Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MODEL POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN BAYI USIA 36 – 59 BULAN DI KOTA BANDUNG Miraturrofi’ah, Mira; Pratiwi, Silvia; Ikha Putri, Nidya
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.715

Abstract

Pendahuluan Pada tahun 2022, terdapat peningkatan gangguan perkembangan pada balita di wilayah kerja Puskesmas Balaikota yaitu 17,5% (2020) menjadi 19,4% (2021) dan 23,7% pada 2022. Salah satu faktor krusial yang memengaruhi perkembangan balita adalah pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara pola asuh orang tua dan perkembangan balita usia 36-59 bulan di Kelurahan Babakan Ciamis, Kota Bandung, pada tahun 2024. Metodologi Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 112 balita berusia 36-59 bulan di Kelurahan Babakan Ciamis, dengan teknik cluster sampling menghasilkan sampel sebanyak 88 balita. Pengukuran perkembangan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembanagn (KPSP) Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan Fisher exact. Diskusi: Sebagian kecil (2,3%) balita menunjukkan adanya gangguan perkembangan, dan sebagian kecil (4,5%) orang tua menerapkan pola asuh permisif. Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua (nilai p = 0,000) dan perkembangan balita usia 36-59 bulan. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh orang tua dan perkembangan balita usia 36-59 bulan di Kelurahan Babakan Ciamis, Kota Bandung, pada tahun 2024 Kata Kunci: Pola Asuh, Perkembangan Balita
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Pgri Palembang Di Kecamatan Kalidoni Romat, Amin; Pratiwi, Silvia; Wulandari, Febrianti; Rahma, Siti; Jae, Go Young; Murjainah, Murjainah
Bakti Cendana Vol 6 No 2 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.2.2023.95-102

Abstract

Kuliah Kerja Nyata(KKN) merupakan program mata kuliah wajib yang harus diselesaikan oleh mahasiswa Universitas PGRI Palembang kurang lebih 40 hari di kecamatan Kalidoni, dengan lokasi pelaksanaan di kelurahan Bukit Sangkal. Kegiatan KKN ini dilakukan berupa pemberdayaan masyarakat dengan sasaran partisipan adalah anak-anak usia sekolah. Dalam kegiatan KKN ini terdiri dari empat program, diantaranya program bimbingan belajar, sosialisasi menabung, kegiatan Taekwondo dan Pembelajaran Bahasa Korea. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan bahwa keseluruhan program terlaksana dengan baik dan lancar, masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan terutama anak-anak usia sekolah. Kegiatan KKN ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB IKTERUS PADA NEONATUS Pratiwi, Silvia; Khofiyah, Nidatul
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.673

Abstract

Latar Belakang Masalah: Ikterus adalah kondisi kulit bayi berwarna kuning dan pada sklera mata bayi baru lahir serta mengakitatkan kadar bilirubin dalam darah (hyperbilirubinemia) pada bayi dan dapat menyebabkan peningkatan bilirubin dalam cairan luar sel (exracellular fluid). Penyebab pada Angka Kematian Bayi (AKB) dan Menurut World Health Organization (WHO) pada negara Association of South East Asian Nations (ASEAN) seperti di Singapura 3/1000 kelahiran hidup, Malaysia 5,5/1000 kelahiran hidup, Thailand 17/1000 kelahiran hidup, Vietnam 18/1000 kelahiran hidup, dan Indonesia 27/1000 kelahiran hidup.Tujuan : Penelitian ini bertjuan untuk mereview evidence terkait dengan faktor-faktor penyebab ikterus pada neonatus.Metode: Pada Scoping review menggunakan Framework  dari Arksey dan O’Malley, dimana melakukan focusing review dengan framework PEOS, melakukan literature searching menggunakan database dan grey literature yang relevan, melakukan seleksi studi yang relevan dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi, melakukan critical appraisal untuk penilaian kualitas artikel, melakukan data extraksi, menganalisis dan dapat melaporkan hasil.Hasil: 8 literature terseleksi dan mempunyai Grade A. Faktor yang menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin sedangkan faktor yang tidak menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah ibu berstatus primipara dan jenis persalinan dan untuk penanganan ikterus memberikan pengetahuan pada ibu dan pemberian ASI. Berdasarkan hasil scoping review peneliti menemukan adanya gaps dalam studi ini yaitu penelitian tentang faktor penyebab kejadian ikterus lebih banyak difokuskan kepada masalah kesehatan berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin. Masih sedikit penelitian yang meneliti tentang faktor terkait dengan faktor-faktor penyebab ikterus pada neonatus.Simpulan: Faktor yang mempengaruhi kejadian ikterus adalah berat lahir bayi, usia gestasi, asfaksia, infeksi, lama persalinan, frekuensi dan jenis kelamin sedangkan faktor yang tidak menyebabkan adanya kejadian ikterus adalah ibu bersetatus primipra.