Articles
Pengaruh Karakteristik Wirausaha, Lingkungan Eksternal dan Strategi Bertahan Umkm dalam Menjaga Keberlangsungan Usaha di Musim Pandemi Covid 19
Dwiastanti, Anis;
Mustapa, Gusnar
Business and Accounting Education Journal Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.238 KB)
|
DOI: 10.15294/baej.v1i3.42740
This research aims to analyze the relationship between entrepreneurial characteristics, external environment and MSME survival strategy in maintaining business continuity during pandemic period, both partially and simultaneously. The research was conducted with a quantitative approach with a sample of 128 MSMEs in Malang Raya. Regression analysis is used to test the relationship between the variables studied. The results showed a partial and simultaneous relationship between individual characteristics, external environment and MSME survival strategy in maintaining business continuity, where entrepreneurial characteristics are the dominant variables affecting business continuity. The results of this study further recommend that the need to edify the talents of interest and confidence of entrepreneurial actors to the challenges and opportunities faced with hard work and real perseverance.
PENGETAHUAN KEUANGAN UNTUK MEMBENTUK PERILAKU KEUANGAN KELUARGA (Studi Kasus Pada Ibu Rumah Tangga di Kota Malang)
dwiastanti, anis
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perempuan sebagai Ibu Rumah Tangga memiliki banyak peran dalam keluarga, terutama bagaimana kepiawaiannya dalam mengelola keuangan untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Tanpa didasari pengetahuan dalam mengelola keuangan perempuan akan banyak mengalami hambatan dan kesalahan dalam pengalokasian keuangan rumah tangganya.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Keuangan Ibu Rumah Tangga yang terdiri dari Pengetahuan Perbankan, Asuransi dan Pegadaian terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Keluarga; dan menganalisis perbedaan antara Perilaku Pengelolaan Keuangan Ibu Rumah Tangga yang bekerja dengan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mencari data. Responden yang dipergunakan sebanyak 150 orang. Terdiri dari Ibu Rumah Tangga yang bekerja dan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja. Analisis data menggunakan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara Pengetahuan Keuangan Ibu Rumah Tangga terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Keluarga, baik secara bersama-sama maupun secara parsial. Dan terdapat perbedaan antara perilaku pengelolaan keuangan Ibu Rumah Tangga yang bekerja dengan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja
Pengaruh Karakteristik Wirausaha, Lingkungan Eksternal dan Strategi Bertahan Umkm dalam Menjaga Keberlangsungan Usaha di Musim Pandemi Covid 19
Dwiastanti, Anis;
Mustapa, Gusnar
Business and Accounting Education Journal Vol 1 No 3 (2020): Vol 1 No 3 (2020): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/baej.v1i3.42740
This research aims to analyze the relationship between entrepreneurial characteristics, external environment and MSME survival strategy in maintaining business continuity during pandemic period, both partially and simultaneously. The research was conducted with a quantitative approach with a sample of 128 MSMEs in Malang Raya. Regression analysis is used to test the relationship between the variables studied. The results showed a partial and simultaneous relationship between individual characteristics, external environment and MSME survival strategy in maintaining business continuity, where entrepreneurial characteristics are the dominant variables affecting business continuity. The results of this study further recommend that the need to edify the talents of interest and confidence of entrepreneurial actors to the challenges and opportunities faced with hard work and real perseverance.
