Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Kualitas Pelayanan di Kafe Kilabret, Jakarta Estaswara, Helpris; Sudarto, Sudarto; Himam, Muhammad; Salsabila, Putri; Tayana, Olyvia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1413

Abstract

Loyalitas bisa tercapai jika coffee shop memiliki kualitas pelayanan. Sedangkan kualitas pelayanan adalah sikap pelanggan dari hasil perbandingan penghargaan kualitas pelayanan dengan kinerja perusahaan. Perbandingan tersebut jika ditempatkan pada pelanggan merupakan persepsi, yaitu atensi untuk melihat dan merasakan kualitas pelayanan dan kebutuhannya yang kemudian dipersepsikannya. Sehingga, jika pelayanan yang diterimanya dapat memenuhi apa yang diharapkan atau bahkan melampaui harapan pelanggan, maka dipersepsikan memuaskan. Terkait dengan hal itu, Kafe Kilabret membutuhkan kualtas pelayanan, karena pelayanannya masih buruk dan pelayannya tidak senyum. Maka tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah pelatihan kualitas pelayanan di Kafe Kilabret, Jakarta. Pelatihan dilakukan melalui tiga langkah. Pertama, membuat modul pelatihan. Kedua, melakukan pelatihan yaitu memberikan pengertian dan menunjukkan contoh tentang kualitas pelayanan. Ketiga, pekerja dan pemilik mempraktekkan. Ketiga, evaluasi dilakukan secara kualitatif. Pertama, setelah melakukan pelatihan, tim kami mengisi apa saja pelayanan yang kurang. Kedua, mengawasi praktek pekerja setelah pelatihan dengan observasi. Ketiga, satu minggu setelahnya, mengobservasi hasil pelatihan. Hasilnya, Kafe Kilabret belum mempunyai SOP terkait dengan standar pelayanan, serta SOP pemilihan bahan baku dan pengawasan kualitas, maka pekerja hanya melakukan sesuai dengan pemahaman di pelatihan. Satu minggu kemudian, kami melakukan observasi di mana hasilnya Kafe Kilabret sudah berubah menggunakan kualitas pelayanan dalam melayani pelanggan, meskipun tidak ada SOP. Maka, tim kami memiliki dua rekomendasi. Pertama, segera membuat SOP tentang kualitas pelayanan, setelah SOP dibuat, harus melakukan pelatihan terhadap karyawan. Kedua, harus melakukan evaluasi secara berkala terkait dengan kualitas pelayanan.
Pengaruh Electronic Word Of Mouth (eWOM) di Media Sosial Twitter @avoskinbeuaty Terhadap Keputusan Pembelian Avoskin Oktaviani, Bunga Rizky; Estaswara, B. Helpris
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/publish.v1i1.3492

Abstract

Melakukan perawatan di klinik atau pun pembelian kosmetik, kini telah menjelma sebagai kebutuhan yang esensial. Kondisi ini disebabkan karena adanya pemahaman yang tinggi mengenai pentingnya penampilan diri. Akibatnya, terjadi peningkatan penjualan produk kecantikan, bahkan pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia, terlebih perusahaan kosmetik. Akhirnya, merek-merek kosmetik melakukan strategi komunikasi pemasaran. Komunikasi electronic word of mouth (eWOM) merupakan satu diantara bentuk komunikasi pemasaran mengenai ulasan konsumen kepada konsumen lainnya perihal merek, produk, jasa dan perusahaan yang disampaikan secara daring. Avoskin melalui akun Twitter @avoskinbeauty selaku merek skincare lokal memanfaatkan eWOM untuk mendapat calon konsumen potensial dan mendorong keputusan pembelian produk. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh eWOM di media sosial Twitter @avoskinbeauty terhadap keputusan pembelian Avoskin. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanasi. Teknik pengambilan sampelnya adalah stratified random sampling dengan jumlah 396 pengikut akun Twitter @avoskinbeauty. Hasil penelitian memperlihatkan adanya pengaruh eWOM terhadap keputusan pembelian, di mana pengaruhnya sebesar 30,6%.
Pengaruh Menonton Tayangan Kekerasan Serial Animasi BoBoiBoy di Televisi Terhadap Perilaku Imitasi Anak Anggraeni, Kartika; Estaswara, B. Helpris
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/publish.v1i1.3493

Abstract

Anak-anak mudah meniru setiap tayangan yang disiarkan melalui televisi, seperti adegan kekerasan, pornografi, sampai perilaku yang tidak menghormati orang tua atau orang terdekat. Hal ini tentunya berdampak negatif bagi anak-anak. Acara televisi yang diangkat dalam tulisan ini adalah tayangan kekerasan serial animasi BoBoiBoy. Ada pun tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh menonton tayangan kekerasan serial animasi BoBoiBoy terhadap perilaku imitasi anak. Teori yang digunakan adalah teori kultivasi, di mana teori ini menjelaskan bagaimana dampak yang diperoleh seseorang setelah mengonsumsi media dalam jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe eksplanatif. Studi ini juga menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 75 responden dengan pengambilan data melalui google form. Berdasarkan hasil uji regresi ditemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan menonton serial animasi BoBoiBoy di televisi terhadap perilaku imitasi anak.
Persepsi Followers tentang Gaya Komunikasi Penulisan Berita pada Catch Me Up! Annisa, Adinda Trie; Estaswara, B. Helpris
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/publish.v2i2.5814

