Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

DUKUNGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI BKPP KABUPATEN SUKOHARJO Riana Isti Muslikhah
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. XVI No. 2 Agustus 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.923 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v16i2.27417

Abstract

Abstrak: Dukungan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian terhadap Pengambilan Keputusan di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo, (2) Mengetahui dukungan informasi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dalam pengambilan keputusan bidang kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo, (3) Mengetahui kendala dalam implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dalam proses penerapan SIMPEG di BKPP Kabupaten Sukoharjo terdapat sub sistem pengumpulan data, sub sistem input data, sub sistem pengolahan data dan sub sistem output informasi, serta didukung oleh komponen-komponen pendukung yang terdiri dari hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak), database, sumber daya jaringan dan brainware (SDM). (2) Informasi yang dihasilkan oleh SIMPEG di BKPP saat ini sudah mampu mendukung dalam pengambilan keputusan penempatan, mutasi dan pensiun pegawai, (3) Kendala yang dihadapi dalam penerapan SIMPEG di BKPP Kabupaten Sukoharjo yaitu: keterbatasan anggaran dan keterlambatan dalam input data. Abstract: Human Resources Management Information System Support for Decision Making in BKPP Sukoharjo Regency. The purposes of this study were (1) to know the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP  of Sukoharjo Regency, (2) know the support information generated by Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency in the field of staffing decisions. (3) know the obstacles in the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency. This study used qualitative research methods. The results showed that (1) In the Implementation Human Resources Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency there are sub data collection systems, sub system of data input, data processing sub-systems and sub systems output information, and supported by supporting parts consisting of hardware, software, databases, netware and brainware (2) The information generated by Human Resources Management Information Systems at BKPP of Sukoharjo Regency are now able to support decision making in placement, transfer and retirement of employees, but not fully support in the implementation of management staffing in the BKPP of Sukoharjo Regency. (3) The obstacle that is encountered in implementation of the Human Resources  Management Information Systems in BKPP of Sukoharjo Regency are : limited budget and delays in data input.Jika Anda menyusun daftar pustaka menggunakan standar American Psychological Association (APA), Anda bisa copy paste teks dibawah ini untuk Anda masukkan pada bagian daftar pustaka Anda!Muslikhah, R. I. (2019). Dukungan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Terhadap Pengambilan Keputusan di BKPP Kabupaten Sukoharjo. Efisiensi-Kajian Ilmu Administrasi, 16(2), 10-21. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v16i2.27417
Pelatihan Penulisan Proposal Tindakan Kelas Bagi Guru MGMP OTKP DIY Siti Umi Khayatun Mardiyah; Riana Isti Muslikhah; Muhyadi Muhyadi; Arwan Nur Ramadhan
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 1 No. 4 (2022): Oktober : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v1i4.694

Abstract

Kegiatan PPM telah dilaksanakan dan dapat disimpulkan sebagai berikut. 1) Pelaksanaan dilakukan menggunakan platform zoom meeting selama 3 hari dengan lancar serta telah memberikan pengetahuan dan peningkatan kemampuan peserta dalam menulis proposal PTK bagi Guru MGMP OTKP. 2) Materi yang disampaikan yakni: a) pentingnya PTK bagi guru, menentukan dan merumuskan permasalahan dalam PTK, dan metode penelitian; b) sistematika proposal PTK, kajian teori, dan penulisan referensi. 3) Jumlah peserta melampauai target yang ditetapkan dari 30 orang menjadi 42 orang dan diikuti tidak hanya oleh guru MGMP OTKP DIY namun juga dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. 4) Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa: a) secara umum tingkat pemahaman terhadap materi 1 sebesar 34,8% sedangkan materi 2 sebesar 35,1% dalam kategori cukup. b) Kualitas penyampaian materi 1 sebesar 80,9% dalam kategori baik, dan materi 2 sebesar 59,5% dalam kategori baik. c) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 1 secara umum mengalami peningkatan. Kategori kemampuan paling rendah/sangat tidak mampu yang semula 10% menjadi 2,2% dan kategori tidak mampu yang semula 23,9% menjadi 4,3%. d) Kemampuan peserta sebelum dan sesudah mendapatkan materi 2 mengalami peningkatkan. Indikasi peningkatan terlihat dari persentase dalam kategori tidak paham yang semula sebesar 18,9% menjadi 0% dan persentase kategori paham meingkat dari sebelum mendapat pelatihan.
Students' Perceptions of Practicum Learning Media Used During the Covid-19 Pandemic Sutirman; Riana Isti Muslikhah
Journal of Education Technology Vol. 7 No. 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v7i1.50375

