Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENDAMPINGAN APLIKASI SI APIK UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH PADA UMKM DI KOTA BEKASI Fajar Azzam Pasha Akhmad; Tiara Noviarini; Edison Hamid; Tri Puspandari; Bambang Aviantono
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5328

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan usaha, seperti pencatatan transaksi yang belum sistematis, rendahnya literasi keuangan syariah, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital. Hasil observasi awal terhadap 20 pelaku UMKM di Jalan Kartini Kota Bekasi menunjukkan bahwa 85% pelaku usaha masih menggunakan pencatatan manual, 75% belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta 80% belum pernah menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam memantau arus kas, menghitung laba usaha, dan menyusun laporan keuangan secara akurat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah melalui pemanfaatan aplikasi SI APIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan literasi keuangan syariah, pelatihan penggunaan aplikasi SI APIK, pendampingan praktik, monitoring selama empat minggu, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pemuda Kota Bekasi dengan melibatkan 20 pelaku UMKM sektor kuliner, jasa, dan perdagangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 48% pada pre-test menjadi 89% pada post-test atau meningkat sebesar 41%. Selain itu, 90% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi digital, 85% mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri, dan 80% berhasil menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan SI APIK. Program ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan syariah dan pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel serta menjadi langkah awal transformasi digital UMKM.
PENGUATAN KOMPETENSI DAN MENTALITAS SISWA DALAM MEMASUKI PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA PROFESIONAL Tiara Noviarini; Edison Hamid; Ahmad Miftahul Karomah
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i2.4615

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan mentalitas siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi transisi dari pendidikan menengah ke perguruan tinggi maupun dunia kerja. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya kesenjangan informasi dan keterampilan yang dialami siswa menjelang kelulusan, meliputi keterbatasan wawasan tentang jalur masuk perguruan tinggi, strategi pengembangan keterampilan, serta kesiapan mental menghadapi tantangan baru. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Juni 2025 di Aula Utama SMK Mandalahayu Kota Bekasi dengan peserta sebanyak 55 siswa kelas XII. Metode yang digunakan adalah kombinasi pendidikan masyarakat dan pelatihan partisipatif, melalui seminar interaktif, diskusi kelompok, simulasi wawancara kerja, dan latihan penyusunan rencana studi/karier. Tiga narasumber menyampaikan materi terkait persiapan akademik, keterampilan komunikasi, manajemen waktu, dan mentalitas adaptif. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 62,3 menjadi 86,3 atau sebesar 38,50%. Peningkatan tertinggi terdapat pada keterampilan komunikasi sebesar 41,70%, diikuti mentalitas adaptif 38,70%, dan pengetahuan akademik 35%. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan peserta lebih percaya diri, aktif bertanya, dan mampu menyusun rencana studi yang lebih terarah. Kegiatan ini terbukti relevan dengan kebutuhan peserta dan memberikan dampak positif terhadap kesiapan mereka menghadapi masa depan. Disarankan pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan dengan penambahan durasi pendampingan untuk memperkuat hasil yang diperoleh.