Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SURVEI KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLAVOLI -, Renanto; Afriyani, Asia; Fratiwi, Ineke; Saputra, Yudi; Fitrianto, Ari Tri
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17004

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui besar tingkat kemampuan teknik dasar permainan bola voli, melalui tes kemampuan servis, passing, dan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa putra ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, sehingga subjek dari penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 18 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan servis, passing, dan smash. Skor yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan data hasil penelitian, survei dan pembahasan yang dilakukan tentang tingkat kemampuan teknik dasar dalam permainan bola voli seperti kemampuan servis, passing, dan smash bola voli siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim, maka, hasil penelitian kemampuan servis, passing, dan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. di atas terlihat bahwa siswa yang memiliki rata-rata untuk kemampuan servis sebesar 9 dengan standar deviasi 3,5. Untuk passing rata-rata sebesar 35 dengan standar deviasi 8,8. Untuk smash rata-rata sebesar 100 dengan standar deviasi 12. Dari penjelasan hasil tes di atas maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan teknik dasar dalam permainan bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. rata-rata dominan pada nilai cukup.
Educating Rubber Farmers on The Use of Chemical Substances Affecting the Generation of B3 in Panca Desa Banyuasin I Fratiwi, Inike; Afriyani, Asia; Wijayanti, Ratih; Agus, Muhammad
International Journal Of Community Service Vol. 5 No. 1 (2025): February 2025 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v5i1.834

Abstract

A program to educate rubber farmers on the use of chemicals with B3 impacts has been implemented in Panca Desa Banyuasin I by Serasan University. The program aimed to increase farmers' awareness and knowledge of the dangers of hazardous chemicals and encourage the adoption of more environmentally friendly agricultural practices. Several rubber farmers participated in extension and training that included materials on chemical management, organic fertilizer use, and environmentally friendly farming. The results of the activities showed that farmers' level of understanding of the materials improved significantly. However, farmers still need further guidance to completely abandon the use of chemicals. Initial changes in farming practices are starting to be seen, where farmers are starting to reduce direct contact with chemicals and consider organic alternatives. This activity is having a positive impact in minimizing health and environmental risks in Panca Desa Banyuasin I. However, to ensure sustainability, further assistance, financial support, and strengthening of policies related to environmentally friendly agricultural practices are needed.
Edukasi Pemanfaatan Gulma Air (Kiambang dan Enceng Gondok) sebagai Pupuk Organik: Upaya Penerapan Konsep Circular Economy di Kalangan Mahasiswa: A Case Study in Muara Enim, South Sumatra Wijayanti, Ratih; Martinus, Ali; Afriyani, Asia; Fratiwi, Ineke; Safitri, Ayu; Agus, Muhammad; Iskandar, Yandra; Hargianti, Mita
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep circular economy melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan gulma air (Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes) sebagai pupuk organik. Program dilaksanakan di Universitas Serasan, dengan melibatkan 10 mahasiswa dari Program Studi Ilmu Lingkungan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan fermentasi pupuk organik, serta evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata skor post-test lebih tinggi 35–45 poin dibanding pre-test. Mahasiswa menunjukkan partisipasi aktif, khususnya dalam praktik pembuatan pupuk, yang menghasilkan produk berkarakteristik kompos matang secara visual. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan prinsip circular economy dapat dilakukan secara sederhana dan aplikatif, serta mendorong mahasiswa untuk mengembangkan riset dan inovasi berbasis limbah hayati lokal. Kegiatan ini juga menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai keberlanjutan di lingkungan pendidikan tinggi
Edukasi Pemanfaatan Gulma Air (Kiambang dan Enceng Gondok) sebagai Pupuk Organik: Upaya Penerapan Konsep Circular Economy di Kalangan Mahasiswa: A Case Study in Muara Enim, South Sumatra Wijayanti, Ratih; Martinus, Ali; Afriyani, Asia; Fratiwi, Ineke; Safitri, Ayu; Agus, Muhammad; Iskandar, Yandra; Hargianti, Mita
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v3i1.19285