Abstract

The problem behind this research is that there are practical lectures in tertiary institutions which cannot be carried out in person due to the Covid-19 pandemic. As a result, practical learning is carried out online. This study aims to analyze student perceptions of practical learning media carried out online during the Covid-19 pandemic and the obstacles faced by students in participating in online practical learning during the Covid-19 pandemic. This study uses a descriptive method with a quantitative approach. Research data was collected using a survey via an online questionnaire using the Google form. The research respondents consisted of 314 students. Research data were analyzed using descriptive analysis techniques. The research findings show that students have a good perception of the use of practical learning media conducted online during the Covid-19 pandemic. The media most often used and liked by students is Zoom. The main obstacle felt by students during online learning is an unstable internet network, so students cannot take part in practical learning to the fullest. The novelty in this study is to find out students' perceptions of using online practicum media that have not been carried out by previous researchers. The implication of this research is that online learning media can be used as an alternative to practicum learning media during the Covid-19 pandemic.
PENGELOLAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI ERA 4.0 MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH YANG EFEKTIF Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muslikhah, Riana Isti; Ramadhan, Arwan Nur; Muhyadi, Muhyadi Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 21 No. 2 Agustus 2024
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v21i2.77447

Abstract

Abstrak: Pengelolaan Sekolah Menengah Kejuruan Di Era 4.0 Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah Yang Efektif. Kepemimpinan kepala sekolah akan berdampak kepada kinerja guru serta dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. Oleh sebab itu, kepemimpinan yang digunakan haruslah tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan SMK. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui bagaimana kepemimpinan yang tepat dalam pengelolaan SMK di era revolusi industri 4.0 sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan SMK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikemas dalam format google form. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa praktik kepemimpinan kepala sekolah SMK di DIY pada era revolusi industri 4.0 secara keseluruhan tergolong efektif. Pola kepemimpinan yang diterapkan, yang mencakup aspek-aspek: cara pengambilan keputusan, keterlibatan bawahan dalam pengambilan keputusan, implementasi dan tindak lanjut pengambilan keputusan, proses komunikasi, penguasaan teknologi, dan dukungan sarana prasarana, semuanya tergolong efektif. Kata kunci: Kepala Sekolah; Kepemimpinan; Revolusi Industri; SMK; Abstract: Management of Vocational High Schools in the Era 4.0 Through Effective Principal Leadership. The principal's leadership will have an impact on teacher performance and in creating a conducive school environment. Therefore, the leadership used must be appropriate. The purpose of this study was to determine the principal's leadership in the management of vocational high school. Through this research, it is hoped that it will be known how the right leadership in the management of vocational high school in the era of the industrial revolution 4.0 can improve the competitiveness of VHS graduates. The method used in this research is a survey with a quantitative approach. The data collection technique used a questionnaire packaged in a google form format. The conclusion of this study shows that the leadership practices of vocational school principals in DIY in the industrial revolution 4.0 era were overall quite effective. The leadership pattern applied, which includes the following aspects: decision-making methods, involvement of subordinates in decision-making, implementation and follow-up of decision-making, communication processes, mastery of technology, and infrastructure support are all considered effective. Keyword: Headmaster; Industrial Revolution; Leadership; Vocational High School;
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ramadhan, Arwan Nur; Muslikhah, Riana Isti; Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muhyadi, Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 19 No. 1 Februari 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v19i1.53607

Abstract

Abstrak: Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran Daring di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa persepsi guru terhadap pembelajaran daring ada yang bersifat positif dan negative. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi guru terhadap pembelajaran daring di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode survey. Intrumen penelitian ini berupa angket yang disebarkan melalui google form. Sampel dari penelitian ini yaitu 40 orang guru SMK di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap pembelajaran daring di SMK berada pada kategori baik. Penggunaan platform dalam pembelajaran daring berada dalam kategori baik dengan persentase 64%. Indikator pelaksanaan pembelajaran daring berada pada kategori baik dengan persentase 71%. Umpan balik dan evaluasi tugas siswa berada pada kategori sangat baik dengan persentase 50%. Selama pembelajaran daring guru kurang dalam menyediakan materi pembelajaran yang menarik dan mudah diakses bagi para siswa. Evaluasi pembelajaran daring ada pada kategori baik dengan persentase 33%. Pelaksanaan supervisi dalam pembelajaran daring berada dalam kriteria baik Kata kunci: persepsi, daring, pembelajaran, SMK Abstract: Teachers' Perceptions of Online Learning in Vocational High Schools. Previous research revealed that teachers' perceptions of online learning were positive and negative. The purpose of this study is to determine the teacher's perception of online learning in Vocational High Schools. This study uses quantitative research methods with survey methods. The instrument of this research is in the form of a questionnaire distributed via google form. The sample of this research is 40 SMK teachers in the Province of the Special Region of Yogyakarta. The results of this study indicate that the teacher's perception of online learning in VHS is in the good category. The use of platforms in online learning is in the good category with a percentage of 64%. The indicators for the implementation of online learning are in the good category with a percentage of 71%. Feedback and evaluation of student assignments are in the very good category with a percentage of 50%. During online learning, teachers are lacking in providing interesting and accessible learning materials for students. Evaluation of online learning is in the good category with a percentage of 33%. Implementation of supervision in online learning is in good criteria. Keywords: perception, online, learning, VHS
PERSEPSI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Muslikhah, Riana Isti; Ramadhan, Arwan Nur; Mardiyah, Siti Umi Khayatun; Muhyadi, Muhyadi
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 19 No. 2 Agustus 2022
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v19i2.53577

