Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PSIKOMOTOR DENGAN METODE PEER TEACHING KELAS VII SMP KRISTEN KANAAN Wulandari, Febrianti; Syahrani, Agus; Istiandini, Winda
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas VII SMP Kristen Kanaan adalah kemampuan berpraktik tari yang rendah serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat, sehingga yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan psikomotor siswa dengan metode peer teaching. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Bentuk penelitian adalah penelitian tindakan  (action research) yang bersifat kolaboratif dengan mengikuti prosedur penelitian tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Kemampuan psikomotor siswa yang meningkat adalah kemampuan praktik menari siswa, penilaian psikomotor terlihat dari komponen-komponen psikomotor yaitu, peniruan, manipulasi, ketepatan, artikulasi, pengalamiahan, peneliti dalam metode ini menggunakan teman sebaya yang menyebabkan siswa lain dapat belajar dengan nyaman, didampingi oleh tutor yang memiliki kemampuan lebih dalam menari. Penggunaan metode peer teaching dapat meningkatkan kemampuan psikomotor dan hasil belajar siswa dengan peningkatan antara siklus satu dan siklus dua sebesar 15,89 dan ketuntasan belajar sekitar 100%. Kata Kunci :psikomotor, tari pinggan,  Peer Teaching Abstract: The problems that occur to the seventh grade students of SMP Kristen Kanaan is the ability of dance practice which low and learning methods that used are inappropriate so that, the goal of this research is to improve students' psychomotor ability with peer teaching method. The method that used in this research was descriptive method with qualitative approach. The form of this research was action research which collaborative and follow action research procedure such as planning, implementation, observation, and reflection. Students’ psychomotor that increase is dance practice ability, Psychomotor scoring is known by psychomotor components, there are manipulation, imitation, articulation, accuration and naturalization. In this method researcher used peer, it cause another students can learn comfortably accompanied by tutor who has ability in dance. Using peer teaching method could increase psychomotor ability and students learning outcomes with increased between cycle one and cycle two as big as 15,89 dan completeness of learning around 100%. Keywords :psychomotor, pinggan dance, Peer Teaching
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Pgri Palembang Di Kecamatan Kalidoni Romat, Amin; Pratiwi, Silvia; Wulandari, Febrianti; Rahma, Siti; Jae, Go Young; Murjainah, Murjainah
Bakti Cendana Vol 6 No 2 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.2.2023.95-102

Abstract

Kuliah Kerja Nyata(KKN) merupakan program mata kuliah wajib yang harus diselesaikan oleh mahasiswa Universitas PGRI Palembang kurang lebih 40 hari di kecamatan Kalidoni, dengan lokasi pelaksanaan di kelurahan Bukit Sangkal. Kegiatan KKN ini dilakukan berupa pemberdayaan masyarakat dengan sasaran partisipan adalah anak-anak usia sekolah. Dalam kegiatan KKN ini terdiri dari empat program, diantaranya program bimbingan belajar, sosialisasi menabung, kegiatan Taekwondo dan Pembelajaran Bahasa Korea. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan bahwa keseluruhan program terlaksana dengan baik dan lancar, masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan terutama anak-anak usia sekolah. Kegiatan KKN ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat.
Tingkat Minat Baca Siswa Dalam Gerakan Literasi KolaborasiMulti-Sektor di Desa Dayang Suri Zulkarnain, Zulkarnain; Daffa, M. Falikul; Nainggolan, Neftriana; Salsabila, Qotrunnada; Wulandari, Febrianti; Nuresy, Salshabila; Maulana, Dimas Irham; Al'madani, Ilham; Yulianti, Rika; Maulana, Mohammad Djofi; Hani'ainiyah, Sri; Manja, Fatma Saptadia Tri
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.365-375

Abstract

Improving students' reading interest is one of the efforts to support the achievement of quality education, as part of the Sustainable Development Goals (SDGs). The 2025 Thematic Literacy Community Service Program (KUKERTA) by Universitas Riau, held in Dayang Suri Village, Bunga Raya Sub-district, Siak Regency, represents a tangible form of multisectoral collaboration in partnership with the National Library of Indonesia to promote a planned, structured, and sustainable literacy culture. This community service activity employed a quantitative descriptive approach. Data collection methods included observation, documentation, and the distribution of questionnaires to sixth-grade students at SDN 09 Dayang Suri who participated in the literacy activities. One of the key literacy initiatives was regular read-aloud sessions aimed at fostering students’ interest in reading, improving reading comprehension, and cultivating a literacy culture in the school. The results of the questionnaire indicate that 30% of students have a very good reading interest level, 40% are categorized as good, and 30% are categorized as adequate. This data is supported by the higher frequency of library visits, enthusiasm during the read-aloud sessions, and the growing confidence of students in reviewing the content of the texts they read. These findings provide an overview of the reading interest conditions of students in Dayang Suri Village, while also demonstrating the potential for multisectoral collaboration utilizing the school library and reading aloud activities as parts of efforts to support literacy and quality education.