Abstract

Perkembangan zaman yang terus maju membuat teknologi yang ada mengalami perubahan secara signifikan, terutama pada teknologi komunikasi. Catch Me Up! merupakan perusahaan berita yang memanfaatkan internet sebagai alat untuk membagikan informasi, baik melalui pesan elektronik (e-mail), website, ataupun media sosial. Penelitian ini berfokus pada penulisan berita "Kecelakaan Kereta Api di Odisha, India disebut sebagai Kecelakaan Kereta Terparah di Dunia" dan bertujuan untuk mengetahui apa persepsi yang dimiliki oleh pengikut akun Twitter @catchmeupid tentang gaya komunikasi penulisan berita tersebut. Jenis penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel probability sampling menggunakan rumus Slovin yang menghasilkan 100 responden pada populasi pengikut akun Twitter @catchmeupid. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengikut akun Twitter @catchmeupid memiliki persepsi terhadap penulisan berita yang berkaitan dengan kecelakaan kereta di India oleh Catch Me Up! sebagai gaya komunikasi The Equalitarian Style. Pada hasil penelitian juga ditemukan keselarasan antara penulisan berita dengan sebagian unsur gaya komunikasi The Structuring Style dan The Relinquishing Style di mana berita ditulis secara terstruktur, menyeluruh, dan dilengkapi dengan unsur 5W+1H, sehingga dapat menarik perhatian pembaca untuk ikut menyebarluaskan berita tersebut. Berita oleh Catch Me Up! ini juga ditulis berdasarkan fakta yang ada, yang menunjukkan bahwa berita di media online tetap memiliki kredibilitas baik dan dapat dipercaya.
Pengaruh Beauty Influencer Terhadap Keputusan Pembelian Mother of Pearl di Kalangan Pengikut Instagram @tasyafarasya Fathiyyah, Dinda; Estaswara, Helpris
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/publish.v3i2.7497

Abstract

Digitalisasi membuat para beauty brand mempromosikan produknya melalui media sosial. Salah satu social media influencer dari produk kecantikan adalah beauty influencer. Beauty influencer memberikan dampak positif terhadap produk dan mempengaruhi calon konsumen saat menentukan keputusan untuk membeli produk kecantikan. Keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh seseorang dengan peran dan status yang tinggi di dalam suatu perkumpulan, seperti beauty influencer. Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari beauty influencer terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Mother of Pearl kepada pengikut Instagram @tasyafarasya. Penelitian ini menggunakan konsep beauty influencer dan keputusan pembelian, sertamenggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatif. Sedangkan unit analisisnya adalah individu dari kalangan pengikut Instagram @tasyafarasya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu systematic random sampling dengan menyebarkan kuesioner melalui media sosial Instagram kepada 400 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa beauty influencer berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Mother of Pearl di kalangan pengikut Instagram @tasyafarasya. Saran bagi penelitian selanjutnya terkait dengan beauty influencer dapat memanfaatkan konsep brand image sebagai moderating varibel, sehingga bisa diketahui apakah beauty influencer tersebut hanya mempengaruhi keputusan pembelian ataukah membangun brand image yang akhirnya mempengaruhi keputusan pembelian.
Merek Sebagai Pesan Utama Integrated Marketing Communication (IMC) di Jurnal Indonesia Tahun 2020 Estaswara, Helpris; Yuliastini, Eny; Kurniasari, Cyrilla Widyadhana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i1.7141

Abstract

Sejak awal kelahiran sampai tiga dekade setelahnya, perkembangan pemikiran IMC (Integrated MarketingCommunications) di kalangan akademisi menunjukkan kemajuan, termasuk untuk akademisi di Indonesia.Perkembangan jurnal ilmiah di Indonesia secara online baru mulai tahun 2012, sehingga perlu meninjauberapa banyak penelitian tentang IMC. IMC memiliki dua pendekatan, generasi pertama dikenalkanoleh 4As, dan generasi kedua menggunakan merek sebagai inti pesan yang dikeluarkan oleh Schultz danSchultz. Tujuan penelitian membandingkan dan menganalisis konsep dan implementasi IMC dan brandyang ada di jurnal Indonesia Tahun 2020. Metode penelitian ini literature review, sebagai proses yangsecara berurutan dan berulang-ulang dalam melakukan tinjauan literatur atas publikasi ilmiah yang relevandan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan konsep IMC berada pada generasipertama dan menggunakan merek sebagai pesan utamanya. Banyak konsep IMC yang telah jelaskan,tidak diimplementasikan atau diimplementasikan secara terbatas. Bahkan, ada jurnal yang pelaksanaannyamenggunakan teori, konsep atau ukuran yang lainnya. Dalam penelitian IMC, konsep harus digunakandalam analisis, dan menyajikan konsep IMC generasi kedua, serta memasukkan Consumer IntegratedMarketing Communication atau online-offlinehybrid. Kontribusi penelitian ini memberikan perkembangankonsep dan implementasi IMC di Indonesia yang masih menitikberatkan pada merek sebagai pesan utama.