Pendampingan Usaha Mikro Pengolahan Kue untuk Peningkatan Taraf Hidup Keluarga
Ashari, Muhammad Hasyim;
Realita, Tasnim Nikmatullah;
Dwiastanti, Anis;
Lestari, Pudji;
Anggoro, Yudhi;
Mustapa, Gusnar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 1 No 2 (2022): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (755.633 KB)
|
DOI: 10.58906/abadi.v1i2.69
Usaha kue olahan berupa kue basah dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga sebagai bisnis keluarga. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk melakukan pendampingan usaha mengenai pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku, pelatihan pencatatan keuangan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga serta penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan untuk dapat tercapainya peningkatan taraf hidup keluarga. Kegiatan PkM yang dilakukan diarahkan untuk memberikan solusi alternatif terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi mitra yaitu Usaha Kue Windy Collection milik Ibu Wiwin Mardiana yang berlokasi di Dusun Kagrengan, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, agar dapat memberikan semangat berusaha dan tambah berkembang menjadi usaha kreatif yang menjanjikan serta menjadi contoh untuk usaha sejenis yang digeluti oleh masyarakat serta menjadi solusi dalam peningkatan taraf hidup keluarga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan berikut, yaitu: tahap observasi dan analisis situasi, tahap pembagian tugas untuk tim pengabdian masyarakat, tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku agar hygenis, serta melakukan pelatihan pencatatan keuangan dengan tujuan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga dan membantu penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan agar tercipta peningkatan taraf hidup keluarga.
SOSIALISASI PEMISAHAN KEUANGAN USAHA DAN KEUANGAN RUMAH TANGGA BAGI PELAKU UMKM DI DESA SANANKERTO KABUPATEN MALANG
Dwiastanti, Anis;
Wahyudi, Andik;
Waluyo, Sugeng;
Waluyo, Setiya Adi;
Wulandari, Karina Cinthya
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : FIP UNIRA MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36636/eduabdimas.v3i2.4014
Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk kegiatan tridarma yang harus dilakukan untuk mengembangkan kemampuan diri dan bersentuhan dengan kebutuhan layanan masyarakat yang berkelanjutan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan sosailisasi tentang pentingnya pemisahan keuangan usaha dan keuangan rumah tangga bagi pelaku UMKM di desa Sanankerto Kabupaten Malang. Kegiatan PKM kali ini difokuskan kepada pemilik atau pelaku usaha kecil dan menengah di Desa Sanankerto Kabupaten Malang yang turut berpartisipasi dalam mengembangkan perekonomian di desa Sanankerto untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Keberadaan UMKM ini telah memberikan sumbangsih dalam meningkatkan pendapatan masyarakat karena adanya pengembangan wilayah pariwisata yang memiliki konsep ekowisata. Dengan mengusung slogan Dari dan Untuk masyarakat Sanankerto, pariwisata Boonpring sebagai ikon pariwisata Kabupaten Malang, mampu mengantarkan desa ini bersaing dengan desa-desa pariwisata lain di Tingkat Nasional. Dari kegiatan PKM ini peserta pelatihan mendapatkan manfaat atas sosialisasi pemisahan keuangan usaha dengan keuangan rumah tangga yang disampaikan pemateri. Karena kegiatan semacam ini baru pertama kali dilakukan di Desa Sanankerto Kabupaten Malang, sehingga penyerapan materi belum memberikan hasil sesuai harapan. Pada masa-masa mendatang perlu dilakukan pengulangan kegiatan dengan menambahkan materi yang berhubungan dengan materi PKM kali ini.
DAMPAK STRUKTUR KAPITAL, LIKUIDITAS, DAN BESARAN PERUSAHAAN TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS
Dwiastanti, Anis;
Purwiyanto;
Cahyonugroho, Dionisius Yosan
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6914
Profitabilitas menjadi ukuran kinerja keuangan perusahaan dalam menghasilkan pengembalian aset perusahaan oleh manajemen. Profitabilitas juga menjadi indikator penilaian bagi para pegiat ekonomi untuk menakar kapabilitas perusahaan. Profitabilitas dapat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mengatur struktur kapital, tingkat likuiditas dan juga besaran perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ketiga variabel tersebut, struktur kapital, likuiditas dan besaran perusahaan dapat mempengaruhi profitabilitas. Dengan menggunakan model penelitian kuantitatif, perusahaan otomotif digunakan sebagai sampel penelitian ini. Terdapat 13 sampel perusahaan otomotif yang menjadi amatan selama tahun 2019-2022. Analisis data dilakukan dengan Regresi Linier Berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menyatakan struktur kapital (X1) tidak berpengaruh terhadap profitabilitas (Y), dikarenakan rata-rata total kewajiban perusahaan otomotif lebih kecil dibandingkan dengan total modal yang dimilikinya. Likuiditas (X2) dan Besaran perusahaan (X3) terbukti memiliki dampak dominan kepada profitabilitas (Y). Riset ini juga menjelaskan bahwa semakin tinggi besaran perusahaan berpotensi meningkatkan laba atau tingkat profitabilitas. Kondisi ini dapat terwujud apabila perusahaan mampu mengelola dan memanfaatkan aset yang dimilikinya secara optimal untuk memperoleh keuntungan maksimal. Pengujian secara simultan variabel-variabel independen terhadap profitabilitas dapat dibuktikan hubungannya secara empiris.
