Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN SOLVING ALGEBRA PROBLEMS AND ITS IMPLICATIONS FOR UNDERSTANDING MATRIXES atin risnawati; Muhammad Permadi
Jurnal Wawasan Nusantara, Scope Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): jurnal wawasan nusantara
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the challenges faced by students in solving algebra problems and how these challenges affect their understanding of matrix material. The study was conducted at IAIN Kerinci using a qualitative case study approach. Data were collected through evaluation and interviews with three students who were selected purposively based on the level of difficulty shown in solving algebra problems. The results of the study indicate that difficulties in algebra, especially in basic operations, factoring, and elimination and substitution methods, have a direct impact on students' understanding in solving matrix problems. There are differences in ability between students who are strong in algebra but weak in matrices, and vice versa. Difficulty in transferring knowledge from algebra to the matrix context is also a major obstacle. This study provides important implications for learning design, namely the need for explicit integration between algebra and matrix concepts through contextual and participatory learning models
The Role of Students in Daily Activities with Santri of Madrasah Tasdiqiah, Songkla Province, Thailand Permadi, Muhammad; Risnawati, Atin
Zad Al-Ummah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Zad Al-Ummah: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIQ ZAD Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zau.v4i1.67

Abstract

This study seeks to elucidate the function of KKN students as catalysts in enhancing religious values and fostering international relations. The international KKN program represents a distinctive community service model that emphasizes human resource development and cross-cultural social integration. This research focuses on the contributions of students from the Faculty of Islamic Studies at UNISMA Bekasi within service-oriented activities involving madrasah students and local communities in Thailand. This study employs a mixed-method approach, integrating qualitative and quantitative data within a descriptive framework. Data were collected through observation, documentation, and semi-structured interviews conducted with key informants, including KKN students, madrasah students, and members of the local community. The interviews explored participants’ perceptions of student roles, program effectiveness, and the impact on religious practices and intercultural interaction. The findings indicate that the active involvement of KKN students was positively received by both madrasah students and the local community. Interview results reveal that students played a significant role in strengthening religious understanding, promoting collaborative activities, and facilitating intercultural communication. These outcomes demonstrate that KKN students effectively functioned as catalysts in enhancing religious values and fostering international relations within the community context in Thailand.
Motivasi Belajar Mahasiswa Dalam Penggunaan Joki Tugas Muhammad Permadi; Atin Risnawati
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 5 No. 1 (2024): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v5i1.573

Abstract

Fenomena penggunaan jasa joki tugas di kalangan mahasiswa semakin marak di tengah tuntutan akademik yang tinggi dan tekanan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi motivasi belajar mahasiswa yang menggunakan jasa joki tugas serta dampaknya terhadap pembelajaran dan etika akademik. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan metode wawancara terhadap tujuh mahasiswa, penelitian ini mengungkapkan bahwa tekanan deadline, beban kerja berlebihan, masalah pribadi, dan ekspektasi sosial merupakan faktor dominan yang mendorong penggunaan jasa joki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik, seperti keinginan mendapatkan nilai tinggi, lebih mendominasi dibanding motivasi intrinsik, seperti keinginan memahami materi. Meskipun jasa joki tugas memberikan solusi jangka pendek, praktik ini mengurangi kesempatan mahasiswa untuk belajar secara mendalam dan menurunkan integritas akademik. Penelitian ini merekomendasikan institusi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung motivasi intrinsik mahasiswa melalui pengelolaan beban tugas dan penghargaan atas usaha belajar mereka
Strategi Humas Sekolah Swasta Menarik Peserta Didik Baru Ditengah Persaingan Antar Sekolah Pada Era Globalisasi Muhammad Permadi; Atin Risnawati
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 5 No. 2 (2024): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v5i2.576

Abstract

Penelitian ini membahas strategi humas sekolah swasta dalam menarik peserta didik baru di tengah persaingan yang semakin ketat pada era globalisasi. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana humas dari sekolah swasta dapat melakukan promosi sekolah terlebih lagi ditengah persaingan dengan sekolah negeri maupun sekolah swasta lainnya. Metode yang digunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di MTs Raudlatut Tholibin menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas memiliki peran strategis dalam menarik peserta didik baru di sekolah melalui berbagai kegiatan promosi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Media sosial menjadi alat utama dalam memperkenalkan sekolah kepada masyarakat, sementara keterlibatan alumni turut berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik sekolah. Tantangan utama yang dihadapi adalah persaingan dengan sekolah negeri serta penyebaran informasi negatif yang dapat memengaruhi reputasi sekolah. Namun, peluang besar juga terbuka melalui pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kesimpulannya, strategi humas yang efektif, berbasis digital dan komunikasi yang terbuka, dapat membantu sekolah swasta bersaing dan menarik minat peserta didik baru.
Optimalisasi Hasil Belajar IPA melalui Metode Pemberian Tugas: Studi Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Muhammad Permadi; Atin Risnawati
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v6i2.622

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan dasar berperan penting dalam membangun pemahaman konsep, sikap ilmiah, dan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun, hasil belajar IPA siswa sekolah dasar masih relatif rendah akibat penerapan metode pembelajaran yang kurang melibatkan aktivitas belajar aktif dan visual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V melalui penerapan metode pemberian tugas berbasis gambar dan soal uraian pada materi harmoni dalam ekosistem. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas V sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar meningkat dari 20% dengan nilai rata-rata 60 pada kondisi awal, menjadi 60% dengan nilai rata-rata 68 pada siklus I, dan mencapai 80% dengan nilai rata-rata 85 pada siklus II. Kesimpulan: Metode pemberian tugas berbasis gambar dan soal uraian efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar dan mendukung pembelajaran aktif berbasis visual.
Kompetensi Guru dalam Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar: Tantangan dan Strategi Pengembangan Kajian Pustaka Muhammad Permadi; Atin Risnawati
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Edunity: Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/edunity.v5i3.510

Abstract

Pendidikan inklusi menekankan pemenuhan hak belajar bagi semua peserta didik tanpa diskriminasi, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun, implementasi pendidikan inklusi di sekolah dasar Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kesiapan dan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk: mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan guru dalam pendidikan inklusi, mengkaji tantangan yang muncul dalam implementasinya, dan  merumuskan strategi pengembangan kompetensi guru yang efektif. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan menelusuri 35 artikel ilmiah dari Google Scholar, ERIC, DOAJ, ResearchGate, dan jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2024. Kriteria inklusi meliputi artikel peer-reviewed yang membahas kompetensi guru, pendidikan inklusi di jenjang sekolah dasar, strategi pembelajaran diferensiatif, dan program pelatihan guru. Analisis dilakukan melalui thematic coding, kategorisasi, dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi: keterbatasan kompetensi pedagogik guru dalam diferensiasi pembelajaran dan asesmen individual, kurangnya pengetahuan profesional mengenai karakteristik ABK, minimnya dukungan fasilitas dan regulasi sekolah, serta lemahnya kolaborasi antar pemangku kepentingan (guru, GPK, orang tua, tenaga ahli). Novelty kajian ini terletak pada kerangka analisis integratif yang menghubungkan tiga dimensi tantangan kompetensi individual, kelembagaan, dan relasional sebagai sistem yang saling terkait. Kontribusi teoritis kajian ini adalah tersedianya model konseptual pengembangan kompetensi guru inklusif yang dapat menjadi referensi bagi peneliti, praktisi, dan pengambil kebijakan pendidikan.