Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

GAMBARAN PRILAKU PENCEGAHAN PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 PADA MASYARAKAT PESISIR DESA ATEP OKI KECAMATAN LEMBEAN TIMUR Lowing, Van Grayen; Sumampouw, Oksfriani J.; Pinontoan, Odi
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Virus corona merpakan salah satu klompok virus yang dapat memyebabkan penyakit pada hewan dan mamusia. Pada manusia virus korona dapat menyebabkan penyakit infeksi pernafasan mulai dari flu ringan, batuk, pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Virus ini ditemukan dikota Wuhan, provinsi Hubei dicina pada tahun 2019. Sehingga virus corona jenis baru ini diketahui menyebabkan penyakit Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, survey deskriptif. Penelitian dilakukan di Desa Atep Oki Kecamatan Lembean Timur dan waktu pelaksanaanya bulan Agustus 2020 sampai Januari 2021 dengan responden berjumlah 80 yang terdiri dari masyarakat berdomisili di Desa Atep Oki. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa 61,3% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 57,5% responden memiliki sikap yang baik dan 65,0% responden memiliki Tindakan yang baik. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian adalah masyarakat Desa Atep Oki memiliki pengetahuan, sikap, dan Tindakan yang baik dalam melakukan pencegahan virus corona. Kata kunci: Gambaran perilaku pencegahan penyebaran covid-19 ABSTRAKBackground: Corona virus is the one of a group of viruses that can cause disease in animal and humans.  In human corona virus can cause disease infection respiratory ranging from flu mild, cough, runny nose until the more serious such as the Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). The virus is found in the city of Wuhan, the Province of Hubei, China in the year 2019. So the virus corona kind of new is found to cause disease Corona Virus Disease 2019 (Covid19). Method:  The Reserchis using resecrh quantitative, survey descriptive. The research was conducted in Atep Oki Village, East Lembean District and time implementation in August 2020 until January 2021 with the respondent amounted to 80 sample consist of people who live in the village of Atep Oki. Results : The results of the study showed that 61,3% of respondents have a level of knowledge that is good, 57,5% of respondents have an attitude that is good and 65,0% of respondents have action good. Conclusion : The Conclusion of the study is the community village of Atep Oki has the knowledge, Attitudes, and actions are good in doing measures of prevention virus corona.  Keywords : Overview of behavioral preventive deployment covid-19
PERBEDAAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DAN NON BPJS TERHADAP PELAYANAN PENDAFTARAN DI RSUD TOBELO Bitjoli, Vivia Ozora; Pinontoan, Odi; Buanasari, Andi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24353

Abstract

Abstrack :Patient satisfaction level is considered as one of the very important dimension and is oneof the main indicators of the standard of a health facility which is due to the influence of health careon the hospital and it is this which makes the measurement of patient satisfaction is an importantcomponent.The purpose of this study was to determine the differences between patient satisfactionlevel on BPJS and Non BPJS users over registration services in Tobelo hospitals. This researchmethod using cross sectional design. The sampling technique used consecutive sampling techniquewith a total sample of 136 respondents. methods of data collection using questionnaires satisfactionlevel of service at the place of registration to measure the level of patient satisfaction BPJS and NonBPJS and statistical test using chi square test. The researchresults can be p-value of 0.000 (≤ α =0.05), which means there are significant differences. Conclusion there are differences between thelevel of patient satisfaction level on BPJS and Non BPJS users over registration services in Tobelohospitals.Keywords: Enrollment Services, BPJS patient and the Non BPJS, SatisfactionAbstrak : Tingkat kepuasan pasien dianggap sebagai salah satu dimensi yang sangat penting danmerupakan salah satu indikator utama dari standar suatu fasilitas kesehatan yang merupakan akibatpengaruh pelayanan kesehatan atas pihak rumah sakit dan hal inilah yang membuat pengukurankepuasan pasien menjadi komponen penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiperbedaan tingkat kepuasan pasien BPJS dan Non BPJS terhadap pelayanan pendaftaran di RSUDTobelo. Metodepenelitian ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 136 responden. metodepengumpulan data menggunakan kuesioner tingkat kepuasan pelayanan di tempat pendaftaran untukmengukur tingkat kepuasan pasien BPJS dan Non BPJS dan uji statistic menggunakan uji chi square.Hasil penelitian di dapat nilai p-value sebesar 0,000 (≤ α = 0,05) yang berarti ada perbedaan yangsignifikan. Kesimpulan ada perbedaan antara tingkat kepuasan pasien BPJS dan Non BPJS terhadappelayanan pendaftaran di RSUD Tobelo.Kata kunci : Pelayanan Pendaftaran, pasien BPJS dan Non BPJS, Tingkat Kepuasan
STATUS PARITAS DENGAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU POST PARTUM Pasiak, Sri Meyke; Pinontoan, Odi; Rompas, Sefty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.24473