NILAI KEARIFAN LOKAL MLIJO DALAM MENJALANKAN AKTIFITAS EKONOMI
Dwiastanti, Anis
AKUNTABILITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi Vol 17 No 1 (2025): Akuntabilitas
Publisher : Universitas Islam Balitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35457/akuntabilitas.v17i1.4623
Mlijo merupakan salah satu bentuk kegiatan sektor informal yang berkembang di masyarakat. Keberhasilan sektor informal dalam aktivitas ekonomi terutama dalam mengelola usaha sangat tergantung pada kemampuannya untuk bertahan atau tetap berada dalam lingkungan bisnisnya, dan bagaimana menciptakan keunggulan kompetitif yang dapat membedakan usahanya dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendiskripsikan konteks sosial mlijo sebagai pelaku sektor informal dalam menjalankan profesinya; 2) mendiskripsikan nilai-nilai kearifan lokal yang dipraktekkan mlijo dalam menjalankan aktifitas ekonomi dan 3) mendiskripsikan makna aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan fungsi konsumsi, produksi, dan distribusi bagi mlijo dalam mengelola usahanya Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konteks sosial yang melatarbelakangi mlijo adalah motif “sebab” (because to motives) dan motif “tujuan” (in order to motives). Sedangkan nilai-nilai kearifan lokal nampak dalam perilaku mlijo ketika melayani pelanggan seperti sifat sabar, telaten, tidak mudah marah, bahkan rela melepaskan barang dagangan dengan harga yang lebih rendah (merugi) demi menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan, karena filosofi ynag dianut adalah tuna satak bathi sanak. Aktifitas ekonomi yang berkaitan dengan fingsi konsumsi, produksi dan distribusi dapat ditinjau dari perspektif sosial, budaya, ekonomi, keuangan, pendidikan dan religiusitas.
INOVASI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF MELALUI FORUM KOMUNITAS MALANG CREATIVE FUSION (MCF)
Dwiastanti, Anis;
Puspitasari , Yonanda Galuh
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7128
Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Malang Creative Center (MCC). Kota Malang termasuk salah satu kota di Indonesia yang sedang mengembangkan sektor ekonomi kreatif, dibantu oleh beberapa peran stakeholder terus berupaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Kota Malang dengan program-program kegiatan serta pengembangannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya data statistik para pelaku industri kreatif di Kota Malang yang terus meningkat. Salah satu pengembangan yang ditujukan untuk menyambut keberlangsungan ekonomi kreatif adalah dengan dibentuknya forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) sebagai wadah penguatan untuk lebih memfokuskan pengembangan ekonomi kreatif di semua sub sektor yang ada di Kota Malang. Bentuk-bentuk inovasi yang dilakukan dalam pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) adalah inovasi produk, sistem dan metode pemasaran. Terjadinya inovasi pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) tidak terlepas dari ketiga unsur, yakni: kepribadian, orisinalitas, dan makna. Manfaat dari adanya inovasi pengembangan industri kreatif melalui forum komunitas Malang Creative Fusion (MCF) dapat ditinjau dari 2 aspek besar yakni ekonomi maupun sosial. Adapun manfaat jika tinjau dari aspek ekonomi yakni: adanya perluasan jaringan pemasaran, penciptaan lapangan usaha, dan penciptaan nilai tambah suatu produk. Manfaat yang dapat ditinjau dari aspek sosial yakni: adanya peningkatan kualitas hidup, pelestarian nilai-nilai lokal, dan peningkatan toleransi sosial. Penulis menyarankan, bahwa Malang Creative Fusion (MCF) perlu mensosialisasikan keberadaan dan peran mereka kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Malang, menguatkan koordinasi dengan para anggota internal maupun jejaring, memaksimalkan sinergitas dengan para stakeholder yang terlibat untuk mempercepat akselerasi pengembangan industri kreatif di Kota Malang.
