Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KARAKTER OISHI SENSEI DALAM NOVEL NIJUUSHI NO HITOMI KARYA SAKAE TSUBOI ROMBON, GRATIA VALENTINE WULAN; CLAUDIA, TATIANA STARY
JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : JURNAL ELEKTRONIK FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSastra merupakan salah satu seni bahasa hasil karya manusia baik lisan dan non lisan. Melalui suatu karya sastra terkandung gagasan, ide, dan pikiran dengan gambaran-gambaran pengalaman. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa karya sastra merupakan cermin dari suatu masyarakat. Dalam penelitian karya sastra dan masyarakat, kebanyakan menggunakan teori pendekatan umum.Penelitian seperti ini masih kurang dilakukan, oleh karena itu penulis akan menganalisis salah satu karya sastra Jepang menggunakan objek kajian berupa novel dengan judul Nijuushi no Hitomi karya Sakae Tsuboi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk memperoleh data yang menunjang penelitian. Membaca isi novel, mengumpulkan ungkapan-ungkapan yang berkaitan, selanjutnya di analisis dengan menggunakan pendekatan teknik karakterisasi dan pemikiran sosial.Laporan Akhir ini membahas mengenai karakterisasi Oishi sensei dan pemikiran sosial Oishi sensei kepada masyarakat dalam novel Nijuushi no Hitomi karya Sakae Tsuboi. Ditemukan hasilnya bahwa Oishi sensei memiliki 6 karakter, yaitu; ramah, berpenampilan modern, suka menolong, tidak sabar, baik dan berjiwa besar, mudah terharu dan bersedih. Sedangkan, pemikiran sosial yang diberikan Oishi sensei kepada masyarakat ada 3 hal, kepada penduduk desa, kepada murid-murid Oishi sensei dan kepada anak kandung Oishi sensei. Setiap pemikirannya memiliki cara pemahaman yang berbeda.Akhirnya, penulis berharap semoga makalah ini sedikitnya, dapat bermanfaat bagi pendikan bahasa Jepang .__________________________________________________________________Kata kunci : Oishi sensei, Karakter, Pemkiran sosial.
Pengenalan Budaya Tradisional Jepang Kaligrafi (Shodou) Kepada Mahasiswa Politeknik Jurusan Pariwisata Manado Kojong, Maxi; Moniung, Ilke Janemralina; Claudia, Tatiana Stary
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.576

Abstract

Jepang tidak hanya dikenal melalui budaya populernya, tetapi juga lewat berbagai tradisi yang sarat nilai sejarah dan filosofi. Salah satu warisan budaya tersebut adalah kaligrafi Jepang (Shodou), yakni seni menulis menggunakan kuas, tinta, dan kertas hanshi yang menekankan keindahan bentuk huruf. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memperkenalkan Shodou kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata Manado sehingga mereka dapat merasakan pengalaman langsung dalam mempelajari budaya tradisional Jepang sekaligus meningkatkan kemampuan mengenali, mengingat, dan menuliskan huruf kanji melalui latihan yang sistematis dan berulang. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai budaya Jepang serta bertambahnya antusiasme mereka dalam mempelajari kanji melalui pendekatan seni. Selain memperluas wawasan budaya, Shodou juga memberikan manfaat edukatif seperti penguatan fokus, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan mengontrol gerakan tangan. Dengan menggunakan metode deskriptif, artikel ini membahas tahapan pelaksanaan kegiatan, tanggapan peserta, serta pengaruhnya terhadap pemahaman budaya Jepang dan keterampilan dasar menulis kanji. Secara keseluruhan, PKM ini menghadirkan bentuk pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di bidang pariwisata..
Collective Memory: Moral and Cultural Values on The Songs of Makalelon-Makaaruyen: Oral Tradition of Tontemboan Minahasa Senduk, Arter Jodi; Claudia, Tatiana Stary; Saputra, Buyung Ade
Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Vol 9, No 2 (2025): Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistics Studies (December
Publisher : English Literature Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ca.v9i2.30048

Abstract

This article examines the oral tradition of Makalelon-Makaaruyen songs among the Tontemboan Minahasa people, a traditional sub-ethnic song form originating from the Minahasan community in Indonesia. Performed in Tontemboan, Manado Malay, and Indonesian, these songs serve as repositories of collective memory, preserving moral teachings and cultural values across generations. This study underscores the enduring role of these songs in upholding moral and cultural principles, collective memory, and cultural continuity, emphasizing the importance of oral tradition in sustaining identity and values among the Tontemboan Minahasa. Functioning as a medium of cultural transmission, the songs embody prayers, petitions, social virtues, and expressions of love for the homeland. Rooted in the Tontemboan sub-ethnic heritage, Makalelon-Makaaruyen songs encapsulate the community’s shared identity and historical consciousness, passed down orally through generations. The collective memory they preserve strengthens social bonds and mirrors the Minahasa people’s cultural worldview through Moral and Cultural Values conveyed, Sociocultural Context and Usage, and Social and Cultural Functions. This article demonstrates how these oral traditions serve as a living heritage that reinforces Minahasa cultural resilience as one among other collective memory of cultural expressions that heartedfully symbolizes and expresses, “Pakutuan Wo Pakalowiren/Pakalowiden”.