Abstract

Abstract:Breastfeeding is the ideal way for mom to express affection on her daughter and thebest way for mom to paint food full of nutrients, but the reality is still a lot of mothers whocannot breastfeed by breastfeeding Technique. Methods this study used a cross-sectionalresearch design cros with entire population mother post!, in Clinics And health centers inManado Tuminting Wori Minut, using primary data interviews and observations as well assecondary data obtained from the clinic. Samplingis done in a non probability sampling withpruposive samplingtechniques. The number of samples as many as 47 respondents. The datapresented in the form of a Frequency Table, the analysis of the data used is the analysis ofunivariate and bivariat analysis method using chi-square. Research results based on thecharacteristics of the mother post!, respondents have age 19-25 years, educated in highschool, and worked as the IRT Primipara and Multipara parity with, the majority ofrespondents who do good on nursing Techniques parity multipara (59.6%), sedangankanrespondents who do less good feeding Techniques on primipara parity. Test results of chisquare.Get results in a value of p = 0.01 smaller than α = 0.05. In conclusion, the results ofthis study showed no connection between status which meant parity with the technique ofbreastfeeding on maternal post.Keywords:Status Of Parity, Breastfeeding TechniquesAbstrak: Menyusui merupakan cara yang ideal bagi ibu untuk mengekspresikan kasih sayangpada anaknya dan cara terbaik bagi ibu untuk memberikan makanan yang penuh gizi, namunkenyataan masih banyak ibu yang tidak dapat menyusui dengan teknik menyusui yang benar.Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cros sectional dengan populasi seluruhibu post partum di Puskesmas Tuminting Manado Dan Puskesmas Wori Minut, denganmenggunakan data primer wawancara dan observasi serta data sekunder yang didapat daripihak Puskesmas. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling denganteknik pruposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 47 responden. Data disajikan dalambentuk Frequency Table, Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariatdengan menggunakan metode analisis chi-square. Hasil penelitian berdasarkan karakteristikibu post partum, responden memilki usia 19-25 tahun, Berpendidikan SMA, dan bekerjasebagai IRT dengan paritas Multipara dan Primipara, mayoritas responden yang melakukanTeknik menyusui yang baik pada paritas multipara (59,6%), sedangkan responden yangmelakukan teknik menyusui yang kurang baik pada paritas primipara. Dari hasil ujichisquaredidapatkanhasil nilai p = 0,01 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan, hasil penelitianini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara status paritas dengan teknik menyusuipada ibu post partum.Kata Kunci:Status Paritas, Teknik Menyusui
Gambaran Pengetahuan dan Tindakan Masyarakat Tentang Demam Berdarah Dengue di Desa Lemoh Barat Kabupaten Minahasa Tahun 2021 Loho, Rama E.; Sondakh, Ricky C.; Pinontoan, Odi
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pb8c6d39

Abstract

Kematian karena DBD pada tahun 2019 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 yaitu dari 467 menjadi 919 kematian. Kesakitan dan kematian dapat digambarkan dengan menggunakan indikator incidence rate (IR) per 100.000 penduduk dan case fatality rate (CFR) dalam bentuk persentase. Incidence Rate DBD pada tahun 2019 sebesar 51,48 per 100.000 penduduk. Jenis penelitian yaitu observasional deskriptif. Metode penelitian observasional deskriptif merupakan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan tentang suatu keadaan secara objektif. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah kepala keluarga di desa Lemoh Barat sebanyak 376 KK dan untuk sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan 49 KK sebagai sampel dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan responden paling banyak masuk kategori pengetahuan yang baik (75,9%). Nilai ini menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat desa Lemoh Barat tentang pencegahan Demam berdarah dengue sudah baik. Tindakan responden paling banyak masuk kategori cukup dan baik sebesar 83,5%. Tindakan pada masyarakat di desa Lemoh Barat dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue sudah cukup baik. Jadi, pengetahuan masyarakat di desa Lemoh Barat tentang Demam Berdarah Dengue sudah baik tetapi untuk tindakan masyarakat desa Lemoh Barat terhadap Demam Berdarah Dengue masih dalam kategori cukup.