Pendampingan Usaha Mikro Pengolahan Kue untuk Peningkatan Taraf Hidup Keluarga
Ashari, Muhammad Hasyim;
Realita, Tasnim Nikmatullah;
Dwiastanti, Anis;
Lestari, Pudji;
Anggoro, Yudhi;
Mustapa, Gusnar
Ahmad Dahlan Mengabdi Vol 1 No 2 (2022): ABADI : Jurnal Ahmad Dahlan Mengabdi Edisi September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58906/abadi.v1i2.69
Usaha kue olahan berupa kue basah dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup keluarga sebagai bisnis keluarga. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk melakukan pendampingan usaha mengenai pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku, pelatihan pencatatan keuangan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga serta penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan untuk dapat tercapainya peningkatan taraf hidup keluarga. Kegiatan PkM yang dilakukan diarahkan untuk memberikan solusi alternatif terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi mitra yaitu Usaha Kue Windy Collection milik Ibu Wiwin Mardiana yang berlokasi di Dusun Kagrengan, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, agar dapat memberikan semangat berusaha dan tambah berkembang menjadi usaha kreatif yang menjanjikan serta menjadi contoh untuk usaha sejenis yang digeluti oleh masyarakat serta menjadi solusi dalam peningkatan taraf hidup keluarga. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan berikut, yaitu: tahap observasi dan analisis situasi, tahap pembagian tugas untuk tim pengabdian masyarakat, tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan tahap evaluasi kegiatan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan melakukan pembenahan dalam manajemen produksi pembuatan kue olahan dan manajemen penyimpanan bahan baku agar hygenis, serta melakukan pelatihan pencatatan keuangan dengan tujuan agar tidak tercampur antara keuangan usaha dan keuangan keluarga dan membantu penyusunan program promosi untuk meningkatkan penjualan agar tercipta peningkatan taraf hidup keluarga.
Job Satisfaction Reviewed from the Factors of Salary, Work Facilities, and Leadership
Pamungkas, Satrio Aji;
Dwiastanti, Anis;
Anggoro, Yudhi
Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies Vol. 6 No. 4 (2025): VOL. 6, NO. 5 (2025): JE3S, DESEMBER 2025
Publisher : Department of Economics Education, Faculty of Economics, Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62794/je3s.v6i4.10517
The companies strive to achieve their goals through the individuals who are part of them. Having productive, enthusiastic, highly disciplined, and hard-working employees with a strong track record will accelerate the organization's progress toward its goals. In order to create a productive and high-performing workforce, companies need to provide commensurate rewards. Job satisfaction serves as one of the key indicators in measuring the effectiveness of human resource management. This study aims to analyze how salary, work facilities, and leadership are related to job satisfaction. Using quantitative research, data was collected through a questionnaire distributed to 174 employees of PT MIFA Bersama as the research sample. The data was compiled, processed, and analyzed using SPSS to detect relationships through multiple linear regression equations. The results of the study prove that there is a significant relationship between salary, work facilities, and leadership with job satisfaction, both partially and simultaneously. The implications of this study suggest that companies should ensure that their salary system is competitive, always considering industry standards and employee living needs. Management needs to invest in providing comfortable work facilities and training and leadership development activities for managers or supervisors need to be carried out regularly