan efektif bagi rumput benggala. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Lengkap ( RAL), dengan perlakuan 4 perlakuan dan 5 ulangan, dengan perlakuan ( N0) tanpa pemberian pupuk NPK, (N1) pupuk NPK 1,5 gr/polybag, (N2) pupuk NPK 3 gr/polybag, dan (N3) pupuk NPK 4,5 gr /polybag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total ( cm), berat segar, dan hasil tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK pada tanaman rumput benggala yang di inokulasi dengan cendawan mikoriza arbuskula  berpengaruh tidak nyata (P>0,05)  pada jumlah daun, berat segar tanaman dan hasil tanaman rumput benggala akan tetapi berpengaruh nyata (P < 0,05) pada tinggi tanaman dan luas daun total, perlakuan terbaik adalah pada N0 tanpa penggunaan pupuk NPK hanya menggunakan cendawan mikoriza arbuskula.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG MAGGOT (Hermetia illucens) TERHADAP PERTUMBUHAN AYAM BROILER (Gallus dommesticus) Nur Ilham; bela Putra; aswana aswana
STOCK Peternakan Vol 5, No 1 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i1.1049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung maggot (Hermetia illucens) terhadap pertumbuhan ayam broiler (Gallus dommesticus). Penelitian dilaksanakan dari tanggal 29 Maret 2022 sampai 27 April 2022 di Jalan Kenari RT 04 Desa Sapta Mulia, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo. Ternak yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 ekor DOC. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan yaitu M0 (Tanpa tepung maggot), M1 (5% tepung maggot + 30% dedak halus + 65% ransum komersil), M2 (10% tepung maggot + 30% dedak halus + 60% ransum komersil), M3 (15% tepung maggot + 30% dedak halus + 55% ransum komersil), M4 (20% tepung maggot + 30% dedak halus + 50% ransum komersil). Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan 4 ulangan. Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, efisiensi ransum. Penelitian ini dapat simpulkan yaitu penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung maggot tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ayam broiler. Dan perlakuan M4 merupakan perlakuan terbaik.
KOMPOSISI BOTANI DAN KAPASITAS TAMPUNG PADANG PENGGEMBALAAN ALAM DESA TAMBUN ARANG KECAMATAN SUMAY Aulia, Anna; Putra, Bela; Aswana, Aswana; Karmila, Yeni; Utama, Bopalyon Pedi; Yudiawati, Effi
STOCK Peternakan Vol 6, No 2 (2024): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v6i2.1491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi botani, produksi hijauan, dan kapasitas tampung padang penggembalaan alam Desa Tambun Arang, Kecamatan Sumay, untuk pengembangan padang penggembalaan alam sebagai sumber hijauan utama bagi ternak ruminansia. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Balai RT 03, Desa Tambun Arang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo pada tanggal 1 Mei 2023 sampai tanggal 1 Juni 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pengukuran dan pengamatan langsung di lapangan. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dari hasil pengukuran langsung di lapangan. Jenis data primer yang diambil adalah produksi hijauan (g/m²), komposisi botani, dan kapasitas tampung berdasarkan data produksi, yaitu dengan menggunakan kuadran ukur 1 m x 1 m. Penempatan kuadran ukur pada padang rumput dilakukan dengan cara acak sistematis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa padang penggembalaan Desa Tambun Arang, Kecamatan Sumay memiliki komposisi botani yaitu Dichantelium clandestinum, Eleocharis obtuse, dan Cyperus rotundus. Produksi hijauan segar adalah 2.800 kg/ha dan hijauan kering adalah 680 kg/ha. Padang penggembalaan Desa Tambun Arang ini juga memiliki kapasitas tampung sebesar 1,2 UT/ha/tahun. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produktivitas dan kapasitas tampung padang penggembalaan alam di Desa Tambun Arang, Kecamatan Sumay tergolong masih rendah. Hal ini disebabkan oleh komposisi botani yang masih kurang baik 
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG MAGGOT (Hermetia illucens) TERHADAP KARKAS AYAM BROILER (Gallus dommesticus) Purnama, Satria Adi; supriyono, supriyono; putra, bela
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1057

Abstract

This study aimed to determine the effect of partial replacement of commercial rations with maggot flour (Hermetia illucens) on the carcass of broiler chickens (Gallus dommesticus). This research was conducted from March 29, 2022 to April 27, 2022 on Jl Kenari Rt 04 Sapta Mulya Village, Rimbo Bujang District, Tebo Regency. The cattle used in this study were 100 DOCs. This study consisted of 5 treatments, namely M0 (without maggot flour), M1 (5% maggot flour + 30% fine bran + 65% commercial ration), M2 (10% maggot flour + 30% fine bran + 60% commercial ration), M3 (15% maggot flour + 30% fine bran + 55% commercial ration), M4 (20% maggot flour + 30% fine bran + 50% commercial rations). The experimental design used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The parameters observed were absolute carcass weight, breast slice weight, thigh slice weight, back slice weight, and wing slice weight. This study can be concluded that the provision of maggot flour had no significant effect on absolute carcass, breast percentage, thigh percentage, back percentage, and percentage of broiler chicken wings (P0.05). However, it significantly affected the carcass percentage (P0.05) and M4 treatment was the best treatment.