Abstract

Abstrak: Persepsi Siswa Terhadap Pembelajaran Online di Sekolah Menengah Kejuruan. Pembelajaran online menjadi tantangan SMK karena pendidikan kejuruan lebih berfokus pada keterampilan dalam bidang studi tertentu dan menyeimbangkannya dengan pengetahuan umum, dan sikap. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan desain survei dengan pendekatan kuantitatif, yaitu jenis penelitian yang menghasilkan temuan berdasarkan hasil analisis terhadap  data berupa angka yang diperoleh dari lapangan tanpa melakukan treatment (manipulasi) terhadap variabel yang diteliti. Instrumen penelitian ini berupa angket yang disebar melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi siswa terhadap pembelajaran online di SMK berada pada kategori baik. Kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran online masih cukup tinggi yaitu 51%, kendala tersebut bersumber dari terbatasnya kuota, jaringan internet tidak stabil serta sulitnya memahami penjelasan guru. Kata kunci: pembelajaran; kejuruan; online; SMK; pendidikan  Abstract: Student Perceptions of Online Learning in Vocational High Schools. Online learning is a challenge for vocational schools because vocational  education focuses more on skills in a particular field of study and balances them with general knowledge, and attitudes.  The purpose of this study is to determine students' perceptions of online learning.  This research uses a survey design with a quantitative approach, which is a type of research that produces findings based on the results of analysis of data in the form of numbers obtained from the field without treating (manipulating) the variables studied.  This research instrument is in the form of a questionnaire that is distributed through a google form.  The results showed that students' perceptions of online learning at VHS were in the good category.  The obstacles faced by students in online  learning are still quite high, namely 51%, these obstacles stem from limited quotas, unstable internet networks and difficulty understanding the teacher's explanation. Keywords: learning; vocational; online; vocational; VHS; education
Comparative Effectiveness of Website, Application, and Built-In Operating System Media in Digital Record Management Learning Yuliansah Yuliansah; Peni Arumsari; Sutirman Sutirman; Riana Isti Muslikhah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.7408

Abstract

Integrating technology into archival learning is essential for equipping vocational students with competencies aligned with the digital era. This study investigates the comparative effectiveness of three digital media—Windows Explorer (WE), Digital File Cabinet (DFC), and ERISE—in enhancing students’ knowledge and skills in archival practice. A post-test only control group experimental design was employed involving 214 students enrolled in an Archival Management course. Participants were randomly assigned to three groups: control (WE, n = 74), experimental group 1 (DFC, n = 74), and experimental group 2 (ERISE, n = 63). Data were collected using a 30-item multiple-choice test (targeting cognitive levels C2–C4; Cronbach’s Alpha = 0.65) and performance assessments using a rubric based on the 2023 National Competency Test. Statistical analysis included normality and homogeneity testing, followed by the Kruskal–Wallis test for group comparisons. Results revealed significant differences among the three groups in both knowledge and skill outcomes (p 0.001). ERISE and DFC yielded higher knowledge scores than WE, although all groups scored below 70. In terms of skills, ERISE and DFC outperformed WE, with mean scores above 75. The findings suggest that purpose-built digital platforms like ERISE and DFC are more effective than default operating system tools for archival learning. However, the low average knowledge scores highlight the need for instructional strategies that balance practical application with theoretical understanding.
Penguatan Tata Kelola Administrasi Desa Untuk Mendukung Infrastruktur Pemerintahan Desa Yang Inovatif Sutirman; Arwan Nur Ramadhan; Riana Isti Muslikhah; Siti Umi Khayatun Mardiyah; Umar Yeni Suyanto; Niken Purnamasari; Hilmy Pradana Sundawan; Heni Setiyaningsih; Revalina Joan Syavira; Raya Azzahra Putri Andjani; Ahmad Riski
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 5 No 1 (2026): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/abadi.v5i1.394