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep circular economy melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan gulma air (Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes) sebagai pupuk organik. Program dilaksanakan di Universitas Serasan, dengan melibatkan 10 mahasiswa dari Program Studi Ilmu Lingkungan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan fermentasi pupuk organik, serta evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan rata-rata skor post-test lebih tinggi 35–45 poin dibanding pre-test. Mahasiswa menunjukkan partisipasi aktif, khususnya dalam praktik pembuatan pupuk, yang menghasilkan produk berkarakteristik kompos matang secara visual. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan prinsip circular economy dapat dilakukan secara sederhana dan aplikatif, serta mendorong mahasiswa untuk mengembangkan riset dan inovasi berbasis limbah hayati lokal. Kegiatan ini juga menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai keberlanjutan di lingkungan pendidikan tinggi
Knowledge and adaptation strategies of coffee smallholders toward climate change: evidence from Tanjung Agung, Semende Darat Ulu Afriyani, Asia; Agustina, Tuty Emilia; Putri Hsaa, Aura Khalisya; Wijayanti, Ratih; Martinus, Ali
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 15 No. 1 (2026): JLSO
Publisher : Research Center for Suboptimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jlso.15.1.2026.776

Abstract

Coffee farming was highly vulnerable to the impacts of climate change. Exploring the strategies used by small farmers in Tanjung Agung Village has had a big impact on climate change. This study aimed to identify the level of knowledge, adaptation practices, and polyculture practices and types of shade trees used by coffee smallholders in facing climate change in Tanjung Agung Village, Semende Darat Ulu Regency. These strategies have made a significant difference. This study used a qualitative, survey-based approach. It also conducted data collection and analysis. This process was both simultaneous and cyclical coffee smallholders have noticed the effects of climate change in the last 1-2 years. Also, 35% of smallholders have known about climate change for the last 3-5 years. Coffee smallholders use indicators to predict climate change. These indicators include increased temperatures and shifts in the rainy and dry seasons. Water availability was also an indicator. Up to 90% of small farmers take steps to reduce climate change. These steps include using better types of coffee, planting trees for shade, and controlling how far apart the coffee plants were. Farmers also make air holes and use coffee bean skins to improve the soil. Our findings show that coffee smallholders understand climate change impacts well. They also quickly use strategies to adapt their crops to the changing climate. Smallholders use 16 types of shade crops as a strategy. The most widely used shade crops were petai, mango, avocado and durian.
The potential of Pterocarpus indicus as a revegetation plant for coal mine Reclamation Land Wijayanti, Ratih; Aprianti, Nabila; Nutayla, Nazula; Aries Nugraha, Hardian; Afriyani, Asia
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 15 No. 1 (2026): JLSO
Publisher : Research Center for Suboptimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jlso.15.1.2026.777

Abstract

Coal mining exploitation generally uses open-pit mining techniques that have implications for environmental degradation, particularly changes in the physical, chemical, and biological properties of the soil. Revegetation of reclaimed land is a strategy for restoring ecosystem functions that have been disrupted by mining activities. This study aimed to evaluate the growth potential of Pterocarpus indicus through direct planting methods and to assess the effect of fertiliser type on plant growth acceleration on post-coal mining land. Field observations were used to measure plant growth parameters, including height, stem diameter, and number of leaves. The planting material used was stem cuttings, with variations in fertiliser treatment. Plant material type, fertiliser type, and application dose had a significant effect on plant growth variables (P<0.05). Duncan’s multiple range test indicated that the use of bokashi fertiliser at a dose of 3 kg per planting hole gave the best results, as evidenced by an average plant height of 104.38 cm, an average stem diameter of 37.692 cm, and a total of 21.99 leaves. Therefore, the direct planting method using stem cuttings as planting material with the application of bokashi fertiliser at a dose of 3 kg plays an important role in accelerating vegetation recovery in coal mine reclamation.