Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Merdeka: Kajian Literatur Sintia, Delva; Giyarsi, Giyarsi; Irawan, Bambang; Syafitri, Ranny Aulia; Lustari, Reli
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.951

Abstract

Transformasi kebijakan pendidikan melalui penerapan Kurikulum Merdeka membawa implikasi signifikan terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di satuan pendidikan. Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi esensial yang relevan dengan tantangan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif transformasi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka, meliputi perubahan paradigma pembelajaran, pendekatan pembelajaran berbasis projek dan kontekstual, integrasi Profil Pelajar Pancasila, serta tantangan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur terhadap sumber-sumber ilmiah berupa jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional, buku akademik, dan dokumen resmi pemerintah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2019–2024. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif-kualitatif melalui proses pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran PAI yang lebih reflektif, kontekstual, dan bermakna, serta memperkuat peran PAI dalam pembentukan karakter religius dan moderat peserta didik. Namun demikian, implementasi transformasi ini masih menghadapi tantangan, terutama terkait kesiapan guru, literasi digital, dan keterbatasan sarana pendukung. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan dan pendampingan agar transformasi pembelajaran PAI dapat berjalan secara optimal.
Internalisasi Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Bejeghum: Kajian Sosio-Religius Masyarakat Kaur Giyarsi, Giyarsi; Khairiyah, Mau’izati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.3851

Abstract

Tradisi Bejeghum merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, yang dijalankan sebagai mekanisme penyampaian undangan dari rumah ke rumah. Praktik ini bukan sekadar aktivitas adat, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang tampak pada etika komunikasi, penguatan silaturahmi, dan kerja sama sosial di tengah masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan Bejeghum serta mengidentifikasi internalisasi nilai pendidikan Islam dalam tradisi tersebut. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas ketua adat, tokoh agama, aparat desa, penjeghum, dan warga. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi dengan validasi triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bejeghum terdiri atas dua tahap utama yaitu persiapan dan pelaksanaan, yang mengandung tata aturan adat seperti pemilihan penjeghum, etika berpakaian, dan tutur kata yang harus dijaga. Nilai pendidikan Islam yang terinternalisasi meliputi adab (sopan santun), ukhuwah (persaudaraan), dan ta’awun (tolong-menolong) yang muncul dari interaksi sosial dalam proses Bejeghum. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi lokal dapat menjadi media pendidikan karakter yang relevan dalam konteks modern. Temuan ini memperkaya kajian pendidikan Islam berbasis budaya serta memberikan alternatif strategi pendidikan karakter melalui integrasi kearifan lokal.