Abstract

Salah satu aspek penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas, dan transparansi pemerintah desa adalah penguatan tata kelola administrasi. Program pengabdian ini bertujuan menguatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola administrasi dan pelayanan publik melalui penyusunan SOP dan integrasi teknologi digital. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul dengan melibatkan 24 aparatur desa melalui pendekatan community based participatory. Metode pelaksanaan terdiri dari asesmen awal tata kelola administrasi, penyusunan modul dan SOP administrasi, pelatihan administrasi dan pengelolaan website desa. Hasil kegiatan menjelaskan terdapat peningkatan pemahaman aparatur desa yang signifikan dengan skor rata-rata dari 45,97 menjadi 83,47 dengan peningkatan sebesar 82%. Kegiatan ini menghasilkan SOP administrasi desa, template laporan, dan panduan pengelolaan informasi publik. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan dan pendampingan tata kelola administrasi desa dan pelayanan publik efektif dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan inovatif.
Sistem Penjaminan Mutu SMK pada Program Keahlian MPLB dalam Mencapai Penguasaan Keterampilan Abad 21 Riana Isti Muslikhah; Siti Umi Khayatun Mardiyah; Arwan Nur Ramadhan; Muhyadi; Annisa Harimukti Dian Kurniasari; Dwi Wulandari; Dewi Ayu Ningtyas; Lisa Nuraini; Linta Rosyada; Fitri Nur Handayani
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v2i3.521

Abstract

The advancement of digital technology and the transformation of the labor market require vocational high schools (SMKs) to produce graduates who are not only technically competent but also proficient in twenty-first-century skills. The Office Management and Business Services (MPLB) program requires a quality assurance system capable of supporting the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills. This study aims to analyze the implementation of the quality assurance system in SMKs within the MPLB program, examine efforts to strengthen twenty-first-century skills, and identify challenges encountered in its implementation. A descriptive qualitative approach was employed in four public vocational high schools in the Special Region of Yogyakarta through interviews and document analysis. The findings reveal that the quality assurance system is implemented through the evaluation of educational report cards, program monitoring, curriculum alignment with business and industrial partners (DUDIKA), and the strengthening of a school quality culture. The development of twenty-first-century skills is promoted through active and industry-based learning approaches, including Project-Based Learning, Problem-Based Learning, Teaching Factory, and student-centered learning. However, implementation continues to face challenges, including suboptimal coordination, limited teacher competencies, inadequate technological facilities, and insufficient industrial and financial support. The novelty of this study lies in integrating the quality assurance system with the development of twenty-first-century skills specifically within the MPLB program, positioning educational quality not merely toward compliance with standards but also toward the formation of adaptive and work-ready graduates.
Persepsi Mitra Industri Terhadap Kemitraan Dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran Di Daerah Istimewa Yogyakarta Riana Isti Muslikhah; Efrilia Sea Banuwati; Afiq Haqani; Nova Ayu Kusuma; Riana Mangayu; Dian Kumalasari Ismaja; Junica Ismawati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.734

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persepsi mitra industri terhadap manajemen kemitraan dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode survei deskriptif digunakan dengan kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden mitra industri di lima kabupaten/kota DIY pada Januari–Februari 2025. Dari 80 responden, 51 orang (63,75%) pernah bermitra dengan SMK Keahlian Administrasi Perkantoran. Bentuk kemitraan yang paling banyak dilakukan adalah pelatihan bersama (84,3%), teaching factory dan kelas industri (masing-masing 70,6%). Frekuensi kemitraan didominasi pola setiap tahun (39,2%) dan sesuai kebutuhan (37,3%). Mitra industri menilai peran SMK cukup penting (mean = 3,65 dari skala 5). Kendala utama adalah faktor waktu dan biaya (43,1%), diikuti kurangnya kompetensi siswa (33,3%). Kemampuan siswa pascamagang dinilai baik (mean = 4,02). Kompetensi yang paling dibutuhkan industri meliputi penguasaan Microsoft Office, kemampuan komunikasi, dan kesiapan kerja. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penyelarasan kurikulum SMK dengan kebutuhan dunia kerja, peningkatan kualitas praktik magang, serta penguatan komunikasi kelembagaan antara SMK dan